Polisi Intensifkan Penyelidikan Terkait Kasus Tewasnya Hakim Jamaludin

Chandra Iswinarno
Polisi Intensifkan Penyelidikan Terkait Kasus Tewasnya Hakim Jamaludin
Ilustrasi jenazah. (Shutterstock)

Dari hasil autopsi, petugas menemukan bekas jeratan di leher korban. Namun, hingga saat ini polisi masih mengumpulkan sejumlah bukti-bukti baru.

Suara.com - Kasus tewasnya Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin (55) yang ditemukan di areal perkebunan sawti pada Jumat (29/11/2019) lalu hingga kini masih terus diselidiki pihak kepolisian.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan intensif kepada sejumlah orang yang dimintai keterangan sebagai saksi.

“Sudah mengarah ke sana (orang dekat korban) dan masih melakukan penyelidikan intensif,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Eko Hartanto seperti diberitakan Kabarmedan.com-jaringan Suara.com pada Selasa (3/12/2019).

Dari hasil autopsi, petugas menemukan bekas jeratan di leher korban. Namun, hingga saat ini polisi masih mengumpulkan sejumlah bukti-bukti baru.

Meski begitu, Eko berjanji pihaknya berusaha secepat mungkin mengungkap kasus tersebut. Untuk itu, polisi berharap dukungan semua lapisan masyarakat.

“Kita juga menginginkan kasus dugaan pembunuhan itu tuntas dilakukan oleh tim penyelidikan Satuan Reskrim Polrestabes Medan,” jelasnya.

Untuk diketahui, Jamaluddin (55) ditemukan tewas di dalam mobil Toyota Land Cruiser bernomor polisi BK 77 HD di areal kebun sawit Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Jumat (29/11/2019).

Penemuan mayat tersebut berawal saat warga melaporkan adanya mobil yang masuk ke areal perkebunan sawit. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan warga kepada kepala desa dan diteruskan ke Polsek Kutalimbaru.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS