Tersangka Suap Proyek Pelindo II, RJ Lino Penuhi Panggilan KPK

Chandra Iswinarno, Welly Hidayat

Kamis, 23 Januari 2020 | 11:17 WIB
Tersangka Suap Proyek Pelindo II, RJ Lino Penuhi Panggilan KPK
Tersangka Kasus Korupsi Pelindo RJ Lino di Lobi Ruang KPK pada Kamis (23/1/2020). [Suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Mantan Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost Lino atau RJ Lino, yang sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus proyek pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) di PT Pelindo II, memenuhi panggilan penyidik lembaga antirasuah tersebut pada Kamis (23/1/2020).

RJ Lino datang sekitar pukul 10.18 WIB, memakai kemeja berbalut jas hitam. Sebelum memasuki Gedung KPK, RJ Lino mengaku siap bersikap kooperatif dalam pemeriksaan hari ini.

"Ini proses yang harus dihadapi. Ya saya akan hadapi itu. I know what I'm going," katanya di Lobi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada Kamis (23/1/2020).

Selanjutnya, Lino pun masuk ke lobi Gedung KPK dan duduk di bangku tamu menunggu waktu pemeriksaan.

Selain RJ Lino, penyidik KPK turut memanggil Paulus Kokok Parwoko selaku Direktur Utama PT Jayatech Putra Perkasa. Kokok rencananya akan diperiksa dalam kasus yang sama dengan RJ Lino dalam kapasitas sebagai saksi.

Untuk diketahui, KPK urung menahan RJ Lino meski sudah menyandang status tersangka. Penetapan status tersangka terhadap RJ Lino sudah dilakukan sejak 2015 silam.

"Pemberkasan dan kemudian nanti melengkapi berkas-berkas kelengkapan. Apakah kemudian tentang ahli atau kemudian yang lain-lain dan bisa dilakukan, apa berkas tahap 1 ke jaksa peneliti sehingga nanti kekurangannya apa, di mana secara formil materiilnya. Sehingga perkara ini akan lebih cepat diselesaikan," katanya.

Jika hasil audit kerugian negara sudah diterima, Ali memastikan, KPK bisa membuka peluang menahan RJ Lino. Namun, menurutnya, proses penahanan baru bisa dilakukan jika penyidik KPK menemukan bukti kuat selama proses penyidikan kasus tersebut.

"Seperti di kasus yang lain ya, di KPK ini hampir tidak ada yang kemudian perkaranya tidak dilakukan upaya paksa ya. Tetapi kalau kemudian nanti, untuk perkara ini (RJ Lino) kan kami harus pastikan seperti sejauh mana penyidik akan agendakan itu (penahanan). Sementara ini kami belum bisa sampaikan," katanya.

baca juga

Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah menyelesaikan proses audit perhitungan kerugian negara dalam perkara kasus korupsi yang telah menjerat eks Dirut PT Pelindo II, RJ Lino.

"Investigasinya sudah selesai. Jadi, artinya penghitungan kerugian keuangan negaranya sudah selesai," kata Anggota III BPK Achsanul Qosasi saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Achsanul mengaku BPK baru bisa menyerahkan hasil penghitungan negara terkait kasus korupsi RJ Lino ke KPK pekan depan. Sebab, saat ini BPK masih menyusun laporan hasil pemeriksaan (LHP) audit perhitungan kerugian keuangan negara terkait kasus Pelindo II.

"Ya, itu kemungkinan sekitar seminggu atau dua minggu ke depan sudah kami serahkan lah ke KPK," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lobi Cina, KPK Percepat Garap Kasus Korupsi Pelindo II

Lobi Cina, KPK Percepat Garap Kasus Korupsi Pelindo II

News | Selasa, 20 September 2016 | 11:35 WIB

Buwas: Dugaan Korupsi Pelindo Terbukti

Buwas: Dugaan Korupsi Pelindo Terbukti

News | Sabtu, 19 Desember 2015 | 10:47 WIB

Kasus Korupsi Pelindo II, Kabareskrim Janji Bawa ke Pengadilan

Kasus Korupsi Pelindo II, Kabareskrim Janji Bawa ke Pengadilan

News | Jum'at, 06 November 2015 | 13:29 WIB

Usut Korupsi Pelindo, Bareskrim Sampaikan Panggilan Kedua RJ Lino

Usut Korupsi Pelindo, Bareskrim Sampaikan Panggilan Kedua RJ Lino

News | Selasa, 03 November 2015 | 14:24 WIB

Usut Korupsi Pelindo II, Mabes Polri Tak Pernah Periksa R.J. Lino

Usut Korupsi Pelindo II, Mabes Polri Tak Pernah Periksa R.J. Lino

News | Senin, 28 September 2015 | 17:40 WIB

Tersangka Kasus Korupsi Pelindo II Belum Diperiksa Bareskrim

Tersangka Kasus Korupsi Pelindo II Belum Diperiksa Bareskrim

News | Jum'at, 18 September 2015 | 15:09 WIB

Pengganti Budi Waseso Janji Lanjutkan Usut Korupsi Pelindo II

Pengganti Budi Waseso Janji Lanjutkan Usut Korupsi Pelindo II

News | Sabtu, 05 September 2015 | 15:58 WIB

Terkini

Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam

Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam

News | Senin, 06 Juli 2026 | 00:59 WIB

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:00 WIB

Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng

Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:10 WIB

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:03 WIB

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:55 WIB

LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!

LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:50 WIB

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:45 WIB

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:58 WIB

'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku

'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:50 WIB

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:36 WIB

×