Kemensos Pastikan Penyaluran Bantuan Logistik Korban Banjir di Posko Induk

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 11 Januari 2020 | 09:20 WIB
Kemensos Pastikan Penyaluran Bantuan Logistik Korban Banjir di Posko Induk
Mensos, Juliari Batubara. (Dok : Kemensos)

Suara.com - Menteri Sosial  (Mensos), Juliari P Batubara meninjau Posko Induk  Penanggulangan Bencana di Gedung Cawang Kencana, Jakarta Timur.  Posko Induk merupakan bukti kesiagaan dan kesiapan Kementerian Sosial (Kemensos) dalam merespons bencana banjir yang melanda sejumlah daerah.  

"Posko induk ini didirikan sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo, agar semua pihak meningkatkan kesiagaan menghadapi bencana, termasuk Kemensos. Sesuai arahan presiden pula, agar negara hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana," kata Juliari, saat meninjau Posko Induk Penanggulangan Bencana, di Jakarta Jumat (10 /1/2020).

Posko ini bertujuan untuk meningkatkan kesiagaan terhadap dampak bencana banjir dan longsor, terutama dari penyiapan bantuan logistik.

"Keberadaan posko ini untuk lebih memaksimalkan respons terhadap penanganan bencana, terutama dampak banjir yang baru-baru ini terjadi," tambahnya.

Namun demikian, sebenarnya kesiagaan terhadap bencana senantiasa dilakukan Kemensos dengan keberadaan tiga Gudang Logistik Regional, di Bekasi, Makassar, dan Palembang.

Keberadaan posko ini  juga sebagai antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana lanjutan. Merujuk kepada prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Mensos menyatakan, kemungkinan hujan dengan intensitas tinggi masih akan terjadi pada beberapa pekan ke depan.  

Tentu tidak diharapkan bencana akan berulang, namun menurut Mensos,  kesiagaan dan antisipasi tetap perlu. Posko ini untuk mengantisipasi datangnya segala kemungkinan yang tidak diharapkan tadi. 

"Dengan posko ini, Kemensos siap melakukan berbagai langkah tanggap bencana, terutama dalam membantu kebutuhan logistik untuk masyarakat terdampak bencana banjir," katanya.

Posko juga melayani berbagai elemen masyarakat apakah itu dunia usaha, yayasan, lembaga swadaya masyarakat, dan elemen masyarakat lain yang ingin menyalurkan bantuan,  bisa menghubungi posko ini. 

baca juga

"Silakan masyarakat yang berniat menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir, menyampaikan bantuannya ke sini makin. Kami menjamin akan menyalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, " kata Juliari.  

Pada kesempatan sama, Kemensos juga menerima bantuan untuk masyarakat terdampak banjir dari kelompok usaha Sinar Mas Grup. Bantuan berupa air mineral sebanyak 350 karton dan 300 karton biskuit. Bantuan dunia usaha juga datang dari Wings Grup, yang menyediakan mesin cuci gratis, serta dari berbagai yayasan dan organisasi keagamaan. 

Selain logistik, posko ini juga menyiapkan berbagai layanan seperti, Layanan Dukungan Psikososial, (LDP), mobil dapur umum lapangan, motor dapur umum, truk pengangkut bantuan, perahu karet,  layanan dukungan untuk disabilitas,  

Dalam kesempatan itu, Mensos berkeliling mengecek kesiapan sarana dan prasarana milik Kemensos untuk penanganan bencana banjir. Di salah satu tenda, Mensos mencoba berkomunikasi dengan unsur penanggulangan di Kabupaten Bogor melalui saluran radio amatir yang disiapkan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI).

Juliari juga mencicipi biskuit bantuan dunia usaha, dan makanan siap saji untuk pengungsi yang disiapkan dari dapur umum.

"Ini rasanya enak ya, dan sangat layak untuk masyarakat yang terdampak bencana,"  katanya.  

Pada kesempatan sama, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Harry Hikmat menyatakan, posko ini didirikan untuk memastikan bantuan sosial ternasuk logistik dan peralatan untuk penanganan banjir dalam keadaan siaga. 

"Posko juga merupakan pusat komando,  pusat informasi  dan tentu saja gudang logistik, " katanya.

Posko ini merupakan perpaduan dari seluruh kekuatan Kemensos yang ditunjukkan dengan hadirnya mobil antigalau,  mobil layanan disabilitas, media center,   

Harry menyatakan, dengan adanya posko induk ini, maka gudang logistik regional Kemensos di Bekasi tetap bekerja dan terkoneksi. Demikian juga dengan posko logistik regional di Makassar dan Palembang,  tetap bekerja.  

"Distribusi dan mobilisasi bantuan diharapkan akan lebih cepat dan efektif, " katanya.

Harry menambahkan, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB), korban meninggal akibat bencana banjir sebanyak 61 orang.

“Kemensos sudah menyalurkan santuan kematian untuk 10 orang kepada ahli warisnya, masing-masing sebesar Rp 15 juta,” katanya. 

Total bantuan yang sudah disalurkan baik untuk DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten, termasuk santunan ahli waris mencapai sekitar Rp 15 miliar. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Banjir Jakarta: Anies Digugat sampai Mau Dilengserkan

Buntut Banjir Jakarta: Anies Digugat sampai Mau Dilengserkan

News | Sabtu, 11 Januari 2020 | 07:05 WIB

Trauma Banjir Besar, Warga Bekasi Takut Tidur di Rumah saat Hujan Datang

Trauma Banjir Besar, Warga Bekasi Takut Tidur di Rumah saat Hujan Datang

Jabar | Jum'at, 10 Januari 2020 | 21:41 WIB

Gugat Anies, Ratusan Korban Banjir Jakarta Klaim Merugi Rp 43,32 Miliar

Gugat Anies, Ratusan Korban Banjir Jakarta Klaim Merugi Rp 43,32 Miliar

News | Jum'at, 10 Januari 2020 | 13:53 WIB

Korban Banjir, Bayi 14 Bulan bersama Nenek Kakek Tinggal di Warung Kopi

Korban Banjir, Bayi 14 Bulan bersama Nenek Kakek Tinggal di Warung Kopi

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 19:23 WIB

Akan Melahirkan, Warga Korban Longsor Sukajaya Dievakuasi Helikopter TNI AU

Akan Melahirkan, Warga Korban Longsor Sukajaya Dievakuasi Helikopter TNI AU

Jabar | Rabu, 08 Januari 2020 | 21:54 WIB

Cikarang Rawan Banjir, Bekasi Berstatus Siaga Bencana Sampai 31 Mei 2020

Cikarang Rawan Banjir, Bekasi Berstatus Siaga Bencana Sampai 31 Mei 2020

Jabar | Rabu, 08 Januari 2020 | 14:30 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×