Sebut Timteng Bangsa Rapuh, Kemenag: Radikalisme Tak Mudah Masuk Indonesia

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 11 November 2019 | 15:57 WIB
Sebut Timteng Bangsa Rapuh, Kemenag: Radikalisme Tak Mudah Masuk Indonesia
Ilustrasi perbedaan. (Shutterstock)

Suara.com - Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin mengatakan Indonesia tidak mudah untuk dimasuki ideologi-idologi lain selain dari Pancasila, termasuk pemahaman radikal yang belakangan menjadi musuh dan lawan negara.

Kamaruddin mengungkapkan dibanding negara lain di Timur Tengah, Indonesia bahkan menjadi negara paling tahan banting terhadap pemahaman radikalisme. Hal tersebut, lanjut dia, lantaran Indonesia memiliki ormas-ormas Islam dengan semua unsurnya sebagai kekuatan untuk membentengi Indonesia dari paham radikalisme.

“Indonesia tak mudah dimasukin ideologi radikalisme, meskipun hal itu kita harus waspadai. Negara-negara yang lain misalnya di Timur Tengah mereka bangsanya mudah rapuh karena tak punya infrastruktur yang kuat, kita punya itu,” kata Kamaruddin dalam diskusi Forum Merdeka Barat bertajuk Mengedepankan Strategi Deradikalisasi di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Senin (11/11/2019).

“Sehingga Alhamudillah kalau ada ideologi yang masuk ke Indonesia, dia harus menghadapi pemerintah, berhadapan ormas-ormas islam, berhadapan pondok pesantren, berhadapan dengan para ulama dan para sarjana. Mereka harus menghadapi jumlah yang sangat besar sehingga tak mudah indoensia di penetrasi,” sambungnya.

Ia menjelaskan ormas-ormas Islam yang memainkan peran sebagai penangkal radikalisme, yakni Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Tidak hanya sebagai pencegah masuknya radikalisme, dua ormas Islam terbesar tersebut bersama ormas lainnya yang moderat, kata Kamaruddin juga berperan dalam menjaga dan merawat persatuan dan Bhineka Tunggal Ika.

“Coba bayangkan NU radikal, atau bayangkan Muhammadiyah radikal atau salah satu ormas radikal, Indonesia bisa kacau luar biasa. Tetapi kita punya NU, Muhammadiyah, ormas mainstream yang ada itu berperan baik. Dan inilah infrastruktur menjadi penyangga meskipun kita plural, majemuk, dan di-masukin ideologi-ideologi lain tapi tak semudah itu,” kata Kamaruddin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

JK Pastikan 99,9 Persen Masjid di Indonesia Bebas dari Radikalisme

JK Pastikan 99,9 Persen Masjid di Indonesia Bebas dari Radikalisme

News | Minggu, 10 November 2019 | 01:05 WIB

Maruf Amin Sebut Radikalisme Harus Dihilangkan Agar Indonesia Maju

Maruf Amin Sebut Radikalisme Harus Dihilangkan Agar Indonesia Maju

News | Kamis, 07 November 2019 | 20:27 WIB

Cegah Radikalisme Masuk Desa, Kapolri Idham Harus Kuatkan Bhabinkamtibmas

Cegah Radikalisme Masuk Desa, Kapolri Idham Harus Kuatkan Bhabinkamtibmas

News | Kamis, 07 November 2019 | 18:26 WIB

Haris Azhar: Radikal Jadi Masalah, Sementara Lo Pakai Kata Revolusi Mental

Haris Azhar: Radikal Jadi Masalah, Sementara Lo Pakai Kata Revolusi Mental

News | Kamis, 07 November 2019 | 17:25 WIB

Ini 4 Catatan Setara Institute untuk Kapolri Idham Azis Terkait Radikalisme

Ini 4 Catatan Setara Institute untuk Kapolri Idham Azis Terkait Radikalisme

News | Kamis, 07 November 2019 | 16:38 WIB

Minta Menag Fachrul Perbaiki Cara Komunikasi, DPR: Jangan Bikin Kegaduhan

Minta Menag Fachrul Perbaiki Cara Komunikasi, DPR: Jangan Bikin Kegaduhan

News | Kamis, 07 November 2019 | 13:31 WIB

Guntur Romli Sebut KIM Formasi Tepat untuk Perangi Radikalisme Agama

Guntur Romli Sebut KIM Formasi Tepat untuk Perangi Radikalisme Agama

News | Senin, 04 November 2019 | 17:14 WIB

Soal Ide Jokowi Ubah Istilah Radikalisme, Begini Kata Pengamat

Soal Ide Jokowi Ubah Istilah Radikalisme, Begini Kata Pengamat

News | Senin, 04 November 2019 | 14:07 WIB

Jokowi Sebut Radikalisme Sebagai Manipulator Agama, Ini Kata Wamenag

Jokowi Sebut Radikalisme Sebagai Manipulator Agama, Ini Kata Wamenag

News | Minggu, 03 November 2019 | 10:44 WIB

Cuit Ruhut: Menag Lakukan Pencegahan Tapi Banyak yang Kebakaran Jenggot

Cuit Ruhut: Menag Lakukan Pencegahan Tapi Banyak yang Kebakaran Jenggot

News | Sabtu, 02 November 2019 | 12:55 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB