Beri 9 Nasi Tumpeng ke Gereja Katolik, Aksi Banser NU Cilacap Viral

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Kamis, 03 Oktober 2019 | 13:57 WIB
Beri 9 Nasi Tumpeng ke Gereja Katolik, Aksi Banser NU Cilacap Viral
Pemberian tumpeng dari Banser NU dan Gusdurian ke Gereja Katolik Majenang. (Twitter)

Suara.com - Potret toleransi beragama yang tengah viral di media sosial ditunjukkan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nadhlatul Ulama.

Banser NU bersama kelompok pengagum Gus Dur atau Gusdurian, memberikan sembilan tumpeng dalam acara ulang tahun Gereja Katolik Paroki Santa Theresia Majenang, Cilacap, Jawa Tengah, belum lama ini.

Prosesi pemberian tumpeng itu terekam kamera dan videonya dibagikan oleh pengguna Twitter @kristiadipr. Ia ingin menunjukkan indahnya potret toleransi di Tanah Air.

"Di tengah situasi bangsa Indonesia saat ini, apa yang terjadi di Majenang ini sangat indah dan layak disebarkan. Narasi-narasi tentang kasih, damai, persaudaraan, dan kebaikan harus digaungkan untuk melawan narasi kebencian, perang, radikalisme, dan intoleransi," tulisanya, Rabu (2/10/2019).

Tampak dari video, kedatangan Banser NU dan Gusdurian itu disambut nyanyian mars NU, yakni Yaa Lal Wathan, dalam gereja.

Sementara tumpeng yang dibawa, secara simbolis diserahkan kepada Uskup Purwokerto Monsinyur Christophorus Tri Harsono.

Dalam sambutan, Uskup Purwokerto Mgr Tri Harsono mengaku terkejut terhadap peristiwa ini.

"Untuk semuanya, mohon ini diviralkan juga buat untuk paroki-paroki yang lain. Kenapa? Yang sembilan tahun dikasih tumpeng, Kathedral itu 90 tahun, artinya 90 tumpeng," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengaku kecolongan dengan perhatian yang diberikan umat muslim. Untuk itu, ia menyampaikan rasa terima kasihnya.

baca juga

"Kita kecolongan lho, kita yang punya seperti begini-begini, aturannya ada, harusnya kita yang ke luar, malah mereka yang datang ke kita. Kita kecolongan nggak buat apa-apa. Maka, saya ucapkan terima kasih," imbuhnya.

Uskup Purwokerto Mgr. Tri Harsono pun berharap potret toleransi itu bisa ditularkan ke tempat-tempat lainnya.

"Mohon yang ini diviralkan, karena di tempat lain nggak ada, baru pertama kali di sini dan juga dalam Ekaristi, ada sembilan tumpeng dari orang yang berkeyakinan lain tapi tetap menjadi satu keluarga. Ini harus diviralkan supaya bisa berdialog seperti yang di Majenang ini," pintanya.

Hingga kekinian, video pemberian tumpeng dari Banser NU dan Gusdurian ke Gereja Katolik Majenang telah disaksikan sebanyak 19.000 kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Didesak Tangani Pencemaran Udara, Ini yang Bakal Dilakukan DLH Cilacap

Didesak Tangani Pencemaran Udara, Ini yang Bakal Dilakukan DLH Cilacap

Jawa Tengah | Selasa, 01 Oktober 2019 | 04:00 WIB

Protes Pencemaran Udara PLTU Cilacap, Warga Geruduk Kantor DLH

Protes Pencemaran Udara PLTU Cilacap, Warga Geruduk Kantor DLH

Jawa Tengah | Senin, 30 September 2019 | 16:21 WIB

Kisah Jumawan Selamatkan Telur Penyu dan Cerita Teluk Penyu Cilacap

Kisah Jumawan Selamatkan Telur Penyu dan Cerita Teluk Penyu Cilacap

Jawa Tengah | Sabtu, 21 September 2019 | 07:36 WIB

Kebaktian Kristen di Depan Masjid Darussalam, Bukti Toleransi di Jakarta

Kebaktian Kristen di Depan Masjid Darussalam, Bukti Toleransi di Jakarta

News | Senin, 02 September 2019 | 12:26 WIB

Terkini

CORE Soroti Rencana Pembatasan Pertalite, Data BPS Diminta Jadi Patokan

CORE Soroti Rencana Pembatasan Pertalite, Data BPS Diminta Jadi Patokan

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Tragedi 5 Laga Tanpa Kemenangan: Saat Kehadiran Lionel Messi Tak Lagi Menakutkan di MLS

Tragedi 5 Laga Tanpa Kemenangan: Saat Kehadiran Lionel Messi Tak Lagi Menakutkan di MLS

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Jurus Rudy Susmanto Tekan Pengangguran Bogor: Gandeng SKPD, Cetak Ribuan Wirausaha Baru

Jurus Rudy Susmanto Tekan Pengangguran Bogor: Gandeng SKPD, Cetak Ribuan Wirausaha Baru

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Masuk Babak Akhir, Putusan Praperadilan Febrie Adriansyah Dibacakan Kamis

Masuk Babak Akhir, Putusan Praperadilan Febrie Adriansyah Dibacakan Kamis

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:37 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, Warga Diminta Batasi Aktivitas

Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, Warga Diminta Batasi Aktivitas

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR, Sebut Hanya Dampingi Urus Izin Kegiatan

Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR, Sebut Hanya Dampingi Urus Izin Kegiatan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:28 WIB

Tegas! Prabowo Minta 3 Tersangka Kasus Karhutla Riau Dipindahkan ke Jakarta

Tegas! Prabowo Minta 3 Tersangka Kasus Karhutla Riau Dipindahkan ke Jakarta

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Pasca Gempa NTT, Gibran Siapkan Keringanan Kredit bagi Warga Terdampak

Pasca Gempa NTT, Gibran Siapkan Keringanan Kredit bagi Warga Terdampak

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Menhut dan Menteri LH Absen Rapat Karhutla, Istana Beri Penjelasan

Menhut dan Menteri LH Absen Rapat Karhutla, Istana Beri Penjelasan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Ekonom Nilai Target Pajak Naik 12% di RAPBN 2027 Tak Realistis

Ekonom Nilai Target Pajak Naik 12% di RAPBN 2027 Tak Realistis

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:23 WIB

×