PKS Sebut Mega Rendahkan Prabowo soal Stateless, Gerindra: Jangan Nyinyir!

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Rabu, 04 Desember 2019 | 16:10 WIB
PKS Sebut Mega Rendahkan Prabowo soal Stateless, Gerindra: Jangan Nyinyir!
Prabowo Subianto dan Megawati bertemu. (istimewa)

Suara.com - Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade mengaku partainya tak melihat pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan Magawati telah menjatuhkan martabat Menhan Prabowo Subianto soal status stateless.

Hal yang disampaikan Andre berbanding terbalik dengan ucapan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera yang menilai Megawati dapat merendahkan derajat Prabowo.

Terkait hal ini, Andre menilai, sangat mustahil Megawati menjelek-jelekan nama Prabowo. Sebab, dia memandang kedua tokoh ini sudah lama menjadi teman baik.

"Bu Mega mungkin menjelaskan bahwa beliau membantu Pak Prabowo pulang ke Indonesia waktu Pak Prabowo waktu itu kesulitan untuk masuk ke Indonesia kembali setelah periode reformasi, mungkin itu maksud Bu Mega tanpa bermaksud merendahakn Pak Prabowo," kata Anndre di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (4/11/2019).

"Kami tahu persis Bu Mega dan Pak Prabowo sahabat, berhubungan sangat baik. Tidak mungkin Bu Mega ingin merendahkan Pak Prabowo," kata Andre.

Atas dasar itu, Andre juga menegaskan bahwa Prabowo tidak akan merespons pernyataan Megawati tersebut.

Dia pun meminta agar semua pihak lebih fokus bekerja ketimbang saling nyinyir. Sebagaimana diketahui, Mardani sebelumnya memandang perlu respon dari Prabowo terhadap pernyataan Megawati.

"Enggak perlu direspons lah, sekarang itu saatnya bekerja, gak nyinyir. Jadi siapa pun saatnya kita sekarang bekerja, tidak perlu nyinyir,” ujar Andre.

Soal status stateless, kata dia, Gerinda sangat berterima kasih dengan bantuan yan pernah diberikan Megawati.

baca juga

"Intinya kita tentu berterima kasih. Dan makanya hubungan Pak Prabowo dengan Bu Mega dan keluarga besarnya kan baik sampai sekarang," kata Andre.

Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri menceritakan kedekatannya dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang kini menjadi Menteri Pertahanan di Kabinet Presiden Joko Widodo.

Hal ini disampaikan Megawati di acara Presidential Lecture Internalisasi dan Pembumian Pancasila di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Megawati mengklaim langkahnya merangkul Prabowo merupakan caranya mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila implementasikan. Dia pun mengaku tak pernah menganggap Prabowo sebagai musuh.

"Karena kalau buat saya itu Pancasila saya, katanya musuh harus dirangkul. Kalau Prabowo musuh saya suruh dia (Prabowo) pulang, dulu saya ambil beliau (Prabowo) keleleran (terlantar)," kata dia.

Ketua Umum PDI Perjuangan itu mengaku ketika itu marah kepada Menteri Luar Negeri dan Panglima TNI karena Prabowo dibiarkan tidak memiliki kewarganegaraan atau stateless.

"Saya marah sebagai presiden, siapa yang buang beliau, stateless?tidak, saya marah pada Menlu, saya marah pada Panglima apa pun juga beliau (Prabowo) juga, beliau manusia Indonesia pula. Beri dia. Begitu itu tanggung jawab," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beberkan Status Stateless Prabowo, Gerindra Justru Terima Kasih ke Megawati

Beberkan Status Stateless Prabowo, Gerindra Justru Terima Kasih ke Megawati

News | Rabu, 04 Desember 2019 | 15:45 WIB

Singgung Luhut, PKS Minta Kantor Kementerian Bebas dari Politik Praktis

Singgung Luhut, PKS Minta Kantor Kementerian Bebas dari Politik Praktis

News | Rabu, 04 Desember 2019 | 13:42 WIB

Megawati Ungkap Prabowo Pernah Stateless, PKS: Merendahkan Derajat

Megawati Ungkap Prabowo Pernah Stateless, PKS: Merendahkan Derajat

News | Rabu, 04 Desember 2019 | 13:00 WIB

Jokowi, Megawati hingga Prabowo Hadiri Munas Golkar

Jokowi, Megawati hingga Prabowo Hadiri Munas Golkar

News | Selasa, 03 Desember 2019 | 19:29 WIB

Cerita Mega soal Status Stateless Prabowo: Dulu Saya Ambil karena Terlantar

Cerita Mega soal Status Stateless Prabowo: Dulu Saya Ambil karena Terlantar

News | Selasa, 03 Desember 2019 | 16:06 WIB

Nyentrik, Prabowo Pakai Topi Koboi Datangi Pameran Alpalhankam Dalam Negeri

Nyentrik, Prabowo Pakai Topi Koboi Datangi Pameran Alpalhankam Dalam Negeri

Video | Selasa, 03 Desember 2019 | 13:04 WIB

Bandingkan Anggaran Alutsista dengan Negara Jiran, Prabowo: Kita Terkecil

Bandingkan Anggaran Alutsista dengan Negara Jiran, Prabowo: Kita Terkecil

News | Selasa, 03 Desember 2019 | 12:28 WIB

Pakai Topi Koboi, Prabowo Kunjungi Pameran Alpalhankam Dalam Negeri

Pakai Topi Koboi, Prabowo Kunjungi Pameran Alpalhankam Dalam Negeri

News | Selasa, 03 Desember 2019 | 11:37 WIB

Tolak Usul Jabatan Presiden 3 Periode, PKS Minta Jokowi Cek Koalisi Sendiri

Tolak Usul Jabatan Presiden 3 Periode, PKS Minta Jokowi Cek Koalisi Sendiri

News | Senin, 02 Desember 2019 | 21:16 WIB

Sindir Prabowo Lindungi RI dari Asing: Ferdinand PD Disemprot oleh Gerindra

Sindir Prabowo Lindungi RI dari Asing: Ferdinand PD Disemprot oleh Gerindra

News | Senin, 02 Desember 2019 | 12:10 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×