Innalillahi, Mahfud Tewas Tersengat Listrik Seusai Pimpin Salat Zuhur

Agung Sandy Lesmana
Innalillahi, Mahfud Tewas Tersengat Listrik Seusai Pimpin Salat Zuhur
Ilustrasi (Foto: shutterstocks)

"Ini murni kasus kecelakaan kerja. Tadi, korban langsung sudah divisum dan jenazahnya sudah diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dimakamkan," katanya.

Suara.com - Mahfud (56), Imam Musala Baitul Mutaqqin Karangasem, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, tewas tersengat listrik pada Senin (20/1/2020).

Selain Mahfud, tiga warga lainnya juga mengalami luka bakar saat ikut memperbaiki alat pengeras suara di musala tersebut. Ketiga korban adalah Aceng Sumarno, Zidan, dan Sunoto.

Dikutip dari Antara, seusai melaksanakan salat Zuhur berjamaah, Mahfud dan ketiga sempat memperbaiki toa musala dengan menggunakan tiang penyangga yang terbuat dari besi. Mereka berbagi tugas dua orang berada di atas mushala dan lainnya berada di bawah.

Namun, saat hendak mengangkat tiang penyangga terbuat dari besi mendadak empat orang yaitu Mahfud, Aceng Sumarno, Zidan, dan Sunoto terpental karena penyangga yang dipegangnya mengenai jaringan aliran listrik.

Warga yang melihat peristiwa itu, kemudian melarikan mereka ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kalisari, Batang, namun seorang korban Mahfud tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit karena mengalami luka bakar yang cukup parah.

Kepala Kepolisian Sektor Batang Kota AKP Asfauri mengatakan peristiwa tewasnya korban Mahfud murni karena kecelakaan.

"Ini murni kasus kecelakaan kerja. Tadi, korban langsung sudah divisum dan jenazahnya sudah diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dimakamkan," katanya. 

Menurutnya, dari ketiga korban luka hanya Aceng yang menjalani perawatan di  RSUD Kalisari Batang,

"Sedangkan Zidan dan Sunoto sudah diperbolehkan pulang karena hanya mengalami luka bakar ringan," katanya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS