Wapres JK Sebut Mewujudkan Perdamaian Paling Sulit, Tapi Berkesan

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 17 Oktober 2019 | 17:32 WIB
Wapres JK Sebut Mewujudkan Perdamaian Paling Sulit, Tapi Berkesan
Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Tiga hari lagi Jusuf Kalla (JK) tuntas mengemban tugas sebagai Wakil Presiden RI periode 2014-2019. Dari banyak pengalaman yang dirasakan, JK menilai paling sulit melahirkan sebuah perdamaian di daerah konflik.

JK diketahui turut andil dalam mendamaikan konflik di Aceh, Poso, dan Ambon. Meski kerap dinilai sebagai negosiator ulung, namun JK tidak memungkiri kalau perjalanannya tidak mudah.

"Paling sulit perdamaian, Aceh dulu, Poso, Ambon itu paling sulit. Itu berkelahi, itu paling sulit untuk mendamaikan, paling sulit. Tapi alhamdullilah tercapai," kata JK ketika menjawab pertanyaan seorang pelajar dari SMP Athirah Makassar di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019).

Mewujudkan sebuah perdamaian di daerah konflik kata JK, merupakan hal yang susah tetapi berkesan.

Padatnya jadwal kunjungan kerja baik di dalam negeri hingga ke luar negeri dirasanya terasa ringan karena ia mengaku menjalaninya dengan ikhlas. Namun, lagi-lagi menjadi tokoh perdamaian untuk konflik di dalam negeri menjadi yang paling berkesan baginya.

"Bagi saya semua tugas itu dijalankan dengan ikhlas. Semuanya berkesan. Tugas di luar baik di dalam negeri, luar negeri berkali-kali tiap tahun. Dalam negeri, daerah sangat berkesan," ujarnya.

Meski demikian, JK mengakui kalau pekerjaan untuk membantu mendamaikan di daerah konflik merupakan pengalaman yang paling berkesan selama bertugas menjadi Wapres.

"Kalau mendamaikan orang yang berkonflik, berperang itu juga paling berkesan. Tentu tidak mudah. Tapi insyallah, kita bisa lalui," tandasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkapan Hati JK Jelang Purna Tugas: Saatnya untuk Fastabiqul Khairat

Ungkapan Hati JK Jelang Purna Tugas: Saatnya untuk Fastabiqul Khairat

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 15:49 WIB

Wapres JK Ungkap Perbedaan Masjid di Indonesia dengan Negara Sahabat

Wapres JK Ungkap Perbedaan Masjid di Indonesia dengan Negara Sahabat

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 14:21 WIB

JK: Kalau Audio Masjid Jelek, Kalah Berpahala dengan Sopir Angkot

JK: Kalau Audio Masjid Jelek, Kalah Berpahala dengan Sopir Angkot

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 13:24 WIB

Temui Wapres JK, Ketua MPR Tegaskan Tidak Ada Lembaga Tertinggi Negara

Temui Wapres JK, Ketua MPR Tegaskan Tidak Ada Lembaga Tertinggi Negara

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 11:38 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×