Situbondo Tetapkan Lahan 30 Ribu Hektare untuk Kedaulatan Pangan

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 17 Januari 2020 | 13:51 WIB
Situbondo Tetapkan Lahan 30 Ribu Hektare untuk Kedaulatan Pangan
Ilustrasi lahan. (Dok : Kementan)

Suara.com - Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto, menegaskan, wilayahnya melalui Peraturan Daerah nomor 4 tahun 2017, telah menetapkan lahan seluas 30 ribu hektare untuk dilindungi secara berkelanjutan. Ini merupakan bagian dari komitmen yang mendukung program ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Situbondo termasuk di antara 14 kabupaten/kota di Jawa Timur yang telah memiliki perda LP2B. Saat ini, 30 ribu hektare tersebut akan menjadi target program penyuburan lahan.

Melalui program unggulan kabupaten, yaitu program ekonomi kebersamaan KOBESSA, yaitu program yang mensinergikan dan mengintegrasikan antara pertanian, peternakan dan budidaya perikanan.

"Melimpahnya limbah di 3 sektor tersebut akan diolah menggunakan teknologi secara tepat, sehingga limbah dapat dimanfaatkan secara optimal melalui dukungan smart farming," kata Dadang.

Program KOBESSA sudah berjalan 3 tahun. Hamparan luas lahan pertanian sudah mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) penyuburan lahan, dan akan terus bertambah, sebagaimana yang sudah ditargetkan masing-masing desa.

"Alhamdulillah, manfaat program ini telah dirasakan langsung oleh masyarakat. Yang pertama, petani mendapatkan bantuan operasional organik yang terstandar dari pemerintah," jelasnya.

Lebih lanjut, cost produksi petani dapat ditekan rendah karena terjadi subsidi silang pemanfaatan limbah 3 sektor dan efisiensi biaya karena dikerjakan bersama.

Bahkan muncul industrialisasi baru sarana produksi pertanian, melalui modal investasi lokal, antara lain penangkaran benih padi, pestisida hayati, pupuk organik, pakan ternak, dan lain-lain.

"Wilayah kami bisa mengendalikan harga komoditas pertanian, peternakan dan budidaya ikan menjadi satu harga kabupaten," ungkapnya bangga.

baca juga

Dalam rangka mendukung program tahun kunjungan wisata Situbondo, pada masa pasca panen, produk pertanian sebagian diolah, sehingga punya nilai tambah untuk menunjang bertambahnya ragam jajanan dan oleh-oleh.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri menyebut, Program KOBESSA merupakan salah satu leasson learned solusi cerdas untuk melindungi lahan pertanian pangan berkelanjutan. Sekaligus mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya para peternak dan petani.

"Program ini dapat mewujudkan pemerataan dan pertumbuhan ekonomi serta menekan inflasi, karena biaya produksi bisa ditekan dan produktivitas tinggi," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan : Temanggung Contoh Baik Perlindungan Lahan Pertanian

Kementan : Temanggung Contoh Baik Perlindungan Lahan Pertanian

Bisnis | Kamis, 16 Januari 2020 | 11:25 WIB

Kuota Terisi, Petani di Cimahi Bisa Gunakan Kartu Tani

Kuota Terisi, Petani di Cimahi Bisa Gunakan Kartu Tani

Bisnis | Kamis, 16 Januari 2020 | 11:22 WIB

Mentan Tolak Alih Fungsi Lahan, Pengamat : Itu Menyelamatkan Pertanian

Mentan Tolak Alih Fungsi Lahan, Pengamat : Itu Menyelamatkan Pertanian

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 11:25 WIB

Intensitas Hujan Tinggi, Pemerintah Minta Petani Ikut Asuransi Usaha Tani

Intensitas Hujan Tinggi, Pemerintah Minta Petani Ikut Asuransi Usaha Tani

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 11:19 WIB

Lahan Pertanian Menyusut Tiap Tahun, Ini Upaya Kementan

Lahan Pertanian Menyusut Tiap Tahun, Ini Upaya Kementan

News | Selasa, 14 Januari 2020 | 11:06 WIB

Lumajang Berkomitmen Mengawal Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan

Lumajang Berkomitmen Mengawal Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan

News | Selasa, 14 Januari 2020 | 11:01 WIB

Terkini

Pemutihan Pajak itu seperti Apa?

Pemutihan Pajak itu seperti Apa?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 10:10 WIB

Pesanan UMKM Solo di Tokopedia-TikTok Shop Naik 57 Persen, Konten Jadi Senjata Baru

Pesanan UMKM Solo di Tokopedia-TikTok Shop Naik 57 Persen, Konten Jadi Senjata Baru

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 10:08 WIB

Tan Cheng Hoe Puji Taktik Bertahan Timnas Indonesia Usai Malaysia Ditahan Imbang

Tan Cheng Hoe Puji Taktik Bertahan Timnas Indonesia Usai Malaysia Ditahan Imbang

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 10:07 WIB

Beban Lapangan dan Riuh Tribun: Menjadikan SUGBK Benteng Timnas

Beban Lapangan dan Riuh Tribun: Menjadikan SUGBK Benteng Timnas

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:05 WIB

Thom Haye Diusir Wasit, Kevin Diks Pasang Badan: Dia Tidak Melakukannya dengan Sengaja

Thom Haye Diusir Wasit, Kevin Diks Pasang Badan: Dia Tidak Melakukannya dengan Sengaja

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 09:57 WIB

5 Sepatu Lari Mills Size Besar hingga 46, Nyaman untuk Kaki Lebar dan Daily Run

5 Sepatu Lari Mills Size Besar hingga 46, Nyaman untuk Kaki Lebar dan Daily Run

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 09:53 WIB

Buruan Antre, Harga Emas Antam Lagi Diobral Jadi Rp2,58 Juta/Gram

Buruan Antre, Harga Emas Antam Lagi Diobral Jadi Rp2,58 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:52 WIB

Harga Pangan 29 September: Cabai Rawit Merah Tembus Rp109 Ribu, Naik 13,72 Persen

Harga Pangan 29 September: Cabai Rawit Merah Tembus Rp109 Ribu, Naik 13,72 Persen

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:50 WIB

Shin Tae-yong Menggema di Stadion GBK, Kevin Diks Tidak Senang

Shin Tae-yong Menggema di Stadion GBK, Kevin Diks Tidak Senang

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 09:50 WIB

17.628 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan 37 Agenda di Jakarta

17.628 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan 37 Agenda di Jakarta

News | Selasa, 29 September 2026 | 09:45 WIB

×