Dituding Stres soal Pelaku Penusukan Wiranto, Rektor UIC: Saya Maafkan

Iwan Supriyatna, Husna Rahmayunita

Selasa, 15 Oktober 2019 | 13:29 WIB
Dituding Stres soal Pelaku Penusukan Wiranto, Rektor UIC: Saya Maafkan
Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta Musni Umar (Twitter)

Suara.com - Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta Musni Umar memaafkan orang yang menudingnya stres atas pernyataannya tentang pelaku penusukan Menteri Koordinator Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Wiranto.

Musni Umar memberi tanggapan atas cuitan Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya yang ramai diperbincangkan.

Sebelumnya, Yunarto membalas video Musni Umar dan mengatakan sosiolog tersebut sedang stres sehingga memberi pernyataan yang ngelantur tentang pelaku penusukan Wiranto.

"Saya duga bapak Musni juga sedang alami stres sehingga suka ngelantur & lupa kalau yang membangun jalan tol itu Kementerian PUPR & bukan Kemeko Polhukam," cuit Yunarto Wijaya, Sabtu (13/10/2019).

Cuitan itupun mendapat sambutan dari Musni Umar. Mengutip pernyataannya dalam sebuah wawancara, ia mengaku sudah memaafkan orang-orang yang sempat mengejek dan merundungnya di media sosial.

Lebih lanjut, Musni menegaskan dirinya tidak sembarangan mengeluarkan pernyataan. Terbukti, dugaannya sejalan dengan fakta yang menerangkan bahwa motif pelaku penusukan Wiranto, Abu Rara karena stres pimpinan JAD Bekasi Abu Zee tertangkap.

"Saya maafkan Yunarto Wijaya dan mereka yang mengejek saya. Supaya tahu Brigjen Pol Dedi, Karo Penmas Div. Humas Polri telah ungkap penikaman Wiranto beraksi karena stres tak kenal siapa targetnya. Saya menulis sangat hati-hati, berdasarkan kepakaran tidak asbun," terang Musni Umar.

Musni Umar menjadi sorotan terkait pendapatnya yang menyebut pelaku penuskan Wiranto bukan teroris. Hal itu disampaikan Musni Umar melalui video yang diunggah dalam akun Twitter pribadinya, Sabtu (12/10/2019).

Sosiolog itu menyebut, suami istri (pasutri) yang melakukan penyerangan kepada Wiranto bukan anggota organisasi Islam terlarang Jamaah Ansharut Tauhid (JAT).

Sebab, menurut dia, anggota JAT mestinya rajin beribadah dan tidak melakukan perbuatan yang terlarang, berbeda dengan tersangka penusukan Wiranto.

"Saya duga yang menusuk Jenderal Wiranto bukan anggota Jaringan Ansharut Tauhid karena kalau anggota JAT pasti rajin ibadah, tidak konsumsi narkoba, tidak pernah berbisnis judi," ujar Musni Umar, Sabtu (12/10.2019).

Lebih lanjut, mantan anggota DPR RI Sulawesi Tenggara itu menduga kedua tersangka adalah korban penggusuran Tol Trans Sumatera. Mereka sakit hati dan menyimpan dendam sehingga tega menyerang Wiranto.

"Saya duga suami isteri yang menusuk Jenderal Wiranto orang yang sakit hati karena alami penggusuran pembangunan Tol Trans Sumatera, bukan jaringan teroris Ansharut Tauhid, sebab perilakunya suka mabok, narkoba dan tidak shalat, dll," kata Musni Umar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rektor UIC: Penusuk Wiranto Bukan Teroris Tapi Korban Gusuran Sakit Hati

Rektor UIC: Penusuk Wiranto Bukan Teroris Tapi Korban Gusuran Sakit Hati

News | Minggu, 13 Oktober 2019 | 15:11 WIB

Unggah Foto Duduk Bersama Wiranto, Jerinx Tulis Pesan Ini

Unggah Foto Duduk Bersama Wiranto, Jerinx Tulis Pesan Ini

News | Minggu, 13 Oktober 2019 | 13:24 WIB

Cuitan Pendukung Prabowo dan Ahok Soal Penyerangan Wiranto

Cuitan Pendukung Prabowo dan Ahok Soal Penyerangan Wiranto

News | Minggu, 13 Oktober 2019 | 13:24 WIB

Terkini

Kedok Warung Sembako Terbongkar! Polisi Sita Ribuan Obat Keras di Jagakarsa, Satu Pria Diringkus

Kedok Warung Sembako Terbongkar! Polisi Sita Ribuan Obat Keras di Jagakarsa, Satu Pria Diringkus

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 13:20 WIB

Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Djarot PDIP: Silakan, Bagus Kalau Sambil Tunjukkan Ijazah Asli

Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Djarot PDIP: Silakan, Bagus Kalau Sambil Tunjukkan Ijazah Asli

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 13:10 WIB

Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi

Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:47 WIB

Prabowo Instruksi Bahasa Prancis di Sekolah, PDIP Beri Catatan Kritis: Tidak Bisa Serta Merta Begitu

Prabowo Instruksi Bahasa Prancis di Sekolah, PDIP Beri Catatan Kritis: Tidak Bisa Serta Merta Begitu

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:43 WIB

Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan dari Prancis, Gibran Menyambut

Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan dari Prancis, Gibran Menyambut

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:32 WIB

Ribuan Calon Jemaah Umrah Hanania Travel Gagal Berangkat, Negara Diminta Hadir Sesuai UU Terbaru!

Ribuan Calon Jemaah Umrah Hanania Travel Gagal Berangkat, Negara Diminta Hadir Sesuai UU Terbaru!

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:26 WIB

Buntut Film Pesta Babi, Mama Sinta Asal Papua Polisikan Ketua LBH Merauke di Jakarta

Buntut Film Pesta Babi, Mama Sinta Asal Papua Polisikan Ketua LBH Merauke di Jakarta

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:08 WIB

Eropa Tegang! Vladimir Putin Ancam Bombardir Dua Negara NATO

Eropa Tegang! Vladimir Putin Ancam Bombardir Dua Negara NATO

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:00 WIB

Alarm Regresi Demokrasi, Menguatnya Kartelisasi Politik dan Ancaman Neo Otoritarianisme di Indonesia

Alarm Regresi Demokrasi, Menguatnya Kartelisasi Politik dan Ancaman Neo Otoritarianisme di Indonesia

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:52 WIB

Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya

Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:31 WIB