Aksi Protes UU Baru di India Makin Memanas, Bus dan Stasiun Dibakar

Bangun Santoso

Senin, 16 Desember 2019 | 03:02 WIB
Aksi Protes UU Baru di India Makin Memanas, Bus dan Stasiun Dibakar
Para pemrotes membakar gambar Menteri Dalam Negeri India Amit Shah sebagai bentuk protes atas pengesahan UU Kewarganegaraan baru yang dinilai anti-Muslim. (Foto: AFP)

Suara.com - Aksi protes menentan undang-undang kewarganegaraan baru di India memasuki hari keempat. Aksi tersebut makin meluas dan berakhir ricuh, sedikitnya 10 bus dan enam stasiun kereta api dibakar dan dirusak massa pada Sabtu (14/12/2019).

Pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan undang-undang baru itu akan menyelamatkan kelompok-kelompok minoritas agama seperti Hindu dan Kristen dari persekusi di Pakistan, Bangladesh dan Afghanistan --yang bertetangga dengan India-- dengan menawarkan mereka jalan untuk memperoleh kewarganegaraan India.

Tetapi para pengeritik mengatakan undang-undang tersebut, yang tidak membuat ketentuan sama bagi kaum Muslim, melemahkan fondasi sekuler India.

Pemberlakuan UU itu telah menyulut protes-protes di seantero India, tetapi bagian timur negara itu, tempat gerakan-gerakan menentang imigran Bangladesh telah berkecamuk selama beberapa dekade, termasuk di antara yang paling buruk.

Pada Sabtu, para pemerotes membakar sedikitnya 15 bus di jalan bebas hambatan di negara bagian Bengal Barat, sekitar 20 km dari Kalkuta, ibu kota negara bagian itu, kata sejumlah perwara polisi. Akibat peristiwa itu lalulintas, kemacetan terjadi selama beberapa jam.

Sejumlah stasiun kereta di negara bagian itu dirusak dan dibakar. Akibatnya banyak kereta yang menempuh jarak jauh membatalkan keberangkatan, kata Sanjoy Gosh, juru bicara Jalur Kereta Api Tenggara, kepada Reuters, dan menambahkan sulit untuk mengatakan kapan layanan kembali normal.

Di negara bagian Uttar Pradesh, yang terpadat penduduknya di India, mahasiswa di Aligarh Muslim University (AMU), institusi terkenal yang didirikan tahun 1920, memperotes UU kewarganegaraan itu dan memobilisais kaum Muslim untuk ikut berunjuk rasa pada Ahad.

"Dengan disahkannya RUU itu komunitas Muslim takut dan sekarang sudah disahkan menjadi UU yang bersifat diskrimatif," kata Sharjeel Usmani, mahasiswa S1 AMU. "Kami akan memperotes UU agar ditarik."

Aksi-aksi serupa juga terjadi beberapa kota Uttar Pradesh, termasuk Kota Suci Hindu Prayagraj, yang sebelumnya bernama Allahhabad. Gerakan nasional Hindu di negara bagian itu mengubahnya tahun 2018.

baca juga

Di jantung New Delhi, Ibu Kota India, ratusan mahasiswa berkumpul di dalam dan luar pintu gerbang Jamia Milia University. Mereka berpidato dan mengadakan protes-protes damai terhadap UU kewarganegaraan tersebut di bawah penjagaan ketat polisi.

Polisi pada Jumat menembakkan gas air mata dan menggunakan alat pemukul untuk membubarkan sejumlah mahasiswa yang berdemonstrasi di Jamia. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dianggap Anti-Muslim, UU Kewarganegaraan Baru di India Menuai Protes Besar

Dianggap Anti-Muslim, UU Kewarganegaraan Baru di India Menuai Protes Besar

News | Minggu, 15 Desember 2019 | 07:37 WIB

Sebut Perkosaan Tanpa Kekerasan Harusnya Legal, Sineas Film Dikecam

Sebut Perkosaan Tanpa Kekerasan Harusnya Legal, Sineas Film Dikecam

News | Senin, 09 Desember 2019 | 21:22 WIB

Miris, Perempuan Korban Pemerkosaan Tewas Dibakar Saat akan Jalani Sidang

Miris, Perempuan Korban Pemerkosaan Tewas Dibakar Saat akan Jalani Sidang

News | Minggu, 08 Desember 2019 | 07:53 WIB

Polisi Tembak Mati 4 Pemerkosa Dokter Hewan di India

Polisi Tembak Mati 4 Pemerkosa Dokter Hewan di India

News | Jum'at, 06 Desember 2019 | 15:28 WIB

Gadis Korban Perkosaan Dibakar Hidup-hidup saat Menuju Persidangan

Gadis Korban Perkosaan Dibakar Hidup-hidup saat Menuju Persidangan

News | Jum'at, 06 Desember 2019 | 14:40 WIB

Buron Pemerkosaan, Pemuka Agama di India Umumkan Bikin Negara Sendiri

Buron Pemerkosaan, Pemuka Agama di India Umumkan Bikin Negara Sendiri

News | Kamis, 05 Desember 2019 | 18:37 WIB

Temuan Jenazah Perempuan Bikin Geger, Diduga Diperkosa lalu Dibakar

Temuan Jenazah Perempuan Bikin Geger, Diduga Diperkosa lalu Dibakar

News | Rabu, 04 Desember 2019 | 15:15 WIB

Terkini

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Meneladani Spirit Pemimpi di Negeri Orang dalam Buku Lost in the USA

Meneladani Spirit Pemimpi di Negeri Orang dalam Buku Lost in the USA

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya

BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:29 WIB

2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita

2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Suharyanto Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Bencana

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Suharyanto Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Bencana

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja

Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida

Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida

Bali | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Bagaimana Cara Mengecek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak?

Bagaimana Cara Mengecek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI

Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:18 WIB

BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM

BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM

Batam | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:16 WIB

×