Pesawat Ukraina Jatuh Ditembak Iran, 5 Negara Bersiap Ambil Langkah Hukum

Bangun Santoso

Selasa, 14 Januari 2020 | 07:46 WIB
Pesawat Ukraina Jatuh Ditembak Iran, 5 Negara Bersiap Ambil Langkah Hukum
Para kru penyelamat mengevakuasi jasad-jasad dari lokasi insiden jatuhnya pesawat Boeing 737 milik Ukraina yang jatuh di Teheran, Iran. (Foto: AFP)

Suara.com - Lima negara yang warganya tewas saat menumpangi pesawat Ukraina yang ditembak jatuh oleh militer Iran, Rabu (8/1), akan bertemu di London pada Kamis untuk membahas tindakan hukum.

Berbicara di sela-sela kunjungan resmi ke Singapura pada hari Senin, Menteri Luar Negeri Ukraina Vadim Prystaiko, negara-negara yang sedang berduka tersebut akan membahas kompensasi dan penyelidikan atas insiden tersebut.

Sebuah pesawat Boeing-737 milik maskapai penerbangan Ukraina yang membawa 176 orang penumpang jatuh di dekat Bandara International Teheran, Iran, Selasa (7/1) malam waktu setempat.

Sebanyak 176 orang penumpang tewas dalam kecelakaan pada Rabu, beberapa menit setelah pesawat lepas landas dari bandara Teheran.

Pemerintah Iran pada Sabtu mengaku tidak sengaja menembak jatuh pesawat Ukraina karena kesalahan pasukan keamanannya yang mengakibatkan 176 penumpang tewas.

Pengakuan itu disampaikan oleh Presiden Iran Hassan Rouhani dan Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif melalui akun resmi media sosial Twitter. Sebelumnya, Pemerintah Iran sempat menyanggah pihaknya menembak jatuh pesawat itu pascaserangan rudal ke basis militer Amerika Serikat di Irak.

Pesawat Boeing 737-800 milik maskapai Ukraine International Airlines jatuh pada Rabu (8/1) setelah lepas landas dari Bandara Imam Khomeini, Teheran. Jatuhnya pesawat membuat tekanan dunia internasional ke Iran meningkat setelah aksi saling balas negara itu dengan AS. Sebelumnya pada 3 Januari, serangan udara militer AS menewaskan pemimpin Korps Garda Revolusi Islam (IGRC) Iran, Qassem Soleimani, di Baghdad.

Pemerintah AS dan Pemerintah Kanada yang 57 warganya merupakan penumpang pesawat itu menyalahkan Iran atas insiden tersebut. Pihak Ottawa mengirim pesan ke Iran: "dunia sedang mengawasi".

Perdana Menteri (PM) Kanada menuntut keadilan dan tanggung jawab kepada Iran terkait penembakan pesawat Ukraina yang menewaskan semua penumpang.

baca juga

Penembakan tersebut menewaskan 57 warga, sebagian besar dari mereka keturunan Iran.

"Anda mungkin merasa kesepian yang tak tertahankan, tetapi Anda tidak sendirian. Seluruh negara mendukung Anda, malam ini, besok, dan di tahun-tahun mendatang," kata Trudeau dihadapan ribuan orang yang berkumpul di Toronto, Minggu.

Sekitar 2.300 orang pada Minggu (12/1) berkumpul di Toronto guna mengenang para korban meninggal dari pesawat Ukraina yang ditembak jatuh di Iran.

Foto-foto warga Kanada yang menjadi korban ditaruh di dalam bingkai hitam dan diletakkan di atas panggung.

Foto-foto tersebut ditaruh disamping rangkaian kelopak mawar, lilin, dan piring-piring kurma.

"Tragedi ini seharusnya tidak pernah terjadi, dan saya ingin meyakinkan bahwa Anda memiliki dukungan penuh saya selama masa-masa yang sangat sulit ini," ujar Trudeau.

"Kami tidak akan beristirahat sampai ada jawaban," ujar dia.

Sementara itu, musuh politik Trudeau, Perdana Menteri Alberta Jason Kenney, menjamin bahwa Trudeau akan mengupayakan segala cara untuk mengetahui apa yang terjadi soal penembakan pesawat Ukraina itu.

Sumber: Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Garda Revolusi Iran Ungkap Kronologi Tak Sengaja Tembak Pesawat Ukraina

Garda Revolusi Iran Ungkap Kronologi Tak Sengaja Tembak Pesawat Ukraina

News | Senin, 13 Januari 2020 | 14:24 WIB

Garda Revolusi Iran Berharap Ikut Jatuh dan Terbakar di Pesawat Ukraina

Garda Revolusi Iran Berharap Ikut Jatuh dan Terbakar di Pesawat Ukraina

News | Senin, 13 Januari 2020 | 13:55 WIB

Presiden Iran Janji Bawa Pelaku Penembakan Pesawat Ukraina ke Pengadilan

Presiden Iran Janji Bawa Pelaku Penembakan Pesawat Ukraina ke Pengadilan

News | Senin, 13 Januari 2020 | 10:39 WIB

Iran Tak Sengaja Tembak Jatuh Pesawat, PM Kanada Ingin Investigasi Bersama

Iran Tak Sengaja Tembak Jatuh Pesawat, PM Kanada Ingin Investigasi Bersama

News | Sabtu, 11 Januari 2020 | 18:50 WIB

Iran Tembak Jatuh Pesawat Sipil, Presiden Ukraina Minta Penembak Diadili

Iran Tembak Jatuh Pesawat Sipil, Presiden Ukraina Minta Penembak Diadili

News | Sabtu, 11 Januari 2020 | 15:26 WIB

Presiden Iran: Penembakan Pesawat Ukraina Kesalahan Tak Termaafkan

Presiden Iran: Penembakan Pesawat Ukraina Kesalahan Tak Termaafkan

News | Sabtu, 11 Januari 2020 | 14:18 WIB

Tak Sengaja Tembak Jatuh Pesawat Ukraina, Pemerintah Iran Salahkan AS

Tak Sengaja Tembak Jatuh Pesawat Ukraina, Pemerintah Iran Salahkan AS

News | Sabtu, 11 Januari 2020 | 13:45 WIB

Iran Minta Maaf Tak Sengaja Tembak Jatuh Pesawat Ukraina

Iran Minta Maaf Tak Sengaja Tembak Jatuh Pesawat Ukraina

News | Sabtu, 11 Januari 2020 | 13:28 WIB

Terkini

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 00:58 WIB

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:59 WIB

Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang

Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:59 WIB

Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?

Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:26 WIB

Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie

Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:16 WIB

Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret

Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 21:54 WIB

Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!

Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 21:10 WIB

Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature

Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 21:07 WIB

×