Bebaskan Sandera WNI, Satu Militer Filipina Tewas di Tangan Abu Sayyaf

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 23 Desember 2019 | 10:33 WIB
Bebaskan Sandera WNI, Satu Militer Filipina Tewas di Tangan Abu Sayyaf
Wa Daya, istri dari seorang korban sandera Abu Sayyaf memperlihatkan foto suaminya, Maharudin Lunani (48) dan keponakannya, Samiun Maneu (27) yang kini disandera kelompok Abu Sayyaf (Istimewa/zonautara.com)

Suara.com - Warga Negara Indonesia (WNI) disandera kelompok Abu Sayyaf Group (ASG). Dalam upaya pembebasan sandera WNI, satu orang militer Filipina dilaporkan tewas.

“Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi atas kerja sama Pemerintah Filipina yang baik, sekaligus menyampaikan duka cita atas gugurnya satu personel militer Filipina dalam operasi tersebut,” ujar perwakilan Kemenlu melalui keterangan tertulisnya, Minggu (22/12/2019).

Seperti diberitakan zonautara.com - jaringan Suara.com, operasi pembebasan yang digelar pada Minggu pagi itu didahului dengan baku tembak.

Selama 90 hari tiga orang WNI disandera ASG yang diculik pada September 2019 ketika mereka mencari ikan di perairan Lahad Datu, Malaysia.

Ketiga nelayan itu berasal dari Baubau dan Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Peristiwa penyanderaan ketiganya diketahui melalui rekaman video yang diunggah di laman Facebook. Penyandera meminta tebusan sebesar Rp 8 miliar.

Sejak kejadian itu Pemerintah Indonesia dan Filipina melakukan berbagai langkah diplomasi.

Presiden Joko Widodo berbicara langsung dengan Presiden Duterte serta Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dengan Menteri Pertahanan Filipina.

Pembicaraan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan koordinasi internal antara Pemerintah RI yang dilakukan oleh Kementerian Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam) RI melalui kerja sama intensif antara badan intelejen Indonesia dengan militer Filipina.

Namun satu orang WNI lainnya belum dibebaskan. Saat ini, upaya pembebasannya masih terus dilakukan.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 WNI Sandera Abu Sayyaf Berhasil Dibebaskan, 1 Orang Masih Ditawan

2 WNI Sandera Abu Sayyaf Berhasil Dibebaskan, 1 Orang Masih Ditawan

News | Minggu, 22 Desember 2019 | 19:46 WIB

Tiga WNI Disandera Kelompok Abu Sayyaf, Pemerintah Siap Bebaskan

Tiga WNI Disandera Kelompok Abu Sayyaf, Pemerintah Siap Bebaskan

Video | Selasa, 17 Desember 2019 | 14:20 WIB

WNI yang Disandra Abu Sayyaf di Filipina Belum Bisa Dibebaskan

WNI yang Disandra Abu Sayyaf di Filipina Belum Bisa Dibebaskan

News | Selasa, 17 Desember 2019 | 13:30 WIB

Jokowi Minta Bantuan Duterte Bebaskan WNI Sandera Abu Sayyaf

Jokowi Minta Bantuan Duterte Bebaskan WNI Sandera Abu Sayyaf

News | Rabu, 27 November 2019 | 15:02 WIB

Terkini

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:06 WIB

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:45 WIB

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:32 WIB

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 07:28 WIB

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest  di Solo Tetap Digelar

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest di Solo Tetap Digelar

Surakarta | Rabu, 04 November 2026 | 07:26 WIB

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 07:23 WIB

×