Jokowi Sambangi Natuna, Hikmahanto Sebut Ada Pesan Tersirat buat Masyarakat

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Minggu, 12 Januari 2020 | 14:55 WIB
Jokowi Sambangi Natuna, Hikmahanto Sebut Ada Pesan Tersirat buat Masyarakat
Guru Besar Universitas Indonesia bidang Hukum Internasional Profesor Hikmahanto Juwana. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Guru Besar Universitas Indonesia bidang Hukum Internasional Profesor Hikmahanto Juwana melihat ada pesan tersirat yang ingin disampaikan Presiden Jokowi saat berkunjung ke Natuna, Kepulauan Riau.

Hikmahanto menyatakan, Jokowi justru ingin menyampaikan pesan tersebut kepada masyarakat Indonesia bukan ke Pemerintah China, seiring adanya peristiwa kapal nelayan dan kapal coast guard China di kawasan zona ekonomi ekslusif (ZEE) di sekitar perairan Natuna.

Dalam pernyataannya saat kunjungan, Jokowi ingin menegaskan kapal nelayan dan coast guard China tidak sampai masuk ke wilayah kedaulatan atau teritorial Indonesia.

"Kalau kemarin 2020 menurut saya, message yang disampaikan bukan ke Pemerintah China, tapi masyarakat kita. Kenapa? Karena masyarakat kita dalam benak pikirannya berpersepsi coast guard China masuk ke wilayah kedaulatannya yang 12 mil. Maka bapak Presiden sengaja mengatakan saya sudah cek ke panglima dan gubernur bahwa tidak ada pelanggaran kedaulatan," kata Hikmahanto dalam diskusi di Jakarta Pusat, Minggu (12/1/2020).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi memastikan wilayah Natuna merupakan teritorial NKRI. Sehingga tidak perlu lagi ada pihak yang meragukannya.

Jokowi mengatakan Natuna merupakan kawasan berpenduduk WNI dengan penduduk 81 ribu orang. Jokowi juga menyatakan di Natuna masih ada gubernur dan bupati.

Ia berujar dari dulu hingga Natuna adalah teritorial Indonesia. Juga masuk dalam salah satu dari 514 kabupaten/kota di Indonesia.

"Apalagi yang harus dipertanyakan gak ada, dan namanya kedaulatan tidak ada tawar menawar untuk kedaulatan kita," katanya.

Sampai saat Jokowi berkunjung ke Natuna, ia memastikan tidak ada kapal negara asing yang masuk ke wilayah teritorial RI.

baca juga

"Saya tanyakan ke Panglima TNI ada kapal yang masuk ke wilayah teritorial Indonesia, katanya gak ada," katanya.

Ia menyebutkan yang ada, kapal asing yang masuk ke ZEE.

"Itu lewat semua kapal bisa, tapi hati hati kalau dia nyuri ikan baru itu diusir atau ditangkap, tapi itu tidak masuk dalam teritorial Indonesia," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guru Besar UI Minta Pemerintah Konsisten Tak Akui Klaim China Soal Natuna

Guru Besar UI Minta Pemerintah Konsisten Tak Akui Klaim China Soal Natuna

News | Minggu, 12 Januari 2020 | 12:46 WIB

Tak Mau Ada Gesekan, Nelayan Natuna Tolak Kedatangan Nelayan Pantura

Tak Mau Ada Gesekan, Nelayan Natuna Tolak Kedatangan Nelayan Pantura

News | Minggu, 12 Januari 2020 | 12:37 WIB

Jokowi Undang Kaisar Jepang ke Indonesia, Poin Ini yang Akan Dibahas

Jokowi Undang Kaisar Jepang ke Indonesia, Poin Ini yang Akan Dibahas

News | Minggu, 12 Januari 2020 | 12:07 WIB

Bertolak ke UEA, Jokowi Akan Kejar Investasi dan Pererat Hubungan Bilateral

Bertolak ke UEA, Jokowi Akan Kejar Investasi dan Pererat Hubungan Bilateral

News | Minggu, 12 Januari 2020 | 11:14 WIB

Tiga Kapal Perang TNI Mengadang dan Usir Konvoi Kapal China di Natuna

Tiga Kapal Perang TNI Mengadang dan Usir Konvoi Kapal China di Natuna

News | Sabtu, 11 Januari 2020 | 16:36 WIB

Terkini

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB

Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam

Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:11 WIB

Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru

Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:51 WIB