Kades di NTT yang Aniaya dan Ikat Gadis 16 Tahun Ditangkap Polisi

Reza Gunadha | Suara.com

Selasa, 29 Oktober 2019 | 17:46 WIB
Kades di NTT yang Aniaya dan Ikat Gadis 16 Tahun Ditangkap Polisi
Noviana Baru, perempuan berusia 16 tahun warga Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, dianiaya Kepala Desa Babulu Selatan Paulus Lau hingga nyaris tewas. [Nttonlinenow.com]

Suara.com - Kepala Desa Babulu Selatan, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, Paulus Lau, ditangkap aparat kepolisian, karena diduga terlibat penganiyaan gadis berusia 16 tahun.

Kabid Humas Polda NTT Komisaris Besar Jules Abraham Abast, Selasa (29/10/2019), mengatakan Paulus Lau kekinian sedang diperiksa di Polsek Kobalima.

“PL akan dibawa ke Polres Belu. Kami juga sudah menangkap 6 orang yang diduga terlibat dalam aksi persekusi itu,” kata Abast.

Sebelumnya diberitakan, Noviana Baru, perempuan berusia 16 tahun warga Desa Babulu Selatan, dianiaya Kepala Desa Babulu Selatan Paulus Lau hingga nyaris tewas.

Noviana dianiaya karena dituduh warga desa setempat mencuri cincin emas milik seorang warga di Desa Beitahu. Foto-foto penganiayaan tersebut viral di media sosial, Senin (28/10/2019).

Dalam foto yang dikutip Nttonlinenow.com--jaringan Suara.com, korban penganiayaan Noviana diikat kedua tangannya dan digantung.

Tampak salah seorang pemuda bertubuh kekar dan tinggi meninju wajah korban yang masih dalam posisi terikat dan digantung.

Aksi tindakan main hakim sendiri oleh kades dan sejumlah warga disaksikan keluarga korban dan warga desa setempat. Persekusi itu disebut terjadi semalam suntuk.

Setelah peristiwa itu, keluarga korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kobalima.

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Rabu (16/10).

“Perbuatan tidak terpuji dan biadab. Seorang kepala desa seharusnya bisa menggunakan akal sehat menyelesaikan masalah tersebut atau harusnya dilaporkan kepada pihak berwajib,” kata warganet yang mengomentari foto viral tersebut.

Sementara sumber lain menjelaskan, korban dianiaya Kades Babulu Selatan Paulus Lau dan Margareta Hoar, lantaran tak mau mengaku mencuri.

Kasatreskrim Polres Belu Ajun Komisaris Ade Irsyam Siregar membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, laporan pihak keluarga korban sudah diterima hari Sabtu (26/10) akhir pekan lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dituduh Mencuri, Gadis di NTT Dianiaya hingga Digantung Kepala Desa

Dituduh Mencuri, Gadis di NTT Dianiaya hingga Digantung Kepala Desa

News | Senin, 28 Oktober 2019 | 13:25 WIB

Lepas Penat, Menyisir Taman Laut 17 Pulau Riung NTT

Lepas Penat, Menyisir Taman Laut 17 Pulau Riung NTT

Lifestyle | Minggu, 20 Oktober 2019 | 17:36 WIB

Sempat Ditengok Jokowi, Pembawa Sampel Garam Madura ke NTT Masih Misterius

Sempat Ditengok Jokowi, Pembawa Sampel Garam Madura ke NTT Masih Misterius

Jatim | Selasa, 15 Oktober 2019 | 04:55 WIB

Paus Pilot Mati Terdampar di NTT

Paus Pilot Mati Terdampar di NTT

Foto | Minggu, 13 Oktober 2019 | 10:45 WIB

Terkini

Gara-Gara Barang Tertinggal, Penumpang Tahan Pintu Whoosh hingga Kereta Telat Berangkat

Gara-Gara Barang Tertinggal, Penumpang Tahan Pintu Whoosh hingga Kereta Telat Berangkat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 17:50 WIB

ASN Jakarta Tetap Layani Publik Meski Ada WFH, Pramono Anung: Kepentingan Masyarakat yang Utama

ASN Jakarta Tetap Layani Publik Meski Ada WFH, Pramono Anung: Kepentingan Masyarakat yang Utama

News | Jum'at, 10 April 2026 | 17:44 WIB

Menaker Usulkan Tambahan 150 Ribu Kuota untuk Magang Nasional 2026

Menaker Usulkan Tambahan 150 Ribu Kuota untuk Magang Nasional 2026

News | Jum'at, 10 April 2026 | 17:41 WIB

Ogah Kecolongan Seperti Riza Chalid! Ini Strategi Kejagung Gembok Samin Tan Sebelum Sasar Pejabat

Ogah Kecolongan Seperti Riza Chalid! Ini Strategi Kejagung Gembok Samin Tan Sebelum Sasar Pejabat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 17:36 WIB

Kejagung Masih Buru Riza Chalid, Jampidsus: Jangan Dibuka Keberadaannya, Nanti Kabur Lagi

Kejagung Masih Buru Riza Chalid, Jampidsus: Jangan Dibuka Keberadaannya, Nanti Kabur Lagi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 17:33 WIB

Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang Bandel: Mereka Meludahi Pengorbanan Pahlawan!

Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang Bandel: Mereka Meludahi Pengorbanan Pahlawan!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 17:28 WIB

Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 11,4 Triliun Hasil Satgas PKH: Bisa Perbaiki 34 Ribu Sekolah

Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 11,4 Triliun Hasil Satgas PKH: Bisa Perbaiki 34 Ribu Sekolah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 17:24 WIB

Menko Yusril: Kami Dengar Riza Chalid Ada di Malaysia

Menko Yusril: Kami Dengar Riza Chalid Ada di Malaysia

News | Jum'at, 10 April 2026 | 17:18 WIB

Punya 'Mata dan Telinga', Prabowo: Saya Tahu Banyak Anggota Satgas PKH Diancam dan Intimidasi Mafia

Punya 'Mata dan Telinga', Prabowo: Saya Tahu Banyak Anggota Satgas PKH Diancam dan Intimidasi Mafia

News | Jum'at, 10 April 2026 | 17:13 WIB

Gus Ipul Ingatkan ASN Kemensos Tetap Absen dan Lapor Kinerja Selama WFH: Ada Sanksi jika Melanggar!

Gus Ipul Ingatkan ASN Kemensos Tetap Absen dan Lapor Kinerja Selama WFH: Ada Sanksi jika Melanggar!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 17:12 WIB