Reuni 212 Hasilkan 29,5 Ton Sampah di Monas!

Tim Liputan Khusus | Suara.com

Senin, 02 Desember 2019 | 14:31 WIB
Reuni 212 Hasilkan 29,5 Ton Sampah di Monas!
Rizieq Shihab tiba-tiba muncul di acara Reuni 212 di Monas, Senin (2/12/2019). (Suara.com)

Suara.com - Reuni 212 yang digelar di kawasan lapangan silang, Monumen Nasional, Jakarta Pusat telah berakhir. Acara yang dimulai dengan salat tahajud pada pukul 03.00 WIB dini hari ini menghasilkan 29,5 ton sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Andono Warih mengatakan dari jumlah sampah itu, dipilah 1,18 ton. Sementara sisanya 28,3 ton dibuat ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi.

"Timbulan sampah 80 m3 atau 29,5 ton, dipilah 3,2 m3 atau 1,18 ton, sisa 76,8 m3 atau 28,3 ton ke Bantar Gebang," ujar Andono saat dihubungi, Senin (2/12/2019).

Untuk menangani jumlah sampah itu, pihaknya mengerahkan 425 petugas kebersihan gabungan. Petugas berasal dari Suku Dinas LH Jakpus, UPK Badan Air, PPSU, dan UPK Monas.

Selain itu dikerahkan juga Road sweeper delapan unit, compactor dua unit, truk an organil dua unit, tangki air kotor delapan unit, dan tangki air bersih empat unit.

Andono mengatakan proses pembersihan dimulai pukul 10.00 WIB ketika massa bubar. Selain itu ia menganggap tidak ada kesulitan yang berarti saat proses pelaksanaan.

"Pukul 10.00 WIB saat massa cair penangananan kebersihan bergerak. Pukul 13.00 WIB lokasi sudah steril," jelasnya.

Andono menjalaskan, selain dikirim ke Bantar Gebang, 1,18 ton sampah dikirim ke bank sampah terdekat. Ia juga menganggap banyak massa aksi yang membantu kegiatan pembersihan sampah.

"Petugas dipermudah oleh inisiatif peserta yang mengumpulkan sampah secara mandiri," pungkasnya.

Untuk diketahui acara Reuni Akbar 212 digelar sejak pukul 03.00 WIB di Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019) dini hari tadi. Acara tersebut di awali dengan salat Tahajud berjamaah.

Kekinian sejumlah peserta Reuni Akbar 212 pun telah membubarkan diri sejak pukul 08.56 WIB. Sementara, arus lalu lintas di sekitar Patung Kuda, Medan Merdeka Barat, sempat mengalami kemacetan sesaat para peserta membubarkan diri.

Terlihat beberapa kendaraan dari arah Jalan Medan Merdeka Barat menuju Bundaran Hotel Indonesia tampak tersendat lantaran jalan dipenuhi para peserta Reuni Akbar 212.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat: Reuni 212 Tak Berdampak Apapun

Pengamat: Reuni 212 Tak Berdampak Apapun

News | Senin, 02 Desember 2019 | 14:07 WIB

BKD Bela Anies ke Reuni 212 Pakai Baju Dinas: Tak Melanggar

BKD Bela Anies ke Reuni 212 Pakai Baju Dinas: Tak Melanggar

News | Senin, 02 Desember 2019 | 14:00 WIB

Pengamat: Reuni 212 Gerakan Politik

Pengamat: Reuni 212 Gerakan Politik

News | Senin, 02 Desember 2019 | 13:12 WIB

Mardani Terharu Reuni 212 Turut Doakan Jokowi - Ma'ruf Amin

Mardani Terharu Reuni 212 Turut Doakan Jokowi - Ma'ruf Amin

News | Senin, 02 Desember 2019 | 13:05 WIB

Alumni 212: Tak Adil Muslim Dituduh Radikal dan Lakukan Kekerasan

Alumni 212: Tak Adil Muslim Dituduh Radikal dan Lakukan Kekerasan

News | Senin, 02 Desember 2019 | 12:49 WIB

Terkini

Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan

Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:23 WIB

Komisi III DPR Tekankan Sinergi Polri-TNI Tangani Kasus Andrie Yunus Sesuai KUHAP Baru

Komisi III DPR Tekankan Sinergi Polri-TNI Tangani Kasus Andrie Yunus Sesuai KUHAP Baru

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:12 WIB

Tok! Komisi III DPR Resmi Bentuk Panja Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Tok! Komisi III DPR Resmi Bentuk Panja Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:06 WIB

Angin Kencang Picu Api Mengganas, Deretan Lapak di Kalideres Ludes Terbakar

Angin Kencang Picu Api Mengganas, Deretan Lapak di Kalideres Ludes Terbakar

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:06 WIB

Kapan Lebaran 2026? Arab Saudi Ajak Umat Muslim Pantau Hilal Pakai Teropong atau Mata Telanjang

Kapan Lebaran 2026? Arab Saudi Ajak Umat Muslim Pantau Hilal Pakai Teropong atau Mata Telanjang

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:00 WIB

Masyarakat Tetap Bisa Akses Layanan Informasi KPK saat Libur Panjang Nyepi dan Lebaran

Masyarakat Tetap Bisa Akses Layanan Informasi KPK saat Libur Panjang Nyepi dan Lebaran

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:57 WIB

AS dan Israel Dinilai Kewalahan Hadapi Iran, Pengamat Senior Ungkap Faktor Kunci Kekuatan

AS dan Israel Dinilai Kewalahan Hadapi Iran, Pengamat Senior Ungkap Faktor Kunci Kekuatan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:49 WIB

Posko Pengaduan Kasus Penyiraman Air Keras, Disebut Jadi Langkah Proaktif Polri

Posko Pengaduan Kasus Penyiraman Air Keras, Disebut Jadi Langkah Proaktif Polri

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:39 WIB

Spesifikasi GBU-72 Bom Bawah Tanah Amerika Serikat Jadi Senjata Kunci Perang Lawan Iran

Spesifikasi GBU-72 Bom Bawah Tanah Amerika Serikat Jadi Senjata Kunci Perang Lawan Iran

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:38 WIB

Identitas 4 Anggota BAIS TNI Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Ada Kapten

Identitas 4 Anggota BAIS TNI Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Ada Kapten

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:32 WIB