facebook

McDonalds Minta Maaf Usai Iklan Es Krim Edisi Halloween-nya Kena Protes

Angga Roni Priambodo | Arendya Nariswari
McDonalds Minta Maaf Usai Iklan Es Krim Edisi Halloween-nya Kena Protes
Salah satu outlet McDonalds. (Foto: shutterstock)

Iklan McDonalds Portugal ini dinilai kurang layak oleh sejumlah kalangan.

Suara.com - Perayaan Halloween di sejumlah negara turut dimeriahkan oleh beberapa gerai restoran cepat saji, salah satunya yakni McDonalds.

Beberapa waktu lalu, McDonalds di Portugal memberikan penawaran spesial untuk hari Halloween berupa es krim 'Sundae Bloody Sundae'.

Namun ternyata, promosi Halloween dari McDonalds ini mendapat kecaman dari sejumlah pihak.

Dilansir Suara.com dari laman Fox News, Sabtu (2/11/19), iklan McDonalds tersebut menawarkan es krim dengan saus stroberi di atasnya.

Baca Juga: Gerai McDonalds dengan Bangunan Paling Indah Ternyata Ada di Negara Ini

Kalimat 'Sundae Bloody Sundae' inilah yang menjadi sorotan.

Ternyata, diketahui 'Bloody Sunday' atau 'Minggu Berdarah' ini merupakan salah satu insiden paling terkenal yang terjadi pada tahun 1972 di Irlandia Utara.

Promosi Es Krim Edisi Hallowen Diprotes, McDonalds Minta Maaf. (Twitter/@bigmonsterlove)
Promosi Es Krim Edisi Hallowen Diprotes, McDonalds Minta Maaf. (Twitter/@bigmonsterlove)

Dalam peristiwa tersebut, diketahui pasukan Inggris menembaki warga sipil tak bersenjata saat pawai protes terhadap interniran yang diduga anggota Tentara Republik Irlandia (IRA).

Sebanyak 12 orang meninggal dunia saat tragedi penembakan tersebut terjadi.

Sebuah grup band U2 yang terinspirasi dari peristiwa tersebut juga sempat menciptakan lagu berjudul 'Sunday Bloody Sunday'.

Baca Juga: Bikin Ngiler, McDonalds Filipina Rilis Milk Tea McFloat dengan Toping Boba

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti, apakah McDonalds secara kebetulan menciptakan kalimat tersebut atau memang benar merujuk pada lagu grup band U2.

Komentar