Terisolir karena Minimnya Akses, Ibu Hamil Ini Melahirkan di Tengah Jalan

Chandra Iswinarno | Suara.com

Kamis, 26 Desember 2019 | 21:58 WIB
Terisolir karena Minimnya Akses, Ibu Hamil Ini Melahirkan di Tengah Jalan
Rani warga Nagari Persiapan Maligi, Kecamatan Ranah Pasisie, Pasaman Barat, Sumatera Barat, terpaksa melahirkan ditengah perjalanan menuju Pukesmas Sasak, Pasbar sekitar pukul 10.00 WIB tadi, Kamis (26/12/2019). [Covesia.com/Istimewa]

Suara.com - Minimnya akses transportasi kembali menambah panjang cerita pilu yang dialami ibu hamil saat akan melahirkan di wilayah Indonesia. Kali ini peristiwa tersebut dialami Warga Nagari Persiapan Maligi Kecamatan Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat.

Rani, Warga Persiapan Maligi terpaksa melahirkan bayinya di tengah perjalanan saat akan menuju Puskesmas Sasak. Diberitakan Covesia.com-jaringan Suara.com, prosesi kelahiran Rani tersebut diceritakan warga setempat Hendrian (41) yang menyaksikan peristiwa persalinan tersebut pada Kamis (26/12/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

"Rani diketahui sudah sakit mau melahirkan sejak tadi malam. Karena di Nagari Persiapan Maligi hanya ditopang sebuah Pustu. Sementara kondisi kehamilan Rani harus ditangani oleh medis di Puskesmas Sasak. Kemudian diboncenglah dengan sepeda motor menuju Puskesmas. Namun saat di tengah perjalanan tadi, kondisi kehamilan Rani tak terbendung lagi dan melahirkan diperjalanan menuju Puskesmas Sasak sekitar pukul 10.00 WIB," katanya.

Hendrian mengemukakan bayi laki-laki yang dilahirkan Rani dalam keadaan selamat karena ada bidan desa yang ikut bersama Rani.

"Karena bidan desa bersama beberapa orang yang tengah membawa Rani turut membantu proses persalinannya seadanya. Selanjutnya kami langsung menghubungi pihak Puskesmas Sasak untuk meminta pertolongan medis."

Namun, kata Hendrian, penanganan terhadap Rani terbilang lamban karena harus menunggu kedatangan tim medis hingga satu jam.

"Rani harus menunggu satu jam lebih untuk kedatangan tim medis. Sebelum kemudian dilarikan bersama Ambulans ke Puskesmas Sasak. Semoga kondisi bayi bisa sehat dan Rani selamat dengan sehat."

Dikemukakan Hendrian, kejadian tersebut sudah yang kesekian kalinya dialami Masyarakat Maligi.

"Ada sekitar 1.500 Kepala Keluarga (KK) di Nagari Persiapan Maligi. Berbagai kondisi kesulitan akses keluar-masuk Maligi sudah menjadi tak asing lagi bagi kami. Baik anak sekolah, pergi berobat, transportasi dan lainnya. Karena memang kondisinya hanya layak dilewati kendaraan roda dua," katanya.

Hendrian mengemukakan, untuk menuju lokasi dari Nagari Persiapan Maligi harus menempuh jalur laut menggunakan sampan sekitar satu jam.

"Seperti yang dialami Rani kondisi kehamilannya harus melewati darat dengan sepeda motor dan jalur laut menggunakan Sampan sekitar satu jam lebih waktu normal. Kalau air lagi pasang, bisa lebih dari satu jam. Ditambah sekitar 30 menit dari pinggir pantai menuju jalan keluar juga hanya layak dengan sepeda motor," katanya.

Kondisi daerah yang terisolir, katanya, sudah lama terjadi maupun di era kepemimpinan bupati silih berganti.

"Kami berharap kepada semua pihak jangan lagi menutup mata akan penderitaan kami di Maligi. Baik Bupati, DPRD dan pemangku kebijakan lainnya, tolong sudahi penderitaan kami. Bangun sarana transportasi yang layak, agar korban seperti yang dialami Rani ini tidak terus terulang."

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritik Represifitas terhadap Demonstran, Ibu Hamil Dikeroyok Polisi

Kritik Represifitas terhadap Demonstran, Ibu Hamil Dikeroyok Polisi

News | Selasa, 12 November 2019 | 16:53 WIB

Ibu Hamil Digigit Beruk Sampai Harus Jalani Transfusi Darah

Ibu Hamil Digigit Beruk Sampai Harus Jalani Transfusi Darah

Jabar | Senin, 04 November 2019 | 16:18 WIB

Waduh, Polusi Udara Pengaruhi Hormon dan Sistem Reproduksi Wanita

Waduh, Polusi Udara Pengaruhi Hormon dan Sistem Reproduksi Wanita

Health | Rabu, 16 Oktober 2019 | 21:05 WIB

Ibu Hamil Keseringan Pakai Ponsel, Risiko Anak Alami Masalah Perilaku Naik

Ibu Hamil Keseringan Pakai Ponsel, Risiko Anak Alami Masalah Perilaku Naik

Health | Rabu, 16 Oktober 2019 | 16:18 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB