Mahasiswa Terus Bertambah, Massa Boleh Mendekat ke Gedung DPR RI

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 01 Oktober 2019 | 14:49 WIB
Mahasiswa Terus Bertambah, Massa Boleh Mendekat ke Gedung DPR RI
Massa aksi dari berbagai Universitas di Jabodetabek akhirnya diperbolehkan mendekat ke gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019). (Suara.com/Fakhrui Fuadi)

Suara.com - Massa aksi dari berbagai Universitas di Jabodetabek akhirnya diperbolehkan mendekat ke gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019). Massa yang awalnya berkumpul di sekitar depan Gedung TVRI kini jumlanya terus bertambah.

Pantauan Suara.com, awalnya aksi ini hanya berasal dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Namun mahasiswa dari kampus lain seperti IPB, Unsada, dan kampus lainnya mulai berdatangan dan bergabung.

Massa sempat tidak diperbolehkan oleh pihak kepolisian untuk mendekat ke kawasan gedung DPR. Salah satu alasanya pada pagi tadi ada acara pelantikan anggota DPR RI periode 2019-2024.

Kepolisian dengan perlengkapan seperti tameng, helm, dan tongkat pemukul berjaga di depan gedung TVRI.

Setelah massa terus bertambah, kepolisian berdialog dengan perwakilan massa aksi. Akhirnya polisi mengizinkan massa aksi melintas mendekat gedung DPR.

Massa aksi dari berbagai Universitas di Jabodetabek akhirnya diperbolehkan mendekat ke gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019).  (Suara.com/Fakhrui Fuadi)
Massa aksi dari berbagai Universitas di Jabodetabek akhirnya diperbolehkan mendekat ke gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019). (Suara.com/Fakhrui Fuadi)

Mereka berjalan perlahan ke arah Gedung DPR RI setelah polisi membuka jalan.

Meski demikian, massa hanya bisa melakukan aksi di bawa jembatan layang atau flyover ladokgi di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Pihak kepolisian bersama TNI membuat barisan di depan separator beton pembatas jalan.

Sampai saat ini, Jalan Gatot Subroto depan gedung DPR masih ditutup. Penutupan bahkan dilakukan dengan memasang separator berlapis di sepanjang jalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beredar Percakapan Soal Massa Bayaran Aksi di DPR, Polisi Lakukan Pendataan

Beredar Percakapan Soal Massa Bayaran Aksi di DPR, Polisi Lakukan Pendataan

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 12:33 WIB

Mendikbud Sebut Puluhan Pendemo Rusuh Pakai Seragam Sekolah Bukan Siswa

Mendikbud Sebut Puluhan Pendemo Rusuh Pakai Seragam Sekolah Bukan Siswa

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 11:46 WIB

Demo 30 September di Sekitar DPR Berujung Rusuh, 519 Orang Ditangkap Polisi

Demo 30 September di Sekitar DPR Berujung Rusuh, 519 Orang Ditangkap Polisi

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 11:16 WIB

Terkini

Jaksa Ungkap Surat Tuntutan Nadiem Makarim Setebal 1.597 Halaman

Jaksa Ungkap Surat Tuntutan Nadiem Makarim Setebal 1.597 Halaman

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:14 WIB

Diselipkan Dalam Gulungan Karpet, Polisi Bongkar Penyelundupan 760 Botol Merkuri ke Filipina

Diselipkan Dalam Gulungan Karpet, Polisi Bongkar Penyelundupan 760 Botol Merkuri ke Filipina

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:08 WIB

Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili

Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:05 WIB

Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak

Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:05 WIB

Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual

Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:02 WIB

MPR Pastikan Lomba Ulang LCC Kalbar Gunakan Juri Independen dari Akademisi

MPR Pastikan Lomba Ulang LCC Kalbar Gunakan Juri Independen dari Akademisi

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Singgung Kasus Tom Lembong hingga Nadiem, Mahfud Ungkap Bahaya Intervensi Politik di Hukum RI

Singgung Kasus Tom Lembong hingga Nadiem, Mahfud Ungkap Bahaya Intervensi Politik di Hukum RI

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:57 WIB

Bantah Ada Keberpihakan, Sekjen MPR Sebut Kisruh LCC Kalbar Murni Kendala Sound

Bantah Ada Keberpihakan, Sekjen MPR Sebut Kisruh LCC Kalbar Murni Kendala Sound

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:51 WIB

Ungkap Kejanggalan di Kasus Chromebook Nadiem, Mahfud: Nampak Dipaksakan dan Ada yang Ditarget

Ungkap Kejanggalan di Kasus Chromebook Nadiem, Mahfud: Nampak Dipaksakan dan Ada yang Ditarget

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:45 WIB

Sita Rp39 Triliun Uang Koruptor di Rekening Tak Jelas, Prabowo: Mungkin Istri Muda Tidak Tahu

Sita Rp39 Triliun Uang Koruptor di Rekening Tak Jelas, Prabowo: Mungkin Istri Muda Tidak Tahu

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:43 WIB