20 Tahun Jadi Anggota DPR, Ida Fauziyah Dipanggil Jokowi ke Istana

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Selasa, 22 Oktober 2019 | 17:01 WIB
20 Tahun Jadi Anggota DPR, Ida Fauziyah Dipanggil Jokowi ke Istana
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ida Fauziyah. (Suara.com/Ummi Saleh)

Suara.com - Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ida Fauziyah disebut-sebut bakal mengisi jajaran Kabinet Jokowi Jilid II.

Wanita yang menjabat sebagai anggota DPR selama 20 tahun itu mendatangi Istana Kepresidenan untuk memenuhi panggilan Presiden Jokowi, Selasa (22/10/2019).

Ia mengenakan kemeja putih lengan panjang serupa dengan beberapa kandidat yang dipanggil sebelumnya.

Namun saat ditanya soal posisi yang ditawarkan, Ida enggan memberikan jawaban dan hanya menyunggingkan senyuman ke awak media.

Kendati begitu, santer terdengar Ida Fauziah bakal menduduki kursi Menteri Ketenagakerjaan menggantikan Hanif Dhakiri.

Sosok wanita berusia 50 tahun itu dikenal berpengalaman di bidang pemerintahan. Ia aktif  berorganisasi sejak muda.

Ida Fauziyah terpilih sebagai anggota DPR RI termuda pada 1999, saat berusia 29 tahun. 

Menjabat sebagai anggota DPR RI selama 20 tahun, ia tercatat bergabung Komisi I, II dan VIII yang menangani tugas berbeda.

Lulusan Universitas Satyagama itu juga sempat mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Tengah mendampingi Sudirman Said pada 2018, namun gagal.

Selengkapnya, inilah profil Ida Fauziyah

  • Nama Lengkap: Ida Fauziyah
  • Tempat dan tanggal lahir: Mojokerto, 16 Juli 1969

Pendidikan

  • MAN Tambak Beras Jombang (1989)
  • S1 di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel, Surabaya, (1993)
  • S2 di Universitas Satyagama jurusan Ilmu Pemerintahan

Karier

  • Guru di MAPK Jombang (1994-1999
  • Guru SMU Khadijah Surabaya (1997-1999; 1999-2004)
  • Anggota DPR (1999-2004; 20014-2009)
  • Anggota DPR RI Komisi II (2009-2012)
  • Ketua Komisi VIII DPR RI (2012-2014)
  • Anggota DPR RI Komisi I (2014-2019)

Organisasi

  • Ketua Muslimat Nahdlatul Ulama (2010-sekarang)
  • Sekretaris LPP (Lembaga Pemenangan Pemilu) DPP Partai Kebangkitan Bangsa (2002-2007)
  • Ketua PPKB (2002-2007)
  • Anggota Lembaga Advokasi Perempuan PP Fatayat NU (2000-2004
  • Ketua Umum PP Fatayat NU (2010-sekarang)
  • Dewan Pembina Pimpinan Wilayah IPPNU Jawa Timur (2000-2004)
  • Wakil Ketua LSM NU (Lembaga Sosial Mabarot NU) Jawa Timur (1999-2001)
  • Wakil Ketua KNPI Kabupaten Mojokerto (1999-2001)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LIPI: Kalau Jadi Menhan, Prabowo Bisa Jadi Gantikan Presiden

LIPI: Kalau Jadi Menhan, Prabowo Bisa Jadi Gantikan Presiden

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 16:12 WIB

Satu per Satu Tokoh Partai Dipanggil Jokowi, Ibas: Demokrat Menonton Saja

Satu per Satu Tokoh Partai Dipanggil Jokowi, Ibas: Demokrat Menonton Saja

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 16:06 WIB

Dari Menhan Prabowo Disebut Bisa Gantikan Presiden, LIPI: Jokowi Sadar Gak?

Dari Menhan Prabowo Disebut Bisa Gantikan Presiden, LIPI: Jokowi Sadar Gak?

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 15:47 WIB

KontraS Tolak Prabowo Masuk Kabinet, PDIP: Yang Penting Jokowi Nyaman

KontraS Tolak Prabowo Masuk Kabinet, PDIP: Yang Penting Jokowi Nyaman

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 15:37 WIB

Terkini

Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay

Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:26 WIB

Pria Misterius Tewas Tertabrakn Kereta di Jagakarsa, Kulit Putih Diduga Usia 25 Tahun

Pria Misterius Tewas Tertabrakn Kereta di Jagakarsa, Kulit Putih Diduga Usia 25 Tahun

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:23 WIB

Israel Bajak Global Sumud Flotila di Laut Internasional, Netanyahu Bangga Tangkap Aktivis Gaza

Israel Bajak Global Sumud Flotila di Laut Internasional, Netanyahu Bangga Tangkap Aktivis Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:20 WIB

Menhan Sjafrie: Seluruh Kabupaten di Jawa Dikawal Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di 2026

Menhan Sjafrie: Seluruh Kabupaten di Jawa Dikawal Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di 2026

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:19 WIB

Menhan Sjafrie: Misi Kemanusiaan Gaza Tertunda Akibat Konflik AS - Iran

Menhan Sjafrie: Misi Kemanusiaan Gaza Tertunda Akibat Konflik AS - Iran

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:14 WIB

LPSK Pasang Badan, Lindungi PRT di Jaksel yang Diduga Dianiaya dan Dilaporkan Balik Majikan

LPSK Pasang Badan, Lindungi PRT di Jaksel yang Diduga Dianiaya dan Dilaporkan Balik Majikan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:13 WIB

23 Gedung di Jakarta Terancam Disegel Imbas Tak Punya Izin SLF, Termasuk Pasar Asemka!

23 Gedung di Jakarta Terancam Disegel Imbas Tak Punya Izin SLF, Termasuk Pasar Asemka!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:00 WIB

Reaksi Presiden Irlandia Usai Adiknya Ditangkap Israel di Global Sumud Flotilla

Reaksi Presiden Irlandia Usai Adiknya Ditangkap Israel di Global Sumud Flotilla

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:53 WIB

Membongkar Modus Predator Pengelana Feri: Mengapa Janji Loker di Medsos Masih Ampuh Jerat Mahasiswi?

Membongkar Modus Predator Pengelana Feri: Mengapa Janji Loker di Medsos Masih Ampuh Jerat Mahasiswi?

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:51 WIB

Trump Tunda Serangan ke Iran Usai Desakan Negara Teluk, Takut Dibalas Rudal Teheran

Trump Tunda Serangan ke Iran Usai Desakan Negara Teluk, Takut Dibalas Rudal Teheran

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:50 WIB