Rumah Kosong Mendadak Jadi Indekos, Curhat Korban Penipuan Ini Viral

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Rabu, 09 Oktober 2019 | 19:06 WIB
Rumah Kosong Mendadak Jadi Indekos, Curhat Korban Penipuan Ini Viral
Rumah kosong dijadikan kos-kosan secara ilegal. (kolase Instagram)

Suara.com - Viral di media sosial cerita korban penipuan rumah kosong yang mendadak dijadikan kos-kosan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Kisah itu dibagikan oleh pengguna Instagram berinisial Y, Senin (7/10/2019). Ia mengunggah foto bangunan yang kekinian jadi sengketa.

Dalam keterangannya, wanita itu memberikan surat terbuka kepada pria berinisial SBH yang disebut telah melakukan penipuan, lantaran mengambil alih bangunan milik ibunya secara ilegal.

Awalnya, Y bercerita SBH berniat membeli rumah ibunya yang ada sebuah kompleks di Bandung, Jawa Barat pada 2017.

Namun, selang berapa waktu pria itu tak kunjung memberi kepastian hingga pada akhirnya secara ilegal menjadikan rumah tersebut sebagai kos-kosan 14 kamar.

"Dua tahun tidak disinggahi, kenapa rumah kami berubah menjadi kos-kosan 14 kamar yang sudah beroperasi satu tahun secara ilegal ya?" tanya dia.

Padahal rumah itu belum pindah tangan dan secara hukum milik ibunya. Wanita itupun mengaku, sejak dua tahun lalu ia berusaha untuk meminta pertanggungjawaban SBH namun tidak ada kejelasan.

"Kami coba hubungi bapak untuk kejelasan dan pertanggungjawaban hal ini, baik melalui telpon/WA/SMS tapi bapak terus menghindar tidak merespon. Kenapa lari pak?" ucapnya.

Alhasil, karena geram keluarga Y menyegel bangunan yang kekinian menjadi kos-kosan. Yang bersangkutan diberikan waktu untuk bertanggung jawab beberapa hari ke depan.

baca juga

"Dan kami beri waktu dua minggu sampai tanggal 19 Oktober 2019 untuk mengosongkan bangunan dan bertanggungjawab atas hal ini. Jika tidak ada penyelesaian maka akan kami proses ke ranah hukum," tegasnya.

Di lain pihak, cerita korban penipuan tersebut tak hanya viral di Instagram namun juga media sosial lainnya.

Saat dibagikan kembali oleh seseorang di Twitter, muncul pengakuan dari sejumlah pihak yang juga menjadi korban penipuan SBH

Salah satunya, pengguna S yang mengaku ditipu saat tinggal di tempat kos-kosan SBH.

"Nder emang bapaknyaa penipu asli, aku waktu itu ngekos disitu selama setahun. Banyak janji dia, terus banyak orang juga yang datang ke rumah itu pernah polisi lah pernah kepala desa lah. Dan dia gakapok. Kita sebagai penghuni dulu ga nyaman banget selalu didatengin orang" tulis S.

Sementara warganet W yang juga menjadi korban, sampai kehilangan uang sebesar Rp 30 juta 

"Aku dan temen temenku yang harusnya ngontrak di rumah c73 itu gak jadi, dan uang kami 30 juta belum dibalikin," terangnya.

Hingga berita ini disusun, belum ada konfirmasi lebih lanjut terkait kasus tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini 5 Potret Eksotis Kawah Putih Ciwidey Sebelum Kebakaran

Begini 5 Potret Eksotis Kawah Putih Ciwidey Sebelum Kebakaran

Lifestyle | Rabu, 09 Oktober 2019 | 16:02 WIB

Colong HP Susi Pakai Modus Beli Sosis, Dua Maling Diamuk Warga

Colong HP Susi Pakai Modus Beli Sosis, Dua Maling Diamuk Warga

Jabar | Rabu, 09 Oktober 2019 | 14:06 WIB

Kontroversi di Laga MU Vs Persib, Umuh: Saya Sudah Tebak Akan Ada Penalti

Kontroversi di Laga MU Vs Persib, Umuh: Saya Sudah Tebak Akan Ada Penalti

Bola | Selasa, 08 Oktober 2019 | 15:17 WIB

Resmi Dilantik, Rina Indiastuti Jadi Rektor Perempuan Pertama di Unpad

Resmi Dilantik, Rina Indiastuti Jadi Rektor Perempuan Pertama di Unpad

Jabar | Senin, 07 Oktober 2019 | 12:06 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×