Bambang Soesatyo Bongkar Aib Partai Golkar

Iwan Supriyatna | Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 11 November 2019 | 04:59 WIB
Bambang Soesatyo Bongkar Aib Partai Golkar
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo menyebut tata kelola Partai Golongan Karya (Golkar) semakin menyimpang. Ia pun menanggapi memanasnya bursa calon ketua umum Golkar dimana Bambang disebut-sebut akan ikut maju.

Hal ini disampaikan oleh Bambang Soesatyo dalam acara Sarinya Berita yang videonya diunggah ke kanal Youtube realita TV pada Jumat (8/11/2019).

Awalnya, pembawa acara Rahma Sarita menanyakan kepada Bambang Soesatyo terkait memanasnya bursa calon ketua umum Partai Golkar.

"Sudah memutuskan ini? Jadi ini?" tanya Rahma Sarita.

Bambang Soesatyo menjawab bahwa ia belum memutuskan apakah akan maju dalam pemilihan calon ketua umum Partai Golkar.

"Saya belum memutuskan apakah saya maju atau tidak karena saya harus melihat pasar dulu. Apakah saya didukung oleh mayoritas suara di daerah, yang pasti ada saatnya saya sampaikan kepada publik bahwa saya maju atau tidak, sabar aja," ucap Bambang yang tidak lama lagi akan mengumumkan apakah akan maju atau tidak.

Namun Bambang mengatakan bahwa sebagian besar kader Partai Golkar menginginkan perubahan di internal pengurusan partai.

"Banyak pimpinan daerah Partai Golkar dan kader-kader Partai Golkar di akar rumput itu merasakan bahwa tata kelola partai hari-hari ini semakin menyimpang dan jauh dari harapan," kata Bambang.

Bambang Soesatyo di acara Sarinya Berita menanggapi panasnya bursa calon Ketum Partai Golkar (Screenshot Youtube realita TV)
Bambang Soesatyo di acara Sarinya Berita menanggapi panasnya bursa calon Ketum Partai Golkar (Screenshot Youtube realita TV)

Pria kelahiran 10 September 1962 itu menyebutkan contoh penyimpangan yang terjadi di internal partainya. Seperti pergantian pimpinan alat kelengkapan dewan yang harusnya diputuskan dalam rapat pleno.

"Kemarin itu plenonya justru mendadak. Itu hampir satu tahun lebih kita tidak pernah pleno. Sebuah partai politik agak aneh juga kalau tidak pernah mengadakan rapat," ucap Bambang.

"DPP yang kemarin ini, saya pengurus DPP, tapi hampir satu tahun tidak pernah ada rapat. Kemarin ada rapat pun baru sehari sebelumnya diberitahu," imbuhnya.

Rahma Sarita bertanya kembali, "Seberapa buruk manajemen di Golkar sekarang ini sampai dikatakan seperti itu?"

Bambang Soesatyo menjelaskan bahwa dalam semua hal di partai Golkar perlu adanya perubahan. Ia menyebutkan bahwa DPP tidak mengayomi kader-kader di daerah.

"Akhirnya mereka ke Jakarta curhat, ada yang sampai menggadaikan mobil, menggadaikan rumah. Semula pusat menjanjikan uang saksi, mereka sudah umumkan ada uang saksi, buka pelatihan begitu hari-H uang saksinya enggak turun," cerita Bambang Soesatyo.

"Sementara dia harus dituntut menyiapkan uang saksi. Ya, terpaksa daripada rumahnya digeruduk sama kadernya sendiri ya terpaksa jual mobil, gadai rumah, itu yang terjadi hampir seluruh daerah," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Ribut di Internal Partai, Wakil Ketua Golkar Sulsel jadi Tersangka

Buntut Ribut di Internal Partai, Wakil Ketua Golkar Sulsel jadi Tersangka

News | Jum'at, 08 November 2019 | 22:19 WIB

Disindir Jokowi soal Peluk Ketua PKS, Surya Paloh: Dia Humornya Tinggi

Disindir Jokowi soal Peluk Ketua PKS, Surya Paloh: Dia Humornya Tinggi

News | Rabu, 06 November 2019 | 22:24 WIB

Hadiri HUT Golkar, Jokowi Singgung Surya Paloh dan Ketum PKS Sohibul Iman

Hadiri HUT Golkar, Jokowi Singgung Surya Paloh dan Ketum PKS Sohibul Iman

Video | Rabu, 06 November 2019 | 21:00 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB