Kritik Kunker Prabowo ke Luar Negeri, Balasan Gerinda: PKS Jangan Genit

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah | Suara.com

Jum'at, 17 Januari 2020 | 15:44 WIB
Kritik Kunker Prabowo ke Luar Negeri, Balasan Gerinda: PKS Jangan Genit
Menhan Prabowo Subianto dalam Upacara Penghormatan Militer di halaman kantor Kementerian Pertahanan Prancis, Senin (13/1/2020). [Dok. KBRI Paris]

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyebut kunjungan kerja ke luar negeri yang dilakukan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto atas sepengetahuan dan perintah dari Presiden Joko Widodo.

Pernyataan Dasco tersebut merupakan jawaban atas kritik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengenai kunker Prabowo.

"Iya (kunker) atas perintah Presiden dan seizin Presiden," ujar Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Dasco berujar kunjungan Prabowo ke luar negeri juga memiliki tujuan jelas yang merupakan bagian dari tugasnya sebagai Menhan.

"Kunker itu atas perintah presiden, dalam rapat terbatas untuk meninjau meningkatkan hubungan kerja sama pertahanan dengan negara-negara yang dikunjungi. Sekaligus kemudian melihat alat-alat pertahanan. Jadi itu bukan kehendak Pak Prabowo untuk jalan-jalan gitu," kata Dasco.

Dasco menjelaskan bahwa bahwa instruksi dan izin untuk kunker ke luar negeri diberikan Jokowi kepada Prabowo dalam rapat terbatas terkait masalah pertahanan. Ia pun meminta PKS tidak genit terkait kritiknya kepada Prabowo.

"Ya dalam rapat terbatas lah. Dalam rapat-rapat bidang pertahanan ya gitu. Satu lagi (PKS) jangan genit," kata Dasco.

Sebelumnya, PKS mengkritisi kegiatan Menhan Prabowo Subianto yang belakangan dinilai sering bepergian ke luar negeri untuk melaksanakan kunjungan kerja.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengingatkan bahwa untuk mengefektifkan kegiatan, maka kunjungan kerja sampai ke luar negeri tidak perlu dilakukan. Merujuk pidato Presiden Jokowi, Mardani mengatakan Prabowo ada baiknya mencari informasi melalui layar ponsel pintar atau smartphone ketimbang terus berpergian ke luar negeri.

"Pertama, Pak Jokowi saat 16 Agustus 2019 lalu sudah mengingatkan agar meminimalkan kunjungan ke luar negeri. Bahkan secara demonstratif beliau menunjukkan via HP-nya kunjungan LN bisa melalui HP. Dunia sudah terkoneksi," kata Mardani kepada wartawan, Jumat (17/1/2020).

Sebenarnya, Mardani menilai tidak ada yang salah dengan kunjunfan ke luar negeri. Hanya saja, menurut dia, kunjungan kerja tersebut harus diiringi dengan laporan yang tranparan serta hasil dan bukti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritisi Kunker ke LN,  Mardani Minta Prabowo Lihat Informasi dari Ponsel

Kritisi Kunker ke LN, Mardani Minta Prabowo Lihat Informasi dari Ponsel

News | Jum'at, 17 Januari 2020 | 15:19 WIB

Bantah Presiden PKS Coret Syaikhu dari Cawagub, Suhaimi: Buktinya Apa?

Bantah Presiden PKS Coret Syaikhu dari Cawagub, Suhaimi: Buktinya Apa?

News | Kamis, 16 Januari 2020 | 13:27 WIB

Bela Mulan Jameela, Gerindra: Jika Kapolda Jatim Ngotot Sila Ikuti Prosedur

Bela Mulan Jameela, Gerindra: Jika Kapolda Jatim Ngotot Sila Ikuti Prosedur

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 22:50 WIB

Tujuh Fraksi Ngotot Pansus Banjir, PKS: Kita Enggak Dukung

Tujuh Fraksi Ngotot Pansus Banjir, PKS: Kita Enggak Dukung

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 19:14 WIB

Minta Sandiaga Waspada di Pilpres 2024, Gerindra: Ucapan Jokowi Tak Salah

Minta Sandiaga Waspada di Pilpres 2024, Gerindra: Ucapan Jokowi Tak Salah

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 19:03 WIB

Machfud Maju Bakal Cawalkot Surabaya lewat Gerindra, DPD: Ini Demokrasi

Machfud Maju Bakal Cawalkot Surabaya lewat Gerindra, DPD: Ini Demokrasi

Jatim | Rabu, 15 Januari 2020 | 18:39 WIB

Mau Diperiksa Polisi, Gerindra: Mulan Jameela Cuma Nyanyi di Acara MeMiles

Mau Diperiksa Polisi, Gerindra: Mulan Jameela Cuma Nyanyi di Acara MeMiles

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 18:24 WIB

Kader PKS ke Gereja Ganjuran, Minta Doa Restu Maju Pilkada Bantul

Kader PKS ke Gereja Ganjuran, Minta Doa Restu Maju Pilkada Bantul

Jogja | Rabu, 15 Januari 2020 | 18:17 WIB

Didesak Mundur, PKS Sebut Masalah Banjir Bukan Hanya Salah Anies Saja

Didesak Mundur, PKS Sebut Masalah Banjir Bukan Hanya Salah Anies Saja

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 16:37 WIB

Gagal Ketemu Bahas Prabowo, Andre dan Tifatul Ribut Lagi di Medsos

Gagal Ketemu Bahas Prabowo, Andre dan Tifatul Ribut Lagi di Medsos

News | Selasa, 14 Januari 2020 | 12:58 WIB

Terkini

4 TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Jalani Sidang Perdana, Intip Ancaman Hukumannya

4 TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Jalani Sidang Perdana, Intip Ancaman Hukumannya

News | Rabu, 29 April 2026 | 07:12 WIB

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:10 WIB

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:57 WIB