Pria Ini Bayar DP Motor Rp 14 Juta Pakai Uang Logam, Bawa Duit Sekeranjang

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Sabtu, 14 Desember 2019 | 01:00 WIB
Pria Ini Bayar DP Motor Rp 14 Juta Pakai Uang Logam, Bawa Duit Sekeranjang
Dealer menghitung uang logam Rp 14 juta. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Pria Ini Bayar DP Motor Rp 14 Juta Pakai Uang Logam, Bawa Duit Sekeranjang

Transaksi jual beli motor pada umumnya menggunakan uang tunai maupun sistem debit. Namun, apa jadinya jika transaksi motor dilakukan oleh pembeli dengan menggunakan uang logam?

Kejadian itu rupaya baru-baru terjadi di sebuah dealer motor di daerah Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Seorang pria menggunakan uang logam untuk pembayaran DP motor senilai Rp 14 juta.

Menurut Sales Counter, Dika Mulya Prasetia pembeli bernama Syukron itu mendatangi dealernya pada Kamis 12 Desember 2019. Pria tersebut datang menanyakan motor sport matic terbaru (Honda ADV 150).

 Uang logam Rp 14 juta untuk bayar DP motor. (Suara.com/Rambiga)
Uang logam Rp 14 juta untuk bayar DP motor. (Suara.com/Rambiga)

"Dateng ke sini nanya motor ADV. Terus nanya di sini bisa terima uang DP-nya receh ga ya, saya bilang bisa juga saya pikir recehnya itu uang kertas kan," kata Dika, dikonfimasi, Jumat (13/12/2019).

Dika awalnya mengira uang receh yang akan dibawakan pembelinya berupa uang kertas yang umumnya untuk transaksi motor. Namun, nyatanya uang tersebut dalam betuk logam senilai Rp 14 juta.

"Pas dibawa gitu tahunya uang logam Rp 1.000 sama Rp 500 pakai keranjang baju besar. Karena memang bagian dari pelayanan kita, selama uang itu masih berlaku ya tetap kita terima," ungkapnya.

Untuk memastikan jumlahnya, Dika bersama karyawan lain bergantian mencoba menghitung kembali uang logam tersebut. Proses penghitungan uang pun baru selesai sekitar 6 jam kemudian.

"Jumlah uang logamnya Rp 14 juta. Tapi untuk memastikan lagi kita coba hitung kembali dari jam setengah 10 sampai ja 4 sore. Yang hitung ada tiga orang, ganti-gantian itu juga," jelas Dika.

Motor tersebut, tambah Dika, dibeli atas nama mertua sang pembeli. Kepadanya, uang tersebut diakui merupakan hasil tabungan uang logam di galon air mineral selama 4 tahun dengan total Rp 15 juta.

"Bingung uangnya buat apa jadi buat DP motor," tandasnya.

Kontributor : Rambiga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perluas Jaringan, Mitsubishi Perkenalkan Xpander Cross

Perluas Jaringan, Mitsubishi Perkenalkan Xpander Cross

Otomotif | Selasa, 19 November 2019 | 12:00 WIB

Temuan Seru: Putra Bangsa Ciptakan Helm dari Tandan Kelapa Sawit

Temuan Seru: Putra Bangsa Ciptakan Helm dari Tandan Kelapa Sawit

Otomotif | Rabu, 28 Agustus 2019 | 14:08 WIB

Duh, Belum Sebulan Keluar Dealer, Mobil Porsche Lakalantas di Magetan

Duh, Belum Sebulan Keluar Dealer, Mobil Porsche Lakalantas di Magetan

Otomotif | Minggu, 04 Agustus 2019 | 21:00 WIB

Terkini

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:06 WIB

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:45 WIB

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:41 WIB

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:37 WIB

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:27 WIB