PSI Tolak Formula E di Jakarta, Ketua DPRD: Mereka Akan Mengerti

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 05 Desember 2019 | 21:02 WIB
PSI Tolak Formula E di Jakarta, Ketua DPRD: Mereka Akan Mengerti
Ketua DPRD Jakarta Prasetio Edi Marsudi. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Ketua DPRD Jakarta Prasetio Edi Marsudi tidak mempersoalkan fraksi PSI yang menolak Jakarta menjadi tuan rumah ajang balap mobil listrik, formula E pada 2020. Prasetio menganggap partai yang diketuai Grace Natalie itu nantinya akan mengerti dan menerimanya.

Praseto menuturkan, Jakarta tidak asal-asalan dalam menggelar acara tahunan ini. Menurutnya banyak dampak positif yang akan diterima masyarakat Jakarta.

"Silahkan (PSI tolak). Kalau ada penjelasan positif pasti mereka akan ngerti. Ini bukan semena-mena," ujar Prasetio di gedung DPRD Jakarta, Jumat (5/12/2019).

Politikus PDI Perjuangan menyebut hal yang harus disoroti bukan hanya ajang balapnya saja. Menurutnya formula E dapat mendorong devisa pariwisata bagi DKI Jakarta.

"Jadi kita jangan formula E-nya yang kita ini (persoal) kan, tapi bagaimana pariwisata ini kita target devisanya gitu loh, karena kalau tidak dibarengin oleh satu promosi yang baik tentang Jakarta," jelasnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kemeja biru) memantau balapan mobil listrik Formula E di Brooklyn Street Circuit, New York. (Facebook/Anies Baswedan)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kemeja biru) memantau balapan mobil listrik Formula E di Brooklyn Street Circuit, New York. (Facebook/Anies Baswedan)

Prasetio mengatakan pihaknya akan mendorong Gubernur Jakarta Anies Baswedan beserta pihak yang terkait untuk menyiapkan lokasi lainnya agar bisa menampung para turis dari luar negeri. Dengan demikian, dampaknya akan terasa bagi masyarakat segala golongan.

"Jakarta, Indonesia itu baik dan pariwisatanya banyak, ada makanan enak, ada pulau yang baik. Orang kan selama ini tahunya Bali, dia enggak tahu kalau Kepulauan Seribu ada ikan banyak, ada hiu banyak ada penginapan baik," pungkasnya.

Sebelumnya, Fraksi PSI di DPRD Jakarta menyatakan menolak ajang balap mobil lisrik, Formula E yang akan digelar di Jakarta 2020 mendatang. Salah satu alasannya karena masih banyak warga Jakarta yang masih kebutuhan sanitasi seperti jamban untuk buang air yang belum terpenuhi.

Hal ini diungkap oleh Sekretaris fraksi PSI di DPRD Jakarta, Anthony Winza saat menyampaikan pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda tentang APBD Jakarta tahun 2020. Dalam penyampaiannya, Anthony berbicara soal keadilan bagi warga Jakarta.

baca juga

Menurutnya penyelenggaraan formula E hanya bisa dinikmati oleh masyarakat kalangan menengah ke atas. Sementara ia mencontohkan masih ada warga yang lebih memikirkan cara buang air di jamban dari pada menyaksikan formula E.

"Boro-boro berharap bisa menonton festival balapan mobil, untuk buang air besar saja mereka harus balapan karena jamban masih jadi rebutan," ujar Anthony di ruang rapat paripurna gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (4/12/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tolak Formula E, PSI: Masih Banyak Warga yang Rebutan Jamban

Tolak Formula E, PSI: Masih Banyak Warga yang Rebutan Jamban

News | Rabu, 04 Desember 2019 | 20:59 WIB

Anies Bantah Formula E di Jakarta Akan Berdampak Pada Program Pendidikan

Anies Bantah Formula E di Jakarta Akan Berdampak Pada Program Pendidikan

News | Selasa, 03 Desember 2019 | 19:58 WIB

Sempat Defisit Rp 10 T, Ketua DPRD: Eksekutif Jangan Ngumpetin Anggaran

Sempat Defisit Rp 10 T, Ketua DPRD: Eksekutif Jangan Ngumpetin Anggaran

News | Kamis, 28 November 2019 | 17:49 WIB

Terkini

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa

Jatim | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×