Kunjungi Kemensos, Nigeria Pelajari Sistem Perlindungan Sosial Indonesia

Fabiola Febrinastri

Selasa, 26 November 2019 | 08:30 WIB
Kunjungi Kemensos, Nigeria Pelajari Sistem Perlindungan Sosial Indonesia
Mensos, Juliari P. Batubara, menyambut delegasi Nigeria, Senin (25/11/2019). (Dok : Kemensos)

Suara.com - Delegasi pemerintah Nigeria berkunjung ke Kementerian Sosial (Kemensos) untuk mengetahui lebih jauh tentang program perlindungan sosial. Indonesia dinilai sebagai negara yang sukses melaksanakan mempercepat penangan kemiskinan melalui program bantuan sosial.

"Delegasi pemerintah Nigeria menjadikan Indonesia sebagai tempat belajar untuk mengenal program-program yang terkait perlindungan sosial, khususnya untuk melihat langsung dan berdiskusi tentang pelaksanaan PKH, BPNT, SLRT dan SIKS-NG serta Kartu Indonesia Pintar (KIP). Under my leadership, MoSA (Ministry of Social Affairs) will bring social assistance to empowerment. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) harus diberikan kegiatan pemberdayaan untuk dapat segera mandiri secara ekonomi," kata Menteri Sosial (Mensos), Juliari P. Batubara, di sela-sela menyambut delegasi Nigeria, Senin (25/11/2019).

Mensos menyatakan, Indonesia menjadi tujuan kunjungan karena menurut mereka, Indonesia dinilai berhasil dalam penanganan kemiskinan melalui program perlindungan sosial.

Sekretaris Jenderal Kemensos, Hartono Laras menerima delegasi Nigeria yang dipimpin Ketua Delegasi, Salomon Musa, yang juga Ketua National Social Registry, NASSCO (National Sosial Safety Net Coordinating Office). Hadir mendampingi Sekjen, Kepala Biro Perencanaan, Adhy Karyono, Sekretaris Ditjen Penanganan Fakir Miskin (PFM), Nurul Farijati, dan Direktur PFM Wilayah I AM Asnandar.

Dalam sambutannya, Hartono menyatakan, sebagai negara berkembang, Nigeria juga tengah gencar mendorong program penanganan kemiskinan. 

"Kerja sama kali ini bisa bersifat best practice, bagaimana mengatasi kendala yang melingkupi pelaksanaan program perlindungan sosial di negara masing-masing. Kedua negara bisa saling melengkapi dan dapat melakukan perbaikan program menjadi lebih efektif," katanya.

Kepada delegasi Nigeria, Hartono menjelaskan kemajuan signifikan PKH. Indonesia memulai program PKH sejak tahun 2007 dengan hanya 340.000 KPM dan telah berkembang tahun 2019, mencakup 10 juta KPM.

Demikian juga dengan bantuan pangan telah menyelesaikan tahap transformasi dari bantuan Rastra menjadi BPNT, atau dalam bentuk cashless melalui E-warong untuk sebanyak 15,6 juta KPM.

"Dua program lain yang sedang kami kembangkan adalah pengelolaan basis data melalui aplikasi SIKS-NG dan Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) sebagai media untuk memfasilitasi pendaftaran bagi orang miskin yang exclusion error untuk mendapat akses program perlindungan sosial dan program penanganan kemiskinan lainnya," katanya.

baca juga

Sementara itu, Adhy Karyono menyatakan, delegasi Nigeria datang ke Indonesia sebagai negara yang dianggap sudah baik dalam mengembangkan program-program penanganan kemiskinan. Ini sejalan dengan upaya pemerintah Nigeria untuk membangun social protection di negaranya.

Mereka melihat Indonesia sudah membuat langkah maju.

"Di Indonesia, bantuan sosial yang cakupan penerimanya luas, didukung oleh basis data yang ter-update dengan baik, terintegrasi dengan bantuan sosial pangan bahkan disertai komponen kesehatan, pendidikan, dan sebagainya," kata Adhy.

Kemensos akan memfasilitasi delegasi Nigeria dengan menghadirkan para pejabat terkait di Kemensos untuk memberikan penjelasan terkait berbagai informasi yang dibutuhkan.

"Mereka akan kita ajak untuk melihat bagaimana kebijakan Indonesia dalam membangun sistem koordinasi dan integrasi kebijakan penanganan kemiskinan. Kita akan mengajak mereka melihat sistem call center PKH, pengelolan bantuan pendidikan dengan KIP di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan juga praktek di Kota Bogor," kata Adhy.

Menurutnya, Indonesia patut berbangga, sebab ini bukan pertama kali negara asing datang ke Kemensos untuk belajar tentang social protection. Sebelumnya sudah pernah beberapa negara seperti Bangladesh, India dan negara-negara Afrika.

"Ini pertanda baik, sebab sudah berkembang pandangan bahwa untuk belajar social protection yang komprehensif ya ke Indonesia," kata Adhy. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mensos Apresiasi Aksi Tagana dan KSB Bersihkan Sungai Citonjong

Mensos Apresiasi Aksi Tagana dan KSB Bersihkan Sungai Citonjong

News | Senin, 25 November 2019 | 09:58 WIB

Mensos Canangkan Kawasan Siaga Bencana di Pantai Selatan Pulau Jawa

Mensos Canangkan Kawasan Siaga Bencana di Pantai Selatan Pulau Jawa

News | Jum'at, 22 November 2019 | 19:28 WIB

Kegiatan Sosialisasi Program PFM Tahun 2020 Direktorat PFM Wilayah II

Kegiatan Sosialisasi Program PFM Tahun 2020 Direktorat PFM Wilayah II

News | Jum'at, 22 November 2019 | 15:46 WIB

Kemensos Mengadakan Pelatihan Manajemen Kasus bagi Pekerja Sosial

Kemensos Mengadakan Pelatihan Manajemen Kasus bagi Pekerja Sosial

News | Jum'at, 22 November 2019 | 15:40 WIB

Kemensos Bakal Modifikasi Program PKH dan BPNT Guna Tekan Kemiskinan

Kemensos Bakal Modifikasi Program PKH dan BPNT Guna Tekan Kemiskinan

News | Jum'at, 22 November 2019 | 14:07 WIB

ASEAN Pererat Kerja Sama dalam Upaya Perlindungan Sosial Anak

ASEAN Pererat Kerja Sama dalam Upaya Perlindungan Sosial Anak

News | Jum'at, 22 November 2019 | 13:50 WIB

Terkini

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:02 WIB

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:56 WIB

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:48 WIB

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:43 WIB

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:32 WIB

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:29 WIB

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:12 WIB

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:53 WIB

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45 WIB

×