Nasdem Sebut Perlu Stabilitas Politik Supaya Investor Tanamkan Modal

Chandra Iswinarno

Kamis, 24 Oktober 2019 | 00:00 WIB
Nasdem Sebut Perlu Stabilitas Politik Supaya Investor Tanamkan Modal
Politikus Nasdem, Johnny G Plate tiba di Istana Negara, Selasa (22/10/2019). Ia diduga akan menjabat sebagai Menkominfo. [Antara/Wahyu Putro]

Suara.com - Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate yang kini menjabat Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) menyebutkan stabilitas politik diperlukan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional di atas lima persen pada tahun 2020.

"Perlu adanya stabilitas iklim politik di Indonesia agar para investor tertarik menanamkan modalnya di Indonesia," kata Plate dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Menurut dia, Indonesia harus memberikan keyakinan kepada investor bahwa stabilitas politik dalam negeri semakin baik dari waktu ke waktu, sehingga para investor tidak ragu untuk berinvestasi.

Plate juga optimistis pertumbuhan ekonomi nasional akan tetap tumbuh di kisaran lima persen pada 2020 mendatang karena faktor konsumsi masyarakat menyumbang sekitar lima persen dari pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kita harus yakin bahwa ekonomi kita punya pondasi yang kuat. Pertumbuhan ekonomi nasional itu pilar utamanya konsumsi. Dukungan dari sektor konsumsi itu sekira lima persen dari pertumbuhan kita," kata Plate yang dilantik sebagai Menkominfo oleh Presiden Joko Widodo.

Oleh karena itu, kata dia, saat menjadi pembicara diskusi "Dialog Selasa", masyarakat diminta tidak perlu khawatir dengan adanya isu global, seperti perang dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 mendatang.

"Tidak perlu ragu bahwa pertumbuhan ekonomi kita tahun 2020 tetap akan positif dikisaran di atas lima persen," ujarnya.

Acara dialog itu sendiri digelar dalam rangka Kongres II Partai NasDem yang dihelat pada 8 hingga 11 November 2019 mendatang.

Sementara itu, Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani menilai keputusan Presiden Joko Widodo mempertahankan menteri-menteri lama dalam Kabinet Indonesia Maju sudah tepat. Perekonomian Indonesia dirasa masih butuh tangan andal dari menteri 'wajah lama'.

baca juga

"Saya lihat untuk ekonomi masih mempertahankan menteri-menteri yang lama. Saya rasa ini cukup bagus supaya ada kesinambungan," kata Aviliani.

Jokowi mempertahankan sejumlah menteri ekonomi yang dianggap cakap. Beberapa menteri ekonomi 'wajah lama' yang kembali mengisi kabinet anyar Jokowi, di antaranya Sri Mulyani Indrawati dan Budi Karya Sumadi.

Menurut Aviliani, jika kursi menteri ekonomi kabinet diisi orang-orang baru, hal itu malah menyulitkan pencapaian visi misi Jokowi. Apalagi kondisi ekonomi global saat ini sedang tidak stabil.

"Kalau semuanya baru, tidak ada kesinambungan. Sehingga susah juga kita melihat dua tahun ke depan yang dalam masa sulit," tuturnya.

Ia berharap, menteri-menteri lama yang diberikan mandat tersebut dapat bekerja mengimplementasikan kebijakan-kebijakan yang selama ini sudah dibuat. Hal tersebut lantaran masih banyak kebijakan yang belum terlaksana.

"Itu menjadi kunci penting bagi saya karena implementasi itu cukup banyak punya problem. Banyak kebijakan yang sudah keluar tapi diimplementasikan tidak jalan," ujar dia.

Di sisi lain, Aviliani juga mengungkapkan komposisi menteri pada Pemerintahan Joko Widodo dan Maruf Amin yang terdiri dari profesional, partai politik (parpol), dan oposisi juga sudah tepat.

"Saya lihat Pak Jokowi di periode kedua ini, ada parpol, dari oposisi juga menjadi pendukung. Berarti lebih banyak diakomodasi," tuturnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Tahun Terakhir, Peringkat Keterbukaan Ekonomi RI Minim Lompatan

10 Tahun Terakhir, Peringkat Keterbukaan Ekonomi RI Minim Lompatan

Bisnis | Rabu, 16 Oktober 2019 | 09:31 WIB

Luhut Sebut Amerika Serikat Mau Investasi Kelola Pulau Komodo

Luhut Sebut Amerika Serikat Mau Investasi Kelola Pulau Komodo

Bisnis | Senin, 07 Oktober 2019 | 14:42 WIB

Bamsoet: Ciptakan Stabilitas Politik, DPR dan MPR Seiring Jalan

Bamsoet: Ciptakan Stabilitas Politik, DPR dan MPR Seiring Jalan

DPR | Senin, 11 Juni 2018 | 15:58 WIB

Ketua DPR: Kepemimpinan Jokowi Wujudkan Stabilitas Politik

Ketua DPR: Kepemimpinan Jokowi Wujudkan Stabilitas Politik

DPR | Rabu, 23 Mei 2018 | 09:06 WIB

Terkini

'Jemput Bola' saat Reses, Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Sekadar Perspektif Jakarta

'Jemput Bola' saat Reses, Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Sekadar Perspektif Jakarta

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:05 WIB

Intip Kemajuan Pendidikan Malaysia: Siswa Difokuskan Kuliah hingga Dapat Bantuan Uang Tunai

Intip Kemajuan Pendidikan Malaysia: Siswa Difokuskan Kuliah hingga Dapat Bantuan Uang Tunai

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:04 WIB

Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan

Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:00 WIB

Efisiensi Perusahaan Lewat AI, IOTF Catat Pendapatan Tumbuh 12 Persen pada Semester I 2026

Efisiensi Perusahaan Lewat AI, IOTF Catat Pendapatan Tumbuh 12 Persen pada Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:59 WIB

MAKI Tagih Nyali KPK: Segera Tahan Satori dan Heri Gunawan Terkait Kasus Korupsi CSR BI-OJK!

MAKI Tagih Nyali KPK: Segera Tahan Satori dan Heri Gunawan Terkait Kasus Korupsi CSR BI-OJK!

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:55 WIB

Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi

Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi

Malang | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:53 WIB

Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...

Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:50 WIB

Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui

Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui

Lampung | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:45 WIB

Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB

Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:43 WIB

Apa Itu Makeup Vegan? Ini Penjelasan dan Rekomendasi dari Merek Lokal

Apa Itu Makeup Vegan? Ini Penjelasan dan Rekomendasi dari Merek Lokal

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:42 WIB

×