Jokowi Minta RPJMN Jadi Panduan, Bukan Hanya Dokumen Formalitas

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 14 November 2019 | 20:20 WIB
Jokowi Minta RPJMN Jadi Panduan, Bukan Hanya Dokumen Formalitas
Presiden Joko Widodo saat menghadiri Rakornas Indonesia Maju antara Pemerintah Pusat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11).[ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada jajarannya untuk menjadikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 sebagai acuan pembangunan di Indonesia. Sehingga tidak hanya menjadi dokumen RPJMN sebagai formalitas.

"Saya ingin RPJMN bukan jadi dokumen formalitas. Karena saya melihat ini sering hanya menjadi dokumen formalitas. Tapi betul-betul (harus) jadi panduan, menjadi rencana kita dalam melangkah ke depan menuju Indonesia maju," ujar Jokowi dalam sidang kabinet di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Jokowi menuturkan, apa yang dimuat di dalam dokumen itu harus jelas arah dan targetnya serta dampak kepada rakyat Indonesia.

Targetnya kata Jokowi, juga harus betul-betul terukur dan dikalkulasi dengan baik. Salah satu caranya dengan memperhitungkan berbagai aspek termasuk konteks ketidakpastian ekonomi global.

"Disampaikan bagaimana strategi untuk mencapai target-targt tersebut. Begitu pula dengan penurunan kemiskinan, targetnya harus jelas berapa persen harus turun dan dalam waktu berapa lama," ucap Jokowi.

"Dampaknya, manfaatnya bagi rakyat juga harus bisa diukur sehingga menjadi pegangan Bersama yang bisa dimonitor, yang bisa kita evaluasi bersama-sama," Jokowi menambahkan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga meminta agar di dalam dokumen RPJMN, terdapat peta jalan bagaimana cara mencapai target tersebut. Jokowi mengatkan peta jalan tersebut harus jelas rute dan tahapannya seperti apa.

"Betul-betul realistis bisa dilakukan, jangan abstrak, jangan normatif," kata dia.

Selain itu Kepala Negara kembali mengingatkan agar tidak ada lagi visi misi menteri. Semua kata dia, mengacu pada RPJMN sebagai penuangan visi dan misi presiden dan wapres.

baca juga

Kemudian Jokowi menginginkan agar program dalam RPJMN bisa sambung satu garis lurus dari pusat sampai ke daerah.

"Karena itu saya minta agar kementerian perencanaan pembangunan nasional/bappenas dapat menjadi clearing house untuk melihat konsistensi antara rencana strategi di kementerian dengan yang tertuang di RPJMN dan visi misi presiden dan wapres," tutur Jokowi.

Jokowi juga menekankan agar perencanaan yang dibuat harus betul-betul tersambung. Kepala Negara tidak ingin di dalam RPJMN berbeda dengan yang dikerjakan kementerian dan berbeda dengan yang dianggarkan kementerian keuangan.

"Karena itu Bappenas, Kementerian Keuangan harus menjadi tangannya presiden dalam memastikan RPJMN terwujud dalam rencana, dalam anggaran kementerian-kementerian," kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi juga meminta agar jajarannya membangun sinergi dengan lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Hal ini diperlukan agar pembantu presiden tidak bergerak sendiri.

"Di samping itu saya juga minta para menteri memperkuat pengendalian atas eksekusi program-program prioritas di lapangan. Seringkali kita kaya dalam perencanaan tapi miskin diimplementasi atau dalam eksekusi, karena itu proses eksekusi, efektivitas proses delivery harus jadi tekanan dalam perancangan RPJMN 2020-2024," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sohibul Iman Tegaskan PKS Tetap Oposisi Sampai Jokowi Tak Jadi Presiden

Sohibul Iman Tegaskan PKS Tetap Oposisi Sampai Jokowi Tak Jadi Presiden

News | Kamis, 14 November 2019 | 19:36 WIB

Prabowo Jadi Menteri Jokowi, Menhan Malaysia Puji Kematangan Demokrasi RI

Prabowo Jadi Menteri Jokowi, Menhan Malaysia Puji Kematangan Demokrasi RI

News | Kamis, 14 November 2019 | 17:38 WIB

Jokowi Mengakui Bosan Punya Menteri Basuki dan Budi Karya

Jokowi Mengakui Bosan Punya Menteri Basuki dan Budi Karya

Bisnis | Kamis, 14 November 2019 | 17:18 WIB

Alasan Jokowi Kembali Fokus Garap Infrastruktur di Periode Kedua

Alasan Jokowi Kembali Fokus Garap Infrastruktur di Periode Kedua

Bisnis | Kamis, 14 November 2019 | 15:18 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×