Diprotes Ormas Islam, Menag Enggan Cabut Peraturan Majelis Taklim

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 09 Desember 2019 | 12:17 WIB
Diprotes Ormas Islam, Menag Enggan Cabut Peraturan Majelis Taklim
Menteri Agama Fachrul Razi di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2019). (Suara.com/M Yasir).

Suara.com - Menteri Agama (PMA) Nomor 29 tahun 2019 tentang Majelis Taklim menuai banyak protes terutama dari kalangan organisasi masyarakat berbasis Islam. Mendengar hal tersebut Menteri Agama (Menag) Fachrul Rozi menegaskan tidak akan mencabut peraturan tersebut.

Menurut Fachrul, bahwa peraturan tentang Majelis Taklim sudah bagus untuk diterapkan. Maka dari itu tidak ada alasan baginya untuk membatalkan peraturan tersebut.

"Saya enggak ada niat sedikitpun untuk mencabut itu, sudah bagus," kata Fachrul saat ditemui di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).

Salah satu pihak yang memprotes ialah datang dari ormas Islam Rabithah Alawiyah. Ketua Umum Rabithah Alawiyah Habib Zen Bin Smith menilai kalau peraturan Majelis Taklim menjadi bukti pemerintah akan mengawasi umat Islam.

Menanggapi hal tersebut, Fachrul malah mempertanyakan balik terkait dengan pasal yang mangandung pemerintah akan mengawasi Majelis Taklim. Lagipula ia mengklaim kalau banyak pihak yang sudah mendukung adanya peraturan tersebut.

"Pasal mana yang mengawasi, enggak ada, ada pasal yang mengawasi bagus banget kok," katanya balik bertanya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum Rabithah Alawiyah Habib Zen Bin Smith meminta kepada pemerintah untuk tidak membuat kebijakan-kebijakan yang malah membuat umat Islam di Indonesia menjadi resah.

Dirinya tidak ingin apabila organisasi-organisasi masyarakat Islam, ulama, hingga habaib malah dicurigai tidak setia kepada NKRI.

Habib Zen memahami kemungkinkan kalau pemerintah memunculkan kebijakan-kebijakan guna mewujudkan hal-hal yang baik bagi bangsa dan tanah air. Akan tetapi ia meminta kepada pemerintah untuk bisa membuat kebijakan yang malah dianggap mencurigai para ormas Islam.

baca juga

"Janganlah ormas-ormas Islam yang di dalamnya bernaung para ulama, habaib serta dai dicurigai seakan-akan tidak mendukung pemerintah dan merongrong NKRI," kata Habib Zen.

Habib Zen meyakini apabila unsur-unsur yang tadi disebutkan tidak akan mengkhianati pengorbanan daripada pahlawan-pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Ketika ditanya seusai acara, Habib Zen mengungkapkan bahwa salah satu kebijakan pemerintah yang membuat resah ialah Peraturan Menteri Agama (PMA) tentang Majelis Taklim.

Kata dia, PMA itu malah membuat umat Islam beranggapan seolah-olah pemerintah mengawasi jalannya Majelis Taklim yang mayoritas dikelola oleh masyarakat secara mandiri.

"Niatnya katanya tidak ada suatu hal yang... tapi orang mulai sudah trauma sendiri seakan-akan Majelis Taklim itu diawasi," ujarnya.

Padahal menurutnya, masih banyak permasalahan di Indonesia yang seharusnya bisa menjadi perhatian pemerintah untuk segera diselesaikan semisal kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden PKS soal PMA Majelis Taklim: Mengingatkan Kita ke Zaman Orba

Presiden PKS soal PMA Majelis Taklim: Mengingatkan Kita ke Zaman Orba

News | Rabu, 04 Desember 2019 | 23:50 WIB

GP Ansor soal PMA Majelis Taklim: Terlalu Remeh Menag Ngurusin Begituan

GP Ansor soal PMA Majelis Taklim: Terlalu Remeh Menag Ngurusin Begituan

News | Rabu, 04 Desember 2019 | 22:11 WIB

Kasus Jual Beli Jabatan, Eks Menag Lukman Jadi Saksi Romahurmuziy

Kasus Jual Beli Jabatan, Eks Menag Lukman Jadi Saksi Romahurmuziy

News | Rabu, 04 Desember 2019 | 11:54 WIB

Eks Menag Lukman Hakim Jadi Saksi Korupsi Romahurmuziy Hari Ini

Eks Menag Lukman Hakim Jadi Saksi Korupsi Romahurmuziy Hari Ini

News | Rabu, 04 Desember 2019 | 11:08 WIB

Terbitkan Peraturan Soal Majelis Taklim, Gerindra: Menag Tak Usah Lebay!

Terbitkan Peraturan Soal Majelis Taklim, Gerindra: Menag Tak Usah Lebay!

News | Selasa, 03 Desember 2019 | 16:32 WIB

Fadli Zon: PMA Majelis Taklim Terpapar Islamophobia

Fadli Zon: PMA Majelis Taklim Terpapar Islamophobia

News | Selasa, 03 Desember 2019 | 15:35 WIB

PBNU Minta Kemenag Jangan Repotkan Masyarakat soal Majelis Taklim

PBNU Minta Kemenag Jangan Repotkan Masyarakat soal Majelis Taklim

News | Selasa, 03 Desember 2019 | 10:59 WIB

Terkini

Mengurai Mitos, Ritual Sesat, dan Pengusiran Setan di Film The Tao Exorcist

Mengurai Mitos, Ritual Sesat, dan Pengusiran Setan di Film The Tao Exorcist

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:56 WIB

Pria di Medan Ditangkap gegara Jual Video Porno Sesama Jenis Lewat Aplikasi

Pria di Medan Ditangkap gegara Jual Video Porno Sesama Jenis Lewat Aplikasi

Sumut | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:54 WIB

BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo

BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo

Malang | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:53 WIB

Prabowo Didesak Alihkan Kasus Febrie ke KPK, Penanganan Kejagung Dinilai Tak Profesional

Prabowo Didesak Alihkan Kasus Febrie ke KPK, Penanganan Kejagung Dinilai Tak Profesional

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Mazda Pajang Lima Instalasi Seni Berbahan Daur Ulang di GIIAS 2026

Mazda Pajang Lima Instalasi Seni Berbahan Daur Ulang di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Aksi Bek Vietnam Cium Jimat Kim Sang-sik Usai Gulung Timnas Indonesia 3-0

Aksi Bek Vietnam Cium Jimat Kim Sang-sik Usai Gulung Timnas Indonesia 3-0

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Sidang Lanjutan Banding Nadiem Digelar 12 Agustus, 2 Saksi dari GoTo Akan Diperiksa

Sidang Lanjutan Banding Nadiem Digelar 12 Agustus, 2 Saksi dari GoTo Akan Diperiksa

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Uang Cash Mulai Jarang di Dompet: Siapkah Kita Menjadi Masyarakat Cashless?

Uang Cash Mulai Jarang di Dompet: Siapkah Kita Menjadi Masyarakat Cashless?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:45 WIB

Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang

Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang

Surakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Ekosistem Pembiayaan di Jawa Timur

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Ekosistem Pembiayaan di Jawa Timur

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:42 WIB

×