TNI Sebut Posisi Kapal China Sudah Jauh dari Perairan Natuna

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 16 Januari 2020 | 09:04 WIB
TNI Sebut Posisi Kapal China Sudah Jauh dari Perairan Natuna
Prajurit KRI Usman Harun-359 melakukan peran parade lambung kanan saat meninggalkan Faslabuh Lanal Ranai, Selat Lampa, Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (9/1/2020).

Suara.com - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I Laksdya TNI Yudo Margono mengatakan, kapal-kapal milik China sudah tidak terlihat di Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia. Bahkan kapal-kapal dari negeri Tirai Bambu itu sudah tak lagi terlihat dalam radar Automatic Identification System (AIS).

Menurut Yudo, kapal-kapal China itu sudah berada di luar garis batas ZEE Indonesia.

"Sudah (tidak ada). Sudah 400 mil di luar garis batas ZEE. Sudah sampai di sana. Sudah tak terpantau lagi di AIS," kata Yudo di Kabupaten Natuna, Kepulauan Natuna, Rabu (15/1/2020).

Yudo menuturkan tidak ada kapal China yang tersisa di ZEE Indonesia. Ia mengklaim kalau dilihat dari jarak, kapal-kapal ikan itu sudah kembali ke daerahnya yakni China.

"Kalau dari sini ke ZEE kan 200 mil. Ini kan sudah 400 mil, berarti sudah di daerah China sana," katanya.

Meskipun kapal-kapal China itu terpantau sudah meninggalkan ZEE Indonesia, pihaknya akan tetap berjaga-jaga di wilayah tersebut. Ia menyatakan, langkah seperti itu sejatinya biasa dilakukan sepanjang tahun.

"Patroli tetap," ucap dia.

Untuk diketahui, kapal-kapal milik China diketahui masuk ke wilayah perairan Natuna. Berdasarkan aturan, kapal-kapal China tidak berhak masuk karena daerah itu termasuk ke dalam ZEE Indonesia.

Kapal-kapal pencari ikan milik China itu bahkan mendapatkan pengawalan oleh kapal penjaga (Coast Guard) China. Pihak Indonesia sempat mengusir kapal-kapal China tersebut namun mereka menganggap tidak melanggar aturan karena perairan Natuna juga masuk ke wilayahnya.

baca juga

Padahal, Laut Natuna hingga 200 mil laut lepas pantai ke arah utara secara radial merupakan wilayah zone ekonomi eksklusif Indonesia yang diakui UNCLOS 1982 secara internasional dan ditabalkan melalui UU NOmor 5/1983 tentang ZEE Indonesia.

Setelah mengklaim sepihak hampir seluruh wilayah Laut Natuna Utara melalui Sembilan Garis Putus-putus yang tidak pernah diketahui koordinat persisnya, China menyatakan Laut Natuna masuk sebagai teritorial negaranya.

Klaim China yang bertabrakan dengan kepentingan empat negara ASEAN ini (Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, dan Vietnam) ini hanya didasarkan pada "fakta historis" menurut mereka bahwa Laut Natuna Utara adalah arena penangkapan ikan nenek moyang mereka sejak jaman dulu. Pada sisi lain, China selalu menghindari untuk menyelesaikan perselisihan perairan ini dengan ASEAN melainkan secara bilateral dengan keempat negara yang mengajukan klaim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri KKP Edhy Prabowo: Enggak  Ada Kapal Nelayan China di Laut Natuna

Menteri KKP Edhy Prabowo: Enggak Ada Kapal Nelayan China di Laut Natuna

News | Selasa, 14 Januari 2020 | 20:46 WIB

Intip, Pembuatan Kapal Motor di Natuna

Intip, Pembuatan Kapal Motor di Natuna

Foto | Selasa, 14 Januari 2020 | 16:28 WIB

Komisi I : Tidak Ada Kompromi untuk Kedaulatan Natuna

Komisi I : Tidak Ada Kompromi untuk Kedaulatan Natuna

DPR | Selasa, 14 Januari 2020 | 12:38 WIB

Kepulauan Natuna Punya Destinasi Hamparan Batu Raksasa, Ini Daya Tariknya

Kepulauan Natuna Punya Destinasi Hamparan Batu Raksasa, Ini Daya Tariknya

Lifestyle | Selasa, 14 Januari 2020 | 11:09 WIB

Melihat Keindahan Alif Stone Park di Natuna

Melihat Keindahan Alif Stone Park di Natuna

Foto | Senin, 13 Januari 2020 | 19:05 WIB

Rencana Ratusan Nelayan 'Serbu' Natuna, Tapi Sampai Sekarang Belum Ada

Rencana Ratusan Nelayan 'Serbu' Natuna, Tapi Sampai Sekarang Belum Ada

News | Senin, 13 Januari 2020 | 14:17 WIB

TNI Pastikan Kapal China Sudah Tinggalkan Wilayah ZEE Indonesia

TNI Pastikan Kapal China Sudah Tinggalkan Wilayah ZEE Indonesia

News | Senin, 13 Januari 2020 | 05:54 WIB

Jokowi Sambangi Natuna, Hikmahanto Sebut Ada Pesan Tersirat buat Masyarakat

Jokowi Sambangi Natuna, Hikmahanto Sebut Ada Pesan Tersirat buat Masyarakat

News | Minggu, 12 Januari 2020 | 14:55 WIB

Terkini

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:55 WIB

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

News | Senin, 14 September 2026 | 09:53 WIB

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:51 WIB

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:50 WIB

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:45 WIB

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 09:43 WIB

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:40 WIB

5 Shio Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis Shio Babi, Mudah Datangkan Cuan

5 Shio Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis Shio Babi, Mudah Datangkan Cuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:35 WIB

Ingin Beli Galaxy S26 FE Lebih Hemat? Ini Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu

Ingin Beli Galaxy S26 FE Lebih Hemat? Ini Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:35 WIB

×