Kader IMM Tewas saat Demo, PP Muhammadiyah Kawal Kasus Randi Sampai Tuntas

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Jum'at, 27 September 2019 | 17:16 WIB
Kader IMM Tewas saat Demo, PP Muhammadiyah Kawal Kasus Randi Sampai Tuntas
Jenazah almarhum Immawan Randi (21) berada di ruang jenazah RS Abunawas Kendari, Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9). [ANTARA FOTO/Jojon]

Suara.com - Pimpinan Pusat Muhammadiyah merespon cepat tewasnya mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Immawan Randi yang juga merupakan kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Randi diketahui tewas usai tertembak saat melakukan aksi di depan gedung DPRD Sulawesi Tenggara pada Kamis (26/9) siang yang berakhir ricuh.

Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah Trisno Raharjo mengatakan pihaknya langsung mengambil sikap dengan mengamanahkan kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Tenggara untuk mengawal proses hukum atas kematian Randi.

Ada lima poin yang harus dilakukan PWM Sulteng. Pertama yakni, membentuk tim advokasi untuk menangani kasus Randi.

Kemudian, PP Muhammadiyah juga mengamanahkan pimpinan wilayah agar dapat menyusun kronologis peristiwa saat unjuk rasa hingga sampai menyebabkan Randi tewas.

Serta meminta proses hukum terhadap kematian Randi bisa terus diawasi di pihak kepolisian sampai selesai.

"Memantau perkembangan penanganan kasus tersebut oleh pihak kepolisian setempat. Melakukan hal-hal yang diperlukan agar kasus ini segera diusut dan diselesaikan oleh pihak yang berwenang," kata Trisno melalui keterangan tertulisnya, Jumat (27/9/2019).

Jenazah almarhum Immawan Randi (21) berada di ruang jenazah RS Abunawas Kendari, Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9). [ANTARA FOTO/Jojon]
Jenazah almarhum Immawan Randi (21) berada di ruang jenazah RS Abunawas Kendari, Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9). [ANTARA FOTO/Jojon]

Terakhir, meminta agar PWM Sulteng melaporkan semua langkah-langkah yang telah dilakukan kepada PP Muhammadiyah.

Diberitakan sebelumnya, satu mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Sulawesi Tenggara tewas tertembak saat mengikuti aksi menolak RKUHP dan UU KPK baru di DPRD Sulawesi Tenggara, Kendari, Kamis (26/9/2019).

Selain Randi, mahasiswa UHO Yusuf juga menjadi korban. Randi dinyatakan meninggal usai dilarikan ke rumah sakit akibat terkena tembakan. Sementara Yusuf yang terkena hantaman sempat kritis hingga akhirnya meninggal dunia pada Jumat (27/9/2019).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Orang Tewas dan Ibu Hamil Tertembak di Sultra, Polisi Cari Pelaku

2 Orang Tewas dan Ibu Hamil Tertembak di Sultra, Polisi Cari Pelaku

News | Jum'at, 27 September 2019 | 16:55 WIB

Dua Mahasiswa UHO Tewas Tertembak, Menristek Minta Hentikan Aksi Jalanan

Dua Mahasiswa UHO Tewas Tertembak, Menristek Minta Hentikan Aksi Jalanan

Jawa Tengah | Jum'at, 27 September 2019 | 16:38 WIB

Dua Mahasiswa UHO Tewas Tertembak saat Demo, JK: Risiko Dua Kubu Bergesekan

Dua Mahasiswa UHO Tewas Tertembak saat Demo, JK: Risiko Dua Kubu Bergesekan

News | Jum'at, 27 September 2019 | 16:06 WIB

Terkini

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie: Bakar Kalorinya Setara Lari 10 Kilometer!

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie: Bakar Kalorinya Setara Lari 10 Kilometer!

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 17:21 WIB

Parkir di Solo Mulai Go Digital, 85 QRIS Pocket Hadir di 4 Ruas Jalan

Parkir di Solo Mulai Go Digital, 85 QRIS Pocket Hadir di 4 Ruas Jalan

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 17:15 WIB

Berkah Pameran di MTQ Nasional 2026, UMKM Jateng Raup Transaksi Tembus Rp2,4 Miliar

Berkah Pameran di MTQ Nasional 2026, UMKM Jateng Raup Transaksi Tembus Rp2,4 Miliar

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 17:02 WIB

Prabowo Gemakan Free Palestine di Gontor, Pengamat: Retorika dan Aksi Belum Selaras

Prabowo Gemakan Free Palestine di Gontor, Pengamat: Retorika dan Aksi Belum Selaras

News | Sabtu, 19 September 2026 | 17:00 WIB

Sinopsis Dive Into You: Cinta Lintas Waktu, Tayang 26 September

Sinopsis Dive Into You: Cinta Lintas Waktu, Tayang 26 September

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 16:50 WIB

Tren Menulis Artikel Pakai AI: Bantu Produktivitas atau Hambat Kreativitas?

Tren Menulis Artikel Pakai AI: Bantu Produktivitas atau Hambat Kreativitas?

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 16:50 WIB

RUU Profesi Kurator Resmi Masuk Pembahasan, DPR Ajak PERKAPI Rombak Aturan Kepailitan

RUU Profesi Kurator Resmi Masuk Pembahasan, DPR Ajak PERKAPI Rombak Aturan Kepailitan

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 16:49 WIB

Sumur Minyak Rakyat Belum Jadi PAD, Blora Desak BPE Lebih Agresif Cari Investor

Sumur Minyak Rakyat Belum Jadi PAD, Blora Desak BPE Lebih Agresif Cari Investor

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 16:35 WIB

Bolehkah Langsung Menyalakan AC saat Listrik Baru Hidup Kembali?

Bolehkah Langsung Menyalakan AC saat Listrik Baru Hidup Kembali?

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 16:33 WIB

Ulasan Culture Shock: Perjalanan Riko Menghadapi Dunia Baru di Jakarta

Ulasan Culture Shock: Perjalanan Riko Menghadapi Dunia Baru di Jakarta

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 16:30 WIB

×