Iran Berikan Kompensasi Rp 2 Triliun untuk Korban Pesawat Ukraina

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 14 Januari 2020 | 15:26 WIB
Iran Berikan Kompensasi Rp 2 Triliun untuk Korban Pesawat Ukraina
Puing-puing sisa pesawat Ukraina yang jatuh di Teheran, Iran (Dok. IRNA)

Suara.com - Agen asuransi Iran memastikan akan memberikan dana kompensasi kepada para korban tewas dalam insiden pesawat Ukraina yang ditembak jatuh secara tak sengaja oleh militer Iran. Kompensasi yang akan diberikan mencapai Rp 2 triliun.

Dialihbahasakan dari media lokal Iran, Press TV, Selasa (14/1/2020), Presiden Asuransi Pusat Iran Gholamreza Soleimani memastikan akan menyelesaikan kompensasi dengan Ukraina selaku pemilik maskapai Ukraine International Airlines yang ditembak jatuh di Teheran, Iran pada Rabu (8/1/2020).

Sementara itu perwakilan Asuransi Pusat Iran Glomaali Jahangiri menyebut jumlah kompensasi yang akan diberikan untuk 176 penumpang tewas dalam insiden itu mencapai 100 hingga 150 juta dolar AS atau sekitar Rp 2 triliun.

Kompensasi yang akan diberikan meliputi kompensasi untuk penumpang dan awak kabin hingga kerusakan kargo senilai 24 juta dolar AS atau sekitar Rp 328 miliar. Sementara Iran juga mempertimbangkan untuk membayar sekitar 70 juta dolar AS atau sekitar Rp 958 miliar untuk pesawat Ukraina Boeing 737.

Pihak maskapai Ukraine International Airlines sendiri telah menyatakan akan memberikan kompensasi masing-masing sebesar 8.350 dolar AS atau sekitar Rp 114 juta kepada keluarga penumpang yang tewas dalam insiden tersebut. Pihak berwenang di Ukraina berharap agar Iran diberikan beban kompensasi lebih banyak dari itu.

Untuk diketahui, angkatan bersenjata Iran mengeluarkan pernyataan resmi mengenai penyebab jatuhnya pesawat milik Ukraine International Airlines. Mereka mengaku secara tidak sengaja menembak pesawat yang mengangkut 176 penumpang itu pada Rabu pagi waktu setempat.

Personel militer mengira pesawat sipil yang baru saja lepas landas dari Bandara Internasional Imam Khomeini itu sebagai target musuh. Sebab, pesawat tersebut terbang hanya beberapa jam pascaserangan yang dilancarkan Iran ke markas militer AS di Irak.

Pesawat Ukraina mengangkut 167 penumpang dan 9 awak kabin. Mereka terdiri dari 82 warga berkebangsaan Iran, 63 warga Kanada dan 11 warga Ukraina. Selain itu ada 10 warga Swedia. empat warga Afghanistan, tiga warga Jerman dan tiga warga Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesawat Ukraina Jatuh Ditembak Iran, 5 Negara Bersiap Ambil Langkah Hukum

Pesawat Ukraina Jatuh Ditembak Iran, 5 Negara Bersiap Ambil Langkah Hukum

News | Selasa, 14 Januari 2020 | 07:46 WIB

Garda Revolusi Iran Ungkap Kronologi Tak Sengaja Tembak Pesawat Ukraina

Garda Revolusi Iran Ungkap Kronologi Tak Sengaja Tembak Pesawat Ukraina

News | Senin, 13 Januari 2020 | 14:24 WIB

Garda Revolusi Iran Berharap Ikut Jatuh dan Terbakar di Pesawat Ukraina

Garda Revolusi Iran Berharap Ikut Jatuh dan Terbakar di Pesawat Ukraina

News | Senin, 13 Januari 2020 | 13:55 WIB

Presiden Iran Janji Bawa Pelaku Penembakan Pesawat Ukraina ke Pengadilan

Presiden Iran Janji Bawa Pelaku Penembakan Pesawat Ukraina ke Pengadilan

News | Senin, 13 Januari 2020 | 10:39 WIB

Iran Tak Sengaja Tembak Jatuh Pesawat, PM Kanada Ingin Investigasi Bersama

Iran Tak Sengaja Tembak Jatuh Pesawat, PM Kanada Ingin Investigasi Bersama

News | Sabtu, 11 Januari 2020 | 18:50 WIB

Tak Sengaja Tembak Jatuh Pesawat Ukraina, Pemerintah Iran Salahkan AS

Tak Sengaja Tembak Jatuh Pesawat Ukraina, Pemerintah Iran Salahkan AS

News | Sabtu, 11 Januari 2020 | 13:45 WIB

Dikira Musuh, Iran Akui Tak Sengaja Tembak Jatuh Pesawat Ukraina

Dikira Musuh, Iran Akui Tak Sengaja Tembak Jatuh Pesawat Ukraina

News | Sabtu, 11 Januari 2020 | 13:12 WIB

Terkini

Menaker Temukan Sopir Bus Hanya Tidur 2 Jam Jelang Mudik, Langsung Dicegah Berangkat

Menaker Temukan Sopir Bus Hanya Tidur 2 Jam Jelang Mudik, Langsung Dicegah Berangkat

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:19 WIB

Meriah dan Penuh Makna, Perayaan 12 Tahun Suara.com Hadirkan Semangat Kebersamaan di Yogyakarta

Meriah dan Penuh Makna, Perayaan 12 Tahun Suara.com Hadirkan Semangat Kebersamaan di Yogyakarta

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:15 WIB

Serangan AS ke Pulau Kharg, Upaya Trump Matikan Pasokan Minyak Iran

Serangan AS ke Pulau Kharg, Upaya Trump Matikan Pasokan Minyak Iran

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:15 WIB

BGN Minta Jaksa Duduki Jabatan Inspektorat untuk Awasi Program Makan Bergizi Gratis

BGN Minta Jaksa Duduki Jabatan Inspektorat untuk Awasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:15 WIB

Dana MBG Mengalir ke Daerah, BGN Libatkan Intel Kejaksaan Perkuat Pengawasan

Dana MBG Mengalir ke Daerah, BGN Libatkan Intel Kejaksaan Perkuat Pengawasan

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:04 WIB

Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa

Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:02 WIB

Mudik Lebaran Pengaruhi Polusi Udara di Indonesia, Apa yang Harus Dilakukan?

Mudik Lebaran Pengaruhi Polusi Udara di Indonesia, Apa yang Harus Dilakukan?

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:00 WIB

Donald Trump Naik Pitam, Keir Starmer Bersikeras Inggris Ogah Bantu AS Lawan Iran

Donald Trump Naik Pitam, Keir Starmer Bersikeras Inggris Ogah Bantu AS Lawan Iran

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:50 WIB

Kasatgas PRR Minta Pemda Segera Rampungkan Pendataan Warga yang Akan Tempati Huntap

Kasatgas PRR Minta Pemda Segera Rampungkan Pendataan Warga yang Akan Tempati Huntap

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:50 WIB

Hidup di Garis Depan Perang! Kakek Israel Ogah Mengungsi: Suara Rudal seperti Drum Orkestra

Hidup di Garis Depan Perang! Kakek Israel Ogah Mengungsi: Suara Rudal seperti Drum Orkestra

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:43 WIB