Di Markas PBB, JK: Indonesia Adalah Teman Sejati Negara SIDS

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Sabtu, 28 September 2019 | 17:17 WIB
Di Markas PBB, JK: Indonesia Adalah Teman Sejati Negara SIDS
Wapres RI Jusuf Kalla saat menghadiri acara High-Level Midterm Review of the SIDS Accelerated Modalities of Action (SAMOA) Pathway di Markas Besar PBB, New York, Jumat (27/9/2019). (Dok. Setwapres).

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan bahwa Indonesia siap menjadi mitra pembangunan negara-negara Small Island Developing States (SIDS). Hal itu disampaikan JK untuk merealisasikan prioritas pembangunan sebagaimana tertuang dalam Samoa Pathway.

JK menjelaskan bahwa sesama negara kepulauan, Indonesia memahami tantangan pembangunan yang dihadapi negara-negara SIDS. Tantangan pembangunan itu seperti perubahan iklim, bencana alam, serta ketidakpastian global yang berdampak pada ketidakpastian ekonomi. Demikian juga pemerataan sosial, pendidikan, kesehatan, dan pembangunan Sumber Daya Manusia.

"Dalam menghadapi tantangan tersebut, Indonesia adalah teman sejati negara SIDS. Kita adalah satu keluarga," kata JK pada High-Level Midterm Review of the SIDS Accelerated Modalities of Action (SAMOA) Pathway di Markas Besar PBB, New York, Jumat (27/9/2019).

Berbicara soal Indonesia, kemitraannya dengan SIDS telah berjalan dengan 3 dekade. Hal tersebut dibuktikannya dengan Forum Indonesia-South Pacific di Jakarta, dan Pacific Exposition di Auckland yang telah mentautkan puluhan ribu pulau di Indonesia dan negara Pasifik.

"Sehingga memperkokoh interaksi Pemerintah dan sektor swasta dan meneguhkan hubungan people to people," tuturnya.

Ke depannya, JK mengatakan bahwa kemitraan Indonesia dan SIDS akan lebih strategis dan terstruktur melalui pengembangan Strategi Kemitraan Kawasan Indonesia di daerah Pasifik.

"Ke depan, kemitraan Indonesia dan SIDS akan lebih strategis dan terstruktur, melalui pengembangan Strategi Kemitraan Kawasan Indonesia di daerah Pasifik," jelasnya.

Strategi itu disebutkan JK sejalan dengan kebutuhan dan prioritas negara SIDS yang difokuskan pada 3 hal yaitu yang pertama, kemitraan ekonomi.

"Kerja sama perdagangan, investasi, pariwisata dan ekonomi biru khususnya di bidang infrastruktur," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

JK Bantah Ada Usulan Referendum Papua di Sidang Umum PBB

JK Bantah Ada Usulan Referendum Papua di Sidang Umum PBB

News | Jum'at, 27 September 2019 | 05:17 WIB

Di Sidang PBB, JK Sebut Perubahan Iklim Perparah Karhutla di Indonesia

Di Sidang PBB, JK Sebut Perubahan Iklim Perparah Karhutla di Indonesia

News | Selasa, 24 September 2019 | 10:59 WIB

Rusuh Wamena dan Waena, Wiranto: Pasti Menyangkut PBB

Rusuh Wamena dan Waena, Wiranto: Pasti Menyangkut PBB

News | Senin, 23 September 2019 | 19:14 WIB

Jelang Sidang PBB, JK Asyik Jalan-jalan di New York

Jelang Sidang PBB, JK Asyik Jalan-jalan di New York

News | Senin, 23 September 2019 | 10:41 WIB

Hadiri Sidang Umum PBB, JK akan Bertemu Presiden Donald Trump

Hadiri Sidang Umum PBB, JK akan Bertemu Presiden Donald Trump

News | Minggu, 22 September 2019 | 10:15 WIB

Terkini

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:36 WIB

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:02 WIB

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 20:04 WIB

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:47 WIB

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:08 WIB

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:44 WIB

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:19 WIB