Kabinet Pelangi nan Gemuk Disebut Bisa jadi Beban Jokowi

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 26 Oktober 2019 | 17:07 WIB
Kabinet Pelangi nan Gemuk Disebut Bisa jadi Beban Jokowi
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin (kanan) memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno mengatakan Kabinet Indonesia Maju bentukan Presiden Joko Widodo atau Jokowi bisa disebut sebagai kabinet pelangi nan gemuk.

Beragam latar belakang tokoh yang masuk ke dalam kabinet dengan jumlah yang banyak justru dikhawatirkan akan memperlambat pemerintahan kalau Jokowi tidak bisa mengandalkan sisi kepemimpinannya.

Adi menjelaskan kabinet pelangi yang dimaksudkannya ialah kabinet yang terdiri dari banyak unsur partai politik, profesional maupun relawan. Belum lagi partai politik yang gagal masuk parlemen pun juga diberikan kesempatan untuk mencicipi kursi wakil menteri.

"Kenapa kabinet pelangi? Karena semua unsur ada di dalamnya. Ada partai penguasa, ada yang partai enggak lolos parlemen, ada relawan, ada oposisi juga di dalamnya," kata Adi dalam diskusi bertajuk 'Kabinet Bikin Kaget' di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (26/10/2019).

Membawa kabinet pelangi nan gemuk itu nyatanya menjadi tantangan tersendiri bagi Jokowi. Kemampuan Jokowi dalam segi kepemimpinannya akan diuji untuk menjaga kesolidan kabinetnya.

"Kalau dia mampu mengonsolidasi parlemen, mengonsolidasi menteri dan para wakilnya, saya kira semua perubahan ke depan akan begitu mudah untuk didapatkan," ujarnya.

Namun kalau Jokowi tidak bisa mengedepankan leadership-nya, kabinet pelangi nan gemuk itu justru akan menjadi beban, yakni memperlambat jalannya pemerintahan Jokowi-Maruf.

Ia mencontohkan dengan kabinet gemuk yang dipimpin Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Saat itu, pemerintahan SBY cenderung lambat karena banyaknya pertimbangan.

Karena itu untuk tetap menjaga kesolidan dari kabinet pelangi nan gemuk tersebut, Jokowi diharapkan bisa menjaga leadership, kepentingan dan keinginan Jokowi sebagai presiden.

baca juga

"Jadi 3, 4 bulan kalau ada menterinya yang enggak maksimal ganti saja. Kalau dia dari parpol minta dari parpol bersangkutan untuk diganti dengan kader terbaiknya dan seterusnya dan seterusnya," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Akomodir Semua ke Kabinet, Hanura: Jokowi Tak Perlu Minta Maaf

Tak Akomodir Semua ke Kabinet, Hanura: Jokowi Tak Perlu Minta Maaf

News | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 16:09 WIB

Sudah Mati-matian, Hanura Kecewa Tak Kebagian Kue di Kabinet Jokowi

Sudah Mati-matian, Hanura Kecewa Tak Kebagian Kue di Kabinet Jokowi

News | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 14:48 WIB

Kaget Jokowi Pilih Nadiem, Muhammadiyah: Jangan Sampai Dinilai Serampangan

Kaget Jokowi Pilih Nadiem, Muhammadiyah: Jangan Sampai Dinilai Serampangan

News | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 14:39 WIB

PAN: Jangan Simpulkan Orang Papua di Kabinet Jokowi karena Suara Pilpres

PAN: Jangan Simpulkan Orang Papua di Kabinet Jokowi karena Suara Pilpres

News | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 13:41 WIB

Jokowi: Pasti Ada yang Kecewa, Saya Minta Maaf Tak Bisa Akomodir Semua

Jokowi: Pasti Ada yang Kecewa, Saya Minta Maaf Tak Bisa Akomodir Semua

News | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 12:08 WIB

Seknas Jokowi: Kami Tak Perlu jadi Pemarah Demi Sebuah Jabatan

Seknas Jokowi: Kami Tak Perlu jadi Pemarah Demi Sebuah Jabatan

News | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 10:30 WIB

Kabinet Terbentuk, GP Ansor Sebut Jokowi Serius Tangani Radikalisme

Kabinet Terbentuk, GP Ansor Sebut Jokowi Serius Tangani Radikalisme

News | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 20:57 WIB

Dua Menteri Tak Diganti, Jokowi Dinilai Tak Gubris Tuntutan Mahasiswa

Dua Menteri Tak Diganti, Jokowi Dinilai Tak Gubris Tuntutan Mahasiswa

News | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 15:26 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×