Retak dan Cuma Diselotip, Kondisi Jendela Pesawat Ini Bikin Penumpang Panik

Rendy Adrikni Sadikin | Arendya Nariswari
Retak dan Cuma Diselotip, Kondisi Jendela Pesawat Ini Bikin Penumpang Panik
Ilustrasi jendela pesawat. (Unsplash)

Jendela pesawat mengalami retak namun hanya diselotip? Begini penjelasan pihak maskapai.

Suara.com - Belum lama ini, publik dikejutkan dengan peristiwa yang terjadi pada sebuah pesawat milik maskapai penerbangan India. Pasalnya, diketahui salah satu jendela pesawat mengalami retak

Bukan hanya itu saja, lebih mengerikannya lagi, kaca pesawat yang retak tadi hanya ditutupi dengan selotip.

Dilansir Suara.com dari laman Daily Mail, Jumat (8/11/19), peristiwa ini mendadak jadi pusat perhatian usai foto kaca retak tersebut diunggah oleh salah seorang penumpang.

Penumpang bernama Hariharan Sankaran tersebut merasa ngeri ketika menaiki pesawat SpiceJet degan rute penerbangan dari New Delhi ini.

Dirinya sempat protes kepada maskapai dan kondisi kaca pesawat retak serta diseloptip ini, lewat akun pribadinya.

"Penerbangan SpiceJt SG8152 (VT-SYG) Mumbai ke Delhi (5 November 2019) dengan jendela pecah diselptip. Bukankah itu masalah keaman utama? Adakah yang mendengar," tulis sang penumpang sambil menyertakan foto.

Tak lama berselang India Today melaporkan bahwa jendela pesawat hanya terkelupas bagian dalamnya saja.

Kaca jendela pesawat retak dan hanya diselotip. (Twitter/@mahamosam)
Kaca jendela pesawat retak dan hanya diselotip. (Twitter/@mahamosam)

Jadi dapat ditarik kesimpulan, panel bagian luar dari jendela pesawat ini tidak mengalami kerusakan.

Sementara itu, pesawat SpiceJet ini kabarnya sempat mendarat 28 menit lebih lambat dari waktu yang dijadwalkan.

Hal ini juga disampaikan oleh pihak maskapai SpiceJet lewat akun Twitter mereka.

"Kami ingin memberikan infirmasi, bahwa celah yang berada di panel flexi bagian telah diperbaiki pada hari yang sama," sebut pihak maskapai.

Konfirmasi pihak maskapai penerbangan terkait kaca jendela retak. (Twitter/@flyspicejet)
Konfirmasi pihak maskapai penerbangan terkait kaca jendela retak. (Twitter/@flyspicejet)

"Tujuan panel bagian dalam ini adalah untuk melindungi jendela pesawat dari goresan. Panel bagian dalam sendiri tidak membawa beban tekanan struktural," imbuhnya.

Tetapi wajar sebenarnya, ketika seorang penumpang merasa merinding meihat kondisi kaca pesawat itu.

Terlebih, potensi jendela pesawat pecah saat penerbangan dapat berakibat fatal baik bagi penumpang sampai dengan para awak kabin.

Ketika jendela pecah, dengan cepat udara akan masuk sebagai upaya menyamakan tekanan di dalam kabin pesawat.

Akibatnya  jika terjadi, kemungkinan besar penumpang akan tersedot kemudian terhempas keluar dari pesawat.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS