Pamit dari Kabinet Jokowi, Muhadjir: Kinerja Pendidikan Tidak Juga Jelek

Agung Sandy Lesmana | Achmad Fauzi
Pamit dari Kabinet Jokowi, Muhadjir: Kinerja Pendidikan Tidak Juga Jelek
Mendikbud Muhadjir Effendy. (Suara.com/Achmad Fauzi).

"Yang jelas saya terima kasih setelah hasil survei menunjukkan memang kinerja pendidikan termasuk yang sangat baik tidak, tapi tidak jelek..."

Suara.com - Sebentar lagi masa pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla atau Jokowi-JK akan berakhir. Pekerjaan para pembantu kepala negara di jajaran menteri kabinet kerja jiid pun akan selesai.

Salah satunya, yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy yang menyatakan pamit untuk menjadi pembantu Jokowi di kabinet kerja.

"Secara saya formal pamit karena kan tinggal hari ini sampe besok saya jadi mendikbud, setelah itu ada pelantikan presiden dan wapres, praktis sebetulnya tak ada kewenangan dari menteri mengeluarkan kebijakan strategia paling hanya menunggu siapan yang akan mengganti," kata Muhadjir dam konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Kamis (17/10/2019).

Muhadjir pun merasa puas dengan kinerja jajarannya untuk memajukan pendidikan dan melestarikan budaya Indonesia.

Adapun, selama tiga tahun memimpin mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang telah menelurkan beberapa kebijakan.

Salah satunya, yaitu mengubah sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi sistem zonasi.

"Yang jelas saya terima kasih setelah hasil survei menunjukkan memang kinerja pendidikan termasuk yang sangat baik tidak, tapi tidak jelek. Kalau enggak salah ada yang memasukkan ada 4 kinerja kementerian yang tertinggi," tutur dia.

"Intinya memang ini belum optimal apa yang saya lakukan dan teman-teman kerabat kemendikbud, tapi paling engga kita udah berusaha bekerja maksimal, ini tak hanya kerja Kemendikbud karena ada kementerian lain tapi Kementerian Dikti dan daerah," ucap dia.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS