facebook

Polisi: 8 dari 9 Tahanan Kabur di Polsek Pangkalan Kerinci Riau Tertangkap

Bangun Santoso
Polisi: 8 dari 9 Tahanan Kabur di Polsek Pangkalan Kerinci Riau Tertangkap
Ilustrasi tahanan kabur dari penjara [shutterstock]

Meski mengklaim telah menangkap para tahanan kabur itu, polisi belum mengungkap identitas mereka

Suara.com - Kapolda Riau Inspektur Jenderal Polisi Agung Setya Imam Effendi mengatakan telah menangkap delapan dari sembilan tahanan Polsek Pangkalan Kerinci, Pelalawan yang kabur akhir pekan lalu.

"Tinggal satu lagi. Kami akan segera tangkap," Kata Agung kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu (4/12).

Dia mengatakan polisi masih terus memburu tahanan berbagai kasus kejahatan yang melarikan diri dengan cara menjebol sel dan tembok tahanan tersebut.

Usai kejadian, dia mengatakan akan melaksanakan evaluasi kepada jajaran agar kejadian yang sama tidak terulang kembali.

Baca Juga: Jebol Tembok Rutan, 9 Tahanan Polsek Pangkalan Kerinci Kabur

"Itu perlu kami lihat kembali, Polsek itu seperti apa kondisinya. Kami tahu bahwa mereka (tahanan) mengelabui sistem pengamanan di tahanan. Tentu kami akan lebih tingkatkan pengamanan di waktu yang akan datang," katanya sebagaimana dilansir Antara, Kamis (5/12).

Polda Riau sebelumnya sempat membisu terkait kaburnya sembilan tahanan Mapolsek Pangkalan Kerinci yang terjadi pada Jumat (29/11) dini hari, pukul 03.05 WIB.

Meski menyatakan telah menangkap delapan tahanan yang kabur, Polisi hingga kini belum mengungkap identitas mereka.

Sebelumnya diberitakan sembilan tahanan Polsek Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, kabur dari ruang tahanan Polsek pada Jumat dini hari atau sekitar pukul 03.05 WIB.

Kaburnya tahanan itu diketahui oleh seorang pedagang yang berada di samping Mapolsek Pangkalan Kerinci dan kemudian melaporkannya kepada polisi.

Baca Juga: Diduga Hipnotis Petugas, Dua Tahanan Kabur dari Rutan Mapolresta Denpasar

Saat itu saksi mengaku melihat ada sembilan orang yang diduga tahanan berada di lorong di samping Markas Polsek Pangkalan Kerinci.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar