Satu per Satu Tokoh Partai Dipanggil Jokowi, Ibas: Demokrat Menonton Saja

Reza Gunadha | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 22 Oktober 2019 | 16:06 WIB
Satu per Satu Tokoh Partai Dipanggil Jokowi, Ibas: Demokrat Menonton Saja
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan kedua putranya Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono jenguk Wiranto. (Suaracom/Tyo)

Suara.com - Partai Demokrat ikut menanggapi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang datang ke istana dan menyanggupi permintaan Presiden Jokowi untuk masuk kabinet.

Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPr Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas mengatakan, Demokrat mendukung dan menghormati apa yang menjadi pilihan Jokowi, termasuk mengikutsertakan rivalnya pada Pilpres 2019, Prabowo.

“Kami menyerahkan sepenuhnya karena ini kan hak prerogatif presiden ya,” kata Ibas di DPR RI, Selasa (22/10/2019).

Ibas mengatakan, Partai Demokrat tak bisa lebih jauh berkomentar terkait pilihan Partai Gerindra dan Prabowo yang memilih bergabung ke pemerintah.

Ia mengatakan, Demokrat hanya ikut menjadi penonton, melihat orang-orang pilihan Jokowi satu per satu menghadap ke Istana Kepresidenan sebagai calon menteri.

“Tentu Partai Demokrat tidak dapat menilai lebih lanjut, kami hanya memberikan apresiasi, kami hanya menonton dan melihat. Semoga yang dipilih adalah orang-orang yang berkompeten, orang-orang yang benar-benar sesuai dengan visi misi pak presiden dan tentu bisa membawa kemajuan terhadap pembangunan dan peningkatan kesejahteraan,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengakui dirinya diminta Presiden Jokowi untuk menjadi Menteri Pertahanan RI.

Hal tersebut diungkapkan Prabowo seusai memenuhi undangan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Senin (21/10/2019).

"Saya baru saja menghadap bapak Presiden RI, yang baru dilantik. Saya bersama Edhy Prabowo, diminta untuk memperkuat kabinet beliau," kata Prabowo.

"Saya sudah sampaikan keputusan kami, dari Partai Gerindra, apabila diminta, kami siap membantu. Hari ini resmi diminta, kami sanggupi membantu. Saya, beliau izinkan, menyampaikan saya diminta membantu beliau di bidang pertahanan," kata dia.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menemui Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). Prabowo tiba pukul 16.15 WIB.

Prabowo yang datang mengenakan baju putih tampak didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo.

Prabowo berjalan dari pintu sekretariat negara. Dia datang lewat jalur pintu para calon menteri.

Prabowo datang ke Istana dengan mengenakan pakaian kemeja putih, seperti para calon menteri. Prabowo diisukan sebagai calon menteri pertahanan.

Saat ditanya soal kedatangannya, Prabowo enggan mengeluarkan pernyataan. Ia hanya melemparkan senyum dan melambaikan tangan kepada awak media yang telah menunggu kedatangannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Menhan Prabowo Disebut Bisa Gantikan Presiden, LIPI: Jokowi Sadar Gak?

Dari Menhan Prabowo Disebut Bisa Gantikan Presiden, LIPI: Jokowi Sadar Gak?

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 15:47 WIB

KontraS Tolak Prabowo Masuk Kabinet, PDIP: Yang Penting Jokowi Nyaman

KontraS Tolak Prabowo Masuk Kabinet, PDIP: Yang Penting Jokowi Nyaman

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 15:37 WIB

Airlangga Berpeluang Jadi Menko Perekonomian, Begini Kata Pengamat

Airlangga Berpeluang Jadi Menko Perekonomian, Begini Kata Pengamat

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 15:27 WIB

Kelakar PAN soal Prabowo jadi Menteri: Nanti Rapat di DPR Kami Salah Sebut

Kelakar PAN soal Prabowo jadi Menteri: Nanti Rapat di DPR Kami Salah Sebut

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 15:21 WIB

Siti dan Sri Mulyani Bertahan di Kabinet Jokowi, Ini Total Kekayaan Mereka

Siti dan Sri Mulyani Bertahan di Kabinet Jokowi, Ini Total Kekayaan Mereka

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 15:14 WIB

Syahrul Yasin Limpo Diminta Jokowi Urus Pertanian, Ini Profilnya

Syahrul Yasin Limpo Diminta Jokowi Urus Pertanian, Ini Profilnya

Bisnis | Selasa, 22 Oktober 2019 | 15:03 WIB

Biasa Kritik Kini Sanjung Jokowi, Rachel Maryam Bikin Syok Warganet

Biasa Kritik Kini Sanjung Jokowi, Rachel Maryam Bikin Syok Warganet

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 15:06 WIB

Terkini

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:24 WIB

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:22 WIB

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:18 WIB

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:14 WIB

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:11 WIB

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:05 WIB

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:59 WIB

Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem

Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:57 WIB

Predator Berkedok Jas Almamater: Mengapa Kampus Elite Gagal Melindungi Korban Kekerasan Seksual?

Predator Berkedok Jas Almamater: Mengapa Kampus Elite Gagal Melindungi Korban Kekerasan Seksual?

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:55 WIB

Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP

Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:50 WIB