Petani di Riau Tulis Surat Wasiat Kebun Sawit Lalu Nekat Bunuh Diri

Bangun Santoso

Selasa, 10 Desember 2019 | 07:32 WIB
Petani di Riau Tulis Surat Wasiat Kebun Sawit Lalu Nekat Bunuh Diri
Jasad petani di Riau yang tewas diduga bunuh diri saat dievakuasi. (Foto: via Riauonline.co.id)

Suara.com - Seorang petani bernama Daryono alias Iyon (52) ditemukan meninggal dunia di dalam parit, Desa Sungai Cingam, Kecamatan Rupat, Bengkalis, Riau pada Jumat pekan lalu. Korban diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun.

Penemuan jasad korban sempat menghebohkan warga. Bukan hanya kematian korban yang tak wajar, kematian korban pun meninggalkan cerita. Di mana, sebelum mengakhiri hidupnya, korban sempat menuliskan sepucuk surat yang ditinggalkannya di sebuah pondok kebun sawit miliknya.

Kapolres Bengkalis, AKBP Sigit Adiwuryanto melalui Kasubag Humas Polres Iptu Buha Purba mengatakan, sepucuk surat itu diduga ditulis oleh korban dan ditujukan kepada istri dan anak-anaknya.

Sepucuk surat itu bertuliskan: "Siapa yang bawa tolong kasih tau wasiat ini buat istriku, aku minta maaf aku hidup gak ada gunanya lagi tolong jaga anak-anak dan kebun sawit bagi yang adil sisakan buat kamu. aku kat pantai bawa racun lempeng."

"Bermula dari surat tersebut, Bhabinkamtibmas bersama warga melakukan pencarian, namun tidak satupun ditemukan tanda-tanda mencurigakan di pondok korban tersebut," ujar Buha Purba, dalam keterangan tertulisnya sebagaimana dilansir Riauonline.co.id (jaringan Suara.com), Minggu (8/12/2019).

Selanjutnya, saat warga hendak pulang dan melewati kebun korban. Tercium aroma tak sedap dari arah parit.

"Saksi bersama warga lainnya berhenti dan mencari arah bau busuk tersebut. Ditemukan di dalam parit ada mayat yang sudah mengeluarkan bau busuk dalam keadaan telentang," ujar Buha Purba.

Temuan itu langsung dilaporkan ke aparat kepolisian setempat.

Guna memastikan penyebab meninggalnya korban, jasad korban kemudian dievakuasi menuju puskesmas setempat untuk dilakukan visum.

baca juga

"Hasil yang disampaikan oleh dr Sanggam Malau, di sekujur tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, dan diperkirakan korban meninggal sudah dua hari yang diduga keracunan," imbuh Buha Purba.

*****

Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lima Pemburu Harimau Sumatera Ditangkap di Riau

Lima Pemburu Harimau Sumatera Ditangkap di Riau

News | Minggu, 08 Desember 2019 | 09:09 WIB

Pegawai Karaoke Bakar Diri, Polisi: Dia Banyak Utang, Dicari-cari Orang

Pegawai Karaoke Bakar Diri, Polisi: Dia Banyak Utang, Dicari-cari Orang

News | Sabtu, 07 Desember 2019 | 20:04 WIB

Tertimbun Longsor Selama 4 Hari, Ayah dan Anak Tewas Mengenaskan

Tertimbun Longsor Selama 4 Hari, Ayah dan Anak Tewas Mengenaskan

News | Jum'at, 06 Desember 2019 | 21:59 WIB

Jaksa Ungkap Aliran Duit Suap Izin Reklamasi Gubernur Kepri Nurdin Basirun

Jaksa Ungkap Aliran Duit Suap Izin Reklamasi Gubernur Kepri Nurdin Basirun

News | Jum'at, 06 Desember 2019 | 15:13 WIB

Mayat Wanita Tinggal Tengkorak Tapi Masih Pakai Baju Ditemukan Bocah

Mayat Wanita Tinggal Tengkorak Tapi Masih Pakai Baju Ditemukan Bocah

News | Jum'at, 06 Desember 2019 | 14:18 WIB

Bunuh Diri Loncat dari Hotel Lantai 24, Pria Ini Ingin Donorkan Organ Tubuh

Bunuh Diri Loncat dari Hotel Lantai 24, Pria Ini Ingin Donorkan Organ Tubuh

News | Jum'at, 06 Desember 2019 | 14:05 WIB

Penyakit Tak Sembuh, Mbah Parni Gantung Diri Dekat Pohon Kelor

Penyakit Tak Sembuh, Mbah Parni Gantung Diri Dekat Pohon Kelor

Jogja | Kamis, 05 Desember 2019 | 11:29 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×