Eks TGUPP DKI Ungkap 7 Calon Pemimpin Indonesia, Cendekiawan NU Buka Suara

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita
Eks TGUPP DKI Ungkap 7 Calon Pemimpin Indonesia, Cendekiawan NU Buka Suara
Presiden Joko Widodo saat menghadiri Rakornas Indonesia Maju antara Pemerintah Pusat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11).[ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

"Semoga persaingan yang jujur dan adil mematangkan mereka dan memberi RI yang terbaik," cuit Marco.

Suara.com - Mantan Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta, Marco Kusumawijaya menilai Indonesia memiliki sejumlah sosok berpengaruh pasca pemerintahan Presiden Jokowi Jilid 2, pada tahun 2024 mendatang. Para sosok berpengaruh tersebut berjumlah tujuh orang.

Pernyataan ini disampaikan Marco melalui jejaring Twitter pribadinya @mkusumawijaya, Senin (15/12/2019). Tanpa membeberkan alasannya, Marco lantas menyebutkan ketujuh sosok tersebut.

Ia pun menawarkan warganet untuk melengkapi nama-nama calon pemimpin masa depan, guna melengkapi pendapatnya.

"Apakah ada harapan bagi masa depan Indonesia pasca 2024? Ada! Anies, Sandi, dua Emil, AHY, Puan....(tambahkan)," tulis Marco.

Setelah menyebut kandidat calon pemimpin masa depan, Marco pun berharap, orang-orang pilihannya itu nantinya mampu bersaing sehat demi kepentingan bangsa. Di samping itu, mereka juga diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh provokasi negatif yang berasal dari lingkungan terdekat.

"Semoga persaingan yang jujur dan adil mematangkan mereka dan memberi RI yang terbaik. Semoga mereka tidak dipengaruhi unsur-unsur jahat di kalangan orang dekat mereka," imbuhnya.

Cuitan Marco itu pun tak ayal menuai perhatian warganet. Banyak dari mereka yang kemudian memberikan tanggapan atas cuitan tersebut.

"Anies Ok, Sandi Ok, Emil Nok, E Dardak Ok, Ganjar Nok, AHY Ok, Puan Nok," tu;is @abdi****.

"Tapi kalau PT nya tetap 20% ya percuma, semoga cepat-cepat dihapus deh," timpal @Tyrant****.

Ulil Abshar Abdalla balas cuitan Marco. (Twitter/@ulil)
Ulil Abshar Abdalla balas cuitan Marco. (Twitter/@ulil)

Tanggapan juga diberikan oleh cendekiawan NU Ulil Abshar Abdalla. Ia merasa tidak memiliki keyakinan kuat seperti Marco mengenai sejumlah calon pemimpim Indonesia.

Ulil menilai, kedepannya tetap bakal tercipta kubu-kubu pendukung tokoh tertentu seperti yang terjadi pada Pilpres 2019.

"Saya tidak seoptimis Anda Mas. Saya menduga, polorisasi ala cebong-kampret masih terung berlangsung dengan warna yang berbeda," balas Ulil.

Kendati begitu, Marco Kusumawijaya belum memberikan komentar untuk tanggapan Ulil Abshar.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS