Kebakaran Hutan Australia Makin Parah, Tagar #PrayForAustralia Menggema

Iwan Supriyatna | Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 06 Januari 2020 | 09:13 WIB
Kebakaran Hutan Australia Makin Parah, Tagar #PrayForAustralia Menggema
Gelombang panas memicu kebakaran hebat di Australia. (Foto: TAMAN PETER / AFP)

Suara.com - Ribuan jiwa dievakuasi dan belasan orang dilaporkan meninggal atas musibah kebakaran hutan yang melanda Australia.

Dukungan untuk korban kebakaran di Australia muncul dari berbagai pihak. Termasuk warganet di media sosial yang membuat tagar #PrayForAustralia.

Pantauan Suara.com, tagar #PrayForAustralia mulai masuk dalam daftar trending topik Twitter di Indonesia sejak Minggu (5/1/2020) pagi.

Telah ada sekitar 792 ribu kicauan yang menggunakan tagar itu hingga Minggu sore.

Warganet ramai-ramai menulis cuitan yang mendukung korban kebakaran hutan di Australia.

Seperti cuitan yang ditulis oleh @foeggy_ dengan melampirkan foto kolase koala dan kebakaran hutan.

"Saya sangat menyesal atas apa yang terjadi di Australia. Saya harap Bumi akan segera membaik. #PrayForAustralia," tulisnya dalam bahasa Inggris.

Tagar #PrayForAustralia Menggema di Twitter (twitter)
Tagar #PrayForAustralia Menggema di Twitter (twitter)

Ada juga warganet yang mengaku sangat sedih saat melihat foto-foto kebakaran di Australia.

"Saya pergi ke Australia Barat 10 tahun yang lalu, saya menghabiskan waktu yang indah bersama keluarga angkat saya dan saya mencintai negara itu. Alamnya, hewan liar, pemandangan indah dan masyarakatnya sangat luar biasa. Hati saya menangis melihat foto-foto kebakaran dan kekacauan itu #PrayForAustralia," tulis @DizzyOwl1.

Sementara warganet lain menyoroti banyaknya satwa yang ikut menjadi korban kebakaran hutan.

"Ya Tuhan, siramkan belas kasihanmu pada makhluk tak berdosa ini..#PrayForAustralia," tulis @APillania, seorang politisi dan pekerja sosial asal India.

Dia juga mengunggah foto-foto satwa endemik Australia dan bangkai hewan yang tampak hangus terbakar.

Untuk diketahui, hingga kini sedikitnya 12 orang yang dikabarkan tewas dalam musim kebakaran ini, termasuk di antaranya seorang relawan pemadam kebakaran yang tewas pada hari Senin (30/12) setelah truknya hancur terbawa angin kencang.

Kebakaran hutan Australia telah menghancurkan lebih dari 4 juta hektare lahan dalam beberapa pekan ini.

Kebakaran hutan itu telah memaksa kota-kota meninggalkan rencana mengadakan pesta kembang api menyambut tahun baru 2020 karena khawatir pertunjukan itu akan menyulut kebakaran baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PM Australia Diusir Warga saat Kunjungi Korban Kebakaran Hutan

PM Australia Diusir Warga saat Kunjungi Korban Kebakaran Hutan

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 15:18 WIB

Dipicu Banjir Jakarta, Tagar #Kick4niesSaveWarga Bergema di Twitter

Dipicu Banjir Jakarta, Tagar #Kick4niesSaveWarga Bergema di Twitter

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 18:02 WIB

Dilanda Kebakaran Hebat, Australia Kerahkan Kapal dan Pesawat Tempur

Dilanda Kebakaran Hebat, Australia Kerahkan Kapal dan Pesawat Tempur

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 12:28 WIB

Dilanda Kebakaran Hebat, Australia Tetap Gelar Pesta Kembang Api Tahun Baru

Dilanda Kebakaran Hebat, Australia Tetap Gelar Pesta Kembang Api Tahun Baru

News | Selasa, 31 Desember 2019 | 08:51 WIB

Kebakaran Hutan Bikin Kawasan Wisata di Australia Tak Bisa Dikunjungi

Kebakaran Hutan Bikin Kawasan Wisata di Australia Tak Bisa Dikunjungi

News | Selasa, 31 Desember 2019 | 03:05 WIB

Suhu Makin Panas Akibat Kebakaran, Ribuan Orang di Australia Dievakuasi

Suhu Makin Panas Akibat Kebakaran, Ribuan Orang di Australia Dievakuasi

News | Senin, 30 Desember 2019 | 09:00 WIB

Terkini

Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional

Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:02 WIB

Pakar Militer Minta Kemenhan RI Tak Asal Beli Kapal Tanpa Rudal, Sindir Tren Alutsista Ompong

Pakar Militer Minta Kemenhan RI Tak Asal Beli Kapal Tanpa Rudal, Sindir Tren Alutsista Ompong

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:02 WIB

Fix Tutup! Disparekraf DKI Cabut Izin B-Fashion dan The Seven Terkait Narkoba

Fix Tutup! Disparekraf DKI Cabut Izin B-Fashion dan The Seven Terkait Narkoba

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:47 WIB

Anggota DPRD Fakfak Digerebek Bersama Bidan Berstatus Istri Orang di Kamar Kos, Videonya Viral!

Anggota DPRD Fakfak Digerebek Bersama Bidan Berstatus Istri Orang di Kamar Kos, Videonya Viral!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:37 WIB

Satpol PP DKI Jaring 8 PPKS di Mampang Usai Viral Pengemis Padati Trotoar

Satpol PP DKI Jaring 8 PPKS di Mampang Usai Viral Pengemis Padati Trotoar

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:25 WIB

96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga

96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:22 WIB

DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN

DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:14 WIB

WNA Jepang Diduga Eksploitasi Anak di Blok M, DPR: Seret Pelaku, Jangan Kasih Ampun

WNA Jepang Diduga Eksploitasi Anak di Blok M, DPR: Seret Pelaku, Jangan Kasih Ampun

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:06 WIB

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:31 WIB