Gelar Tradisi Purna Tugas, Polri Beri Lukisan dan Pedang Pati ke JK

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Jum'at, 18 Oktober 2019 | 10:13 WIB
Gelar Tradisi Purna Tugas, Polri Beri Lukisan dan Pedang Pati ke JK
Polri menggelar tradisi pengantar purna tugas untuk Wakil Presiden Jusuf Kalla di Auditorium Mutiara Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2019). (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - Polri menggelar tradisi pengantar purna tugas untuk Wakil Presiden Jusuf Kalla di Auditorium Mutiara Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2019). Tradisi tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada JK atas dedikasinya selama menjabat sebagai wakil presiden.

Dalam acara ini, Wapres JK menerima cinderamata berupa lukisan figur dirinya dan pedang Pati Polri. Lukisan dan pedang Pati Polri diberikan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian kepada JK.

Dalam sambutanya, JK mengucapkan terima kasih atas tradisi pengantar purna tugas yang diselenggarakan oleh Polri. JK juga berterimakasih atas kinerja Polri selama ini.

"Kehormatan bagi saya dapat hadir dan apresiasi dari Polri. Kita semua mempunyai tujuan yang sama, seperti saya gambarkan tadi, tidak ada negara maju tanpa keamanan dan ketertiban. Saya berterima kasih pada jajaran kepolisian yang menjaga ketertiban dan melayani masyarakat," ujar JK.

Wakil Presiden Jusuf Kalla di Auditorium Mutiara Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2019). (Suara.com/M. Yasir)
Wakil Presiden Jusuf Kalla di Auditorium Mutiara Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2019). (Suara.com/M. Yasir)

Usai memberikan sambutan, JK lantas diminta untuk menuliskan kesan dan pesannya untuk Polri. Selanjutnya, cinderamata berupa lukisan figur dirinya dan pedang Pati Polri pun diberikan oleh Tito kepada JK.

Untuk diketahui, selain Tito turut hadir pula petinggi Polri lainnya. Mereka diantaranya yakni; Kabareskrim Komjen Pol Idham Aziz, dan Irwasum Polri Komjen Pol Moechgiyarto. Selian itu, turut hadir pula Menpan RB Syafruddin dan Irjen Kemenperin Setyo Wasisto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

JK: Amendemen Bisa Dilakukan Tapi Presiden Tidak Bisa Mandataris MPR

JK: Amendemen Bisa Dilakukan Tapi Presiden Tidak Bisa Mandataris MPR

News | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 05:35 WIB

KPK Getol OTT, JK: Itu Baik Tapi Jangan Bikin Ketakutan

KPK Getol OTT, JK: Itu Baik Tapi Jangan Bikin Ketakutan

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 21:15 WIB

Selama jadi Wapres, JK Akui Tak Bisa Wujudkan Indonesia Makmur

Selama jadi Wapres, JK Akui Tak Bisa Wujudkan Indonesia Makmur

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 19:38 WIB

Terkini

Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK

Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:31 WIB

PERADI Profesional Ingatkan DPR, RUU HPI Harus Jaga Kedaulatan Nasional di Tengah Arus Global

PERADI Profesional Ingatkan DPR, RUU HPI Harus Jaga Kedaulatan Nasional di Tengah Arus Global

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:31 WIB

KPK Pantau Kasus Febrie Adriansyah, Yakin Kejagung Profesional Usut Eks Jampidsus

KPK Pantau Kasus Febrie Adriansyah, Yakin Kejagung Profesional Usut Eks Jampidsus

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:20 WIB

Geger Eks Napiter Ledakkan Lapak di Tasik, Pengamat Bongkar Celah Pengawasan yang Bolong

Geger Eks Napiter Ledakkan Lapak di Tasik, Pengamat Bongkar Celah Pengawasan yang Bolong

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:15 WIB

Tak Ada SP 1 dan 2, Guru Pelaku Kekerasan di Sekolah Rakyat Langsung Pecat!

Tak Ada SP 1 dan 2, Guru Pelaku Kekerasan di Sekolah Rakyat Langsung Pecat!

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:13 WIB

Prabowo Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Tahni

Prabowo Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Tahni

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:11 WIB

Ajak Warga Jakarta Jujur Saat Disensus, Pramono: 'Kaya Ya Kaya, Miskin Ya Miskin'

Ajak Warga Jakarta Jujur Saat Disensus, Pramono: 'Kaya Ya Kaya, Miskin Ya Miskin'

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:05 WIB

KPK Klaim Belum Ada Permintaan Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

KPK Klaim Belum Ada Permintaan Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:03 WIB

Hindari 'Jeruk Makan Jeruk', Kejagung Bentuk Tim Steril Tangani Kasus Febrie Adriansyah

Hindari 'Jeruk Makan Jeruk', Kejagung Bentuk Tim Steril Tangani Kasus Febrie Adriansyah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:54 WIB

Celah Hukum Kasus Febrie: Mengapa Pengalihan ke Kejagung Bisa Bikin Tersangka Menang Praperadilan?

Celah Hukum Kasus Febrie: Mengapa Pengalihan ke Kejagung Bisa Bikin Tersangka Menang Praperadilan?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:45 WIB

×