CEK FAKTA: Muslimah Cantik Uighur Tewas Disiksa dan Diperkosa, Benarkah?

Rendy Adrikni Sadikin | Rifan Aditya | Suara.com

Sabtu, 21 Desember 2019 | 13:28 WIB
CEK FAKTA: Muslimah Cantik Uighur Tewas Disiksa dan Diperkosa, Benarkah?
Tangkapan layar konten cek fakta, muslimah Uyghur tewas disiksa dan ciperkosa (turbackhoax.id)

Suara.com - Konten-konten yang dikaitkan dengan komunitas muslim Uighur banyak tersebar luas di lini masa media sosial di Indonesia. Kali ini muncul foto yang dinarasikan sebagai muslimah Uighur yang tewas disiksa dan diperkosa.

Foto tersebut diunggah oleh akun Facebook Berita Luar dan Dalam negri pada Kamis (19/12/2019).

Akun tersebut mengunggah dua foto wanita. Foto pertama merupakan wanita memakai busana tradisional. Sementara gambar yang kedua terlihat seorang wanita yang lehernya digantung batu bata.

Saat tangkapan layar diambil postingan itu telah dibagikan 677 kali. Selain itu terdapat narasi sebagai berikut.

“Inilah Fatimah Aynur, Muslimah Canti
Uyghur yang syahid mempertahan Iman islamnya.
Fatimah tewas di siksa, diperkosa dan dibunuh oleh komunis china.
Syurga Alloh menantimu wahai Saudariku Aamiin.
#SeveUyghur
#WeStandWithUyghur”

Tangkapan layar konten cek fakta, muslimah Uyghur tewas disiksa dan ciperkosa (turbackhoax.id)
Tangkapan layar konten cek fakta, muslimah Uyghur tewas disiksa dan diperkosa (turbackhoax.id)

Benarkah foto ini berkaitan dengan muslimah Uighur yang tewas disiksa dan diperkosa?

Penjelasan

Hasil penelusuran turnbackhoax.id--jaringan Suara.com, faktanya ternyata gambar yang menggabungkan dua foto tersebut sama sekali tidak berhubungan.

Foto wanita mengenakan gaun panjang adalah model yang memperagakan gaya berpakaian wanita Uighur pada era 1910-an. Foto tersebut dimuat salah satunya oleh akun Facebook terverifikasi milik China Xinhua News pada 20 Juli 2017.

Ini merupakan foto karya Mewlan Turaq dari Kashgar yang diberi nama “Potret Kecantikan Wanita Uighur selama 100 Tahun”. Ia menciptakan foto itu untuk menggambarkan perubahan gaya etnik di kampung halamannya mulai tahun 1910-an hingga tahun 2010-an dengan tujuan menampilkan kecantikan wanita Uighur.

Sementara foto wanita yang lehernya digantungi batu bata adalah lukisan ilustrasi penyiksaan yang dialami oleh Ge Ling, seorang apoteker di Kabupaten Yongxiu. Ge Ling adalah salah satu penganut Falun Gong yang tidak ada kaitannya sama sekali Uighur.

Ilustrasi penyiksaan tersebut menggambarkan bentuk penyiksaan terhadap Ge, yakni tangannya ditekuk ke belakang dan diikat ke rangka pintu.

Kesimpulan

Konten yang dibagikan oleh akun Facebook Berita Luar dan Dalam negri tersebut termasuk dalam kategori konten yang menyesatkan. Kedua foto itu tidak berhubungan sama sekali.

Foto wanita mengenakan gaun panjang adalah model yang memperagakan gaya berpakaian wanita Uighur pada era 1910-an. Sementara foto wanita yang digantungi batubata itu adalah lukisan ilustrasi penyiksaan yang dialami oleh Ge Ling, seorang penganut Falun Gong, yang tidak ada kaitannya dengan Uighur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bela Uighur Ozil Didepak dari PES 2020, Egy Diganjar Penghargaan

Bela Uighur Ozil Didepak dari PES 2020, Egy Diganjar Penghargaan

Bola | Sabtu, 21 Desember 2019 | 07:10 WIB

Bersimpati pada Uighur, Mesut Ozil Dicoret dari PES 2020 China

Bersimpati pada Uighur, Mesut Ozil Dicoret dari PES 2020 China

Bola | Sabtu, 21 Desember 2019 | 00:05 WIB

Muhammadiyah Dapat Akomodasi dari Pemerintah China, Bukan Uang Bungkam

Muhammadiyah Dapat Akomodasi dari Pemerintah China, Bukan Uang Bungkam

News | Jum'at, 20 Desember 2019 | 21:39 WIB

Kader Demokrat Ramai-ramai Bela SBY dan 4 Berita Populer Lainnya

Kader Demokrat Ramai-ramai Bela SBY dan 4 Berita Populer Lainnya

News | Sabtu, 21 Desember 2019 | 05:19 WIB

Soal Uighur, PBNU: Jangan jadi Corong China dan Penari Amerika

Soal Uighur, PBNU: Jangan jadi Corong China dan Penari Amerika

News | Jum'at, 20 Desember 2019 | 19:19 WIB

Aksi Bela Muslim Uighur, FPI Mau Geruduk Kantor Kedubes China Jumat Depan

Aksi Bela Muslim Uighur, FPI Mau Geruduk Kantor Kedubes China Jumat Depan

News | Jum'at, 20 Desember 2019 | 17:44 WIB

Terkini

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB