Alvin Lie Ungkap Kisruh Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 10 November 2019 | 17:32 WIB
Alvin Lie Ungkap Kisruh Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air
Pengamat Penerbangan Alvin Lie. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Pengamat Penerbangan Alvin Lie mengaku mengetahui persis duduk persoalan yang menimpa Garuda Indonesia dengan Sriwijaya Air.

Dalam keterangan persnya kepada awak media pada Minggu (10/11/2019), Alvin mengaku tahu persis bagaimana proses awal Sriwijaya meminta bantuan kepada Garuda Indonesia agar Sriwijaya tidak berhenti beroperasi pada akhir tahun 2018 lalu.

"Dengan hutang yang cukup besar kepada GMF, serta dua BUMN lainya, serta terus merugi, Sriwijaya meminta Garuda untuk membantu mereka agar tetap terus beroperasi dan melakukan penangguhan pembayaran," kata Alvin.

Pada saat itu Alvin cukup senang dengan keputusan Garuda Indonesia bersedia membantu mereka.

"Saya tidak bisa membayangkan nasib enam ribu karyawannya beserta keluarganya yang kehilangan mata pencaharian bila Sriwijaya berhenti beroperasi. Ini menjadi nilai utama menurut saya karena ini masalah kemanusiaan," kata Alvin.

Tak hanya itu, Alvin juga mendengar Garuda Indonesia mempertimbangkan kelancaran pembayaran hutang oleh Sriwijaya bila mereka berhenti beroperasi. Selain itu, juga sebagai penugasan oleh KBUMN untuk mengamankan aset negara berupa piutang ke beberapa BUMN. Serta pertimbangan keseimbangan industri penerbangan akan terganggu bila Sriwijaya berhenti.

"Saya melihat Garuda Indonesia telah memperbaiki sistem dan standar layanan, maintenance, safety dan pengelolaan SDM di Sriwijaya sehingga mereka mengalami perubahan yang progressive," ujarnya.

"Bagi saya pertimbangan menjaga reputasi dan safety penumpang di industri penerbangan Indonesia menjadi sangat penting sebagaimana kita tahu setelah beberapa penutupan maskapai penerbangan dan kecelakaan pesawat di Indonesia, risiko industri dan keselamatan penerbangan di dalam negeri menjadi perhatian banyak pihak khususnya investor global," tambahnya.

Lebih lanjut Alvin menambahkan setelah sekian lama bekerjasama, pemilik Sriwijaya saat ini merasa yakin bahwa perusahaan mereka sudah cukup baik dan sudah saatnya untuk kembali mandiri.

baca juga

"Saya percaya Garuda Indonesia menghormati keputusan Sriwijaya ini dan mereka OK," katanya.

Dengan putusan Sriwijaya untuk kembali mandiri, itu membuktikan Garuda Indonesia telah cukup baik mengelola Sriwijaya.

"Saya yakin putusan pemegang saham Sriwijaya ini tidak dipengaruhi oleh pihak lain, namun murni pada kondisi bahwa Sriwijaya sudah sehat dan cukup baik untuk mengelola perusahaan secara mandiri mulai saat ini," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sriwijaya Klaim Kerjasama Dengan Garuda Bikin Buntung, BPKP Siap Audit

Sriwijaya Klaim Kerjasama Dengan Garuda Bikin Buntung, BPKP Siap Audit

Bisnis | Minggu, 10 November 2019 | 15:36 WIB

Bos Sriwijaya Air Janji Beri Kompensasi untuk Penumpang

Bos Sriwijaya Air Janji Beri Kompensasi untuk Penumpang

Bisnis | Jum'at, 08 November 2019 | 20:00 WIB

Ancaman-ancaman Garuda Indonesia ke Sriwijaya Air Dibongkar Yusril

Ancaman-ancaman Garuda Indonesia ke Sriwijaya Air Dibongkar Yusril

Bisnis | Jum'at, 08 November 2019 | 19:36 WIB

Minta Sriwijaya Air Ganti Rugi, Supriyanto Sampai Naik Bus Madiun-Jogja

Minta Sriwijaya Air Ganti Rugi, Supriyanto Sampai Naik Bus Madiun-Jogja

Jogja | Jum'at, 08 November 2019 | 16:33 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×