Banyak Teror Bom, DPR Cecar Kepala BNPT soal Deteksi Dini Terorisme

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 21 November 2019 | 12:05 WIB
Banyak Teror Bom, DPR Cecar Kepala BNPT soal Deteksi Dini Terorisme
Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius seusai menemui Menkopolhukam Mahfud MD. (Suara.com/Yasir).

Suara.com - Komisi III DPR RI melangsungkan rapat dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Suhardi Alius dengan agenda mendengarkan program-program yang dijalankan lembaga tersebut. Selain itu Komisi III DPR juga akan mempertanyakan soal tugas dari BNPT yakni melakukan deteksi dini terhadap adanya terorisme.

Wakil Ketua Komisi III Adies Kadir mengatakan bahwa rapat tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mendengar jawaban dari Suhardi terkait adanya terorisme lagi yang membuat masyarakat resah.

"Ada pertanyaan-pertanyaan khususnya terkait situasi-situasi terkini terkait tentang teror-teror yang mulai meresahkan masyarakat," kata Adies di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Kamis (21/12/2019).

RDP DPR dengan Kepala BNPT. (Suara.com/Ria Rizki)
RDP DPR dengan Kepala BNPT. (Suara.com/Ria Rizki)

Kemudian yang paling utama akan ditanyakan soal tugas BNPT mendeteksi secara dini akan adanya aksi terorisme. Belajar dari peristiwa bom bunuh diri di Mapolresta Medan, Sumatera Utara beberapa waktu lalu, Komisi III DPR RI menilai seharusnya BNPT bisa mendeteksi dini sebelum akhirnya peristiwa itu terjadi.

"Karena kita melihat setelah terjadi kejadian dengan gampang sekali mengetahui siapa pelaku, di mana pelakunya, apa jaringannya, semua sudah tahu," ujarnya.

"Berarti ini kan sebeanrnya sudah terdeteksi, tetapi mengapa kejadian ini bisa terjadi dan tidak diantisipasi," sambungnya.

Wakil Ketua Komisi III Adies Kadir.  (Suara.com/Ria Rizki)
Wakil Ketua Komisi III Adies Kadir. (Suara.com/Ria Rizki)

Rentetan peristiwa teror yang terjadi membuat Komisi III DPR RI menilai apakah mesti ada evaluasi dari kinerja BNPT.

"Sampai pada kesimpulan, ini celetukan kawan-kawan untuk mengevaluasi apakah BNPT ini masih bisa diandalkan untuk mendeteksi terorisme atau sudah waktunya dievaluasi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNPT: Belum Ada Keputusan Pemerintah Pulangkan WNI Eks ISIS

BNPT: Belum Ada Keputusan Pemerintah Pulangkan WNI Eks ISIS

News | Kamis, 21 November 2019 | 07:29 WIB

Jadi Komando, Ini Cara Wapres Ma'ruf Berantas Terorisme dan Radikalisme

Jadi Komando, Ini Cara Wapres Ma'ruf Berantas Terorisme dan Radikalisme

News | Rabu, 20 November 2019 | 19:05 WIB

Tetangga Sering Lihat Terduga Teroris di Gunungkidul Berlatih Lempar Pisau

Tetangga Sering Lihat Terduga Teroris di Gunungkidul Berlatih Lempar Pisau

Jogja | Rabu, 20 November 2019 | 18:29 WIB

Soal Penangkapan Terduga Teroris di Gunungkidul, Sultan HB X Beri Komentar

Soal Penangkapan Terduga Teroris di Gunungkidul, Sultan HB X Beri Komentar

Jogja | Rabu, 20 November 2019 | 18:04 WIB

Istri Terpidana Bom Bali Umar Patek Resmi Jadi WNI

Istri Terpidana Bom Bali Umar Patek Resmi Jadi WNI

Foto | Rabu, 20 November 2019 | 17:20 WIB

Terkini

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:44 WIB

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:29 WIB

DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main

DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:11 WIB

Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita

Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:03 WIB

Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:45 WIB

Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya

Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:33 WIB

Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin

Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:22 WIB

Aksi Kamisan ke-909 Soroti Penghilangan Paksa dan Tahanan Demonstrasi 2025

Aksi Kamisan ke-909 Soroti Penghilangan Paksa dan Tahanan Demonstrasi 2025

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:19 WIB

Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas

Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:13 WIB

8 Fakta Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pekalongan, Korban Disebut Mencapai Puluhan

8 Fakta Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pekalongan, Korban Disebut Mencapai Puluhan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:08 WIB