Polisi Bentuk Tim Investigasi Dana Desa Fiktif di Konawe

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir
Polisi Bentuk Tim Investigasi Dana Desa Fiktif di Konawe
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. [Suara.com/Rambiga]

Dedi mengatakan apabila tim menemukan suatu tindak pidana, nantinya akan ditingkatkan menjadi penyidikan.

Suara.com - Polri telah membentuk tim investigasi guna menelusuri dugaan aliran dana desa ke desa tak berhuni atau desa fiktif di Konawe, Sulawesi Tenggara.

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Polisi Dedi Prasetyo mengatakan tim investigasi tersebut dibentuk langsung oleh Polda Sulawesi Tenggara. Dedi menyebut tim akan bertugas untuk mendalami ada atau tidaknya unsur pidana.

"Dari Polda Sultra sudah membentuk tim, tentunya tim itu akan melakukan investigasi dulu berdasarkan fakta-fakta hukum yang ditemukan, apakah ada pelanggaran pidana atau tidak," kata Dedi di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2019).

Dedi menuturkan, jika dalam penelusuran tim investigasi ditemukan adanya unsur pidana maka proses penyelidikan yang kekinian tengah dilakukan pun akan ditindaklanjuti ke tahap penyidikan.

"Akan didalami dulu berdasarkan fakta hukum, penyelidikan dulu. Kalau menemukan suatu tindak pidana, baru ditingkatkan menjadi penyidikan. Penyidikan itu baru menemukan tersangka," ujarnya.

Sebelumnya Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan adanya ketidakberesan dalam program dana desa yang dicetuskan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pasalnya, dia mengaku mendapat laporan bahwa ada sejumlah desa fiktif yang mencoba untuk mendapatkan guyuran dana desa dari pemerintah pusat.

"Karena kemarin kami mendengar dengan salah satu pihak yang menyampaikan ada dana desa untuk desa yang ternyata baru saja dibuat," kata Sri Mulyani saat ditemui di Gedung DPR RI, Senin (4/11).

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS