Mulai Bekerja, Panja Jiwasraya Bakal Panggil Erick hingga Eks Menteri BUMN

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 23 Januari 2020 | 19:28 WIB
Mulai Bekerja, Panja Jiwasraya Bakal Panggil Erick hingga Eks Menteri BUMN
Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade (kanan) saat menyerahkan dokumen pendaftaran menjadi anggota Exco PSSI, Kamis (3/10/2019). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Suara.com - Panitia kerja atau panja di Komisi VI DPR terkait Jiwasraya mulai bekerja. Dalam waktu dekat mereka bakal memanggil Menteri BUMN Erick Tohir.

Selain Erick, panja juga turut menghadirkan para pakar di bidang investasi dan saham serta jajaran direksi Jiwasraya.

Anggota Komisi VI sekaligus anggota panja Andre Rosiade mengatakan pemanggilan dilakukan guna meminta keterangan langsung mengenai janji Jiwasraya untuk mengembalikan uang nasabah. Ia berujar janji akan melakukan pembayaran kepada nasabah dilontarkan pihak Jiwasraya dalam rapat sebelumnya.

Mereka menjanjikan akan melakukan sejumlah skenario guna mengembalikan uang nasabah.

"Kami minta keterangan dari Jiwasraya dan menuntut Jiwasraya apa langkah-langkah yang sudah dilakukan dan kapan akan dibayar. Karena dijanjikan juga pada rapat 16 Desember kemarin akan ada pembayaran," ujar Andre di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

"Jadi kita akan tanyakan kapan akan dibayar, lalu apa yang sudah dilakukan selama ini karena panja ini ingin memberikan solusi agar nasabah bisa dikembalikan uangnya dan juga agar masalah ini cepat selesai," sambungnya.

Panja Komisi VI sendiri pada hari ini sudah menggelar rapat perdana terkait penanganan kasus kerugian Jiwasraya.

Andre mengtakan dalam rapat tersebut panja mewacanakan untuk memanggil jajaran direksi lama Jiwasraya.

"Kita ada wacana akan panggil direksi lama dari tahun 2008 sampai 2018 yang sudah ditahan tapi tentu ini akan menjadi satu dengan Komisi III ya. Jadi tidak tertutup kemungkinan akan ada rapat gabungan panja Komisi III dan Komisi VI atau Komisi VI dengan XI jadi nanti akan terus belanjutn intinya begitu," ujar Andre.

baca juga

Pemanggilan itu tidak hanya ke direksi lama Jiwasraya, pemanggilan yang sama oleh panja juga dimungkikan kepada mantan Menteri BUMN mulai dari era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono hingga Presiden Jokowi, termasuk Dahlan Iskan dan Rini Soemarno.

"Semua pihak bisa saja kami panggil, bisa saja tapi tentu akan disepakati di rapat panja. Jadi setiap narasumber, tokoh siapaun yang akan kita panggil nanti akan kita rapatkan," kata Andre.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cari Aktor Intelektual di Kasus Jiwasyara, Komisi III Bakal Bentuk Panja

Cari Aktor Intelektual di Kasus Jiwasyara, Komisi III Bakal Bentuk Panja

News | Kamis, 23 Januari 2020 | 15:30 WIB

Yenny Wahid Komisaris Garuda, Erick Thohir: Pramugari Ada yang Melindungi

Yenny Wahid Komisaris Garuda, Erick Thohir: Pramugari Ada yang Melindungi

Bisnis | Kamis, 23 Januari 2020 | 14:24 WIB

3 PR Besar Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dari Erick Thohir

3 PR Besar Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dari Erick Thohir

Bisnis | Kamis, 23 Januari 2020 | 11:04 WIB

Ditunjuk Jadi Bos Garuda, Irfan Setiaputra: Mudah-mudahan Tak Mengecewakan

Ditunjuk Jadi Bos Garuda, Irfan Setiaputra: Mudah-mudahan Tak Mengecewakan

Bisnis | Rabu, 22 Januari 2020 | 22:05 WIB

Terkini

Prabowo Bakal Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB, Seluruh Pimpinan Parpol Diundang!

Prabowo Bakal Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB, Seluruh Pimpinan Parpol Diundang!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:29 WIB

Di Depan Komisi X DPR, Mahasiswa UI Sebut Pemilihan Rektor Kini Disetir Menteri

Di Depan Komisi X DPR, Mahasiswa UI Sebut Pemilihan Rektor Kini Disetir Menteri

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:28 WIB

Klaim Bakal Diikuti 1 Juta Massa, Mitra MBG akan Demo di Patung Kuda, Ini 4 Tuntutannya

Klaim Bakal Diikuti 1 Juta Massa, Mitra MBG akan Demo di Patung Kuda, Ini 4 Tuntutannya

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:18 WIB

KPK Pantau Pemulihan Gus Yaqut, Hasil Medis Besok Jadi Kunci Kelanjutan Kasus Haji

KPK Pantau Pemulihan Gus Yaqut, Hasil Medis Besok Jadi Kunci Kelanjutan Kasus Haji

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:13 WIB

Gus Ipul Minta Kepala Sekolah Rakyat Utamakan Empati, Integritas, dan Anti-Bullying

Gus Ipul Minta Kepala Sekolah Rakyat Utamakan Empati, Integritas, dan Anti-Bullying

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:10 WIB

KY Siap Usut Dugaan Pelanggaran Etik 4 Hakim yang Vonis Nadiem Makarim 10 Tahun Penjara

KY Siap Usut Dugaan Pelanggaran Etik 4 Hakim yang Vonis Nadiem Makarim 10 Tahun Penjara

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:09 WIB

92 WN Tiongkok Pelaku Penipuan Investasi Dideportasi, Dicekal Masuk Indonesia Seumur Hidup

92 WN Tiongkok Pelaku Penipuan Investasi Dideportasi, Dicekal Masuk Indonesia Seumur Hidup

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:09 WIB

Bahas Isu Global Bersama PM Singapura, Prabowo Tegaskan ASEAN Utamakan Diplomasi

Bahas Isu Global Bersama PM Singapura, Prabowo Tegaskan ASEAN Utamakan Diplomasi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:05 WIB

Calon Manajer Kopdes Berhak Tolak Latsarmil, Tak Boleh Didiskualifikasi

Calon Manajer Kopdes Berhak Tolak Latsarmil, Tak Boleh Didiskualifikasi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:02 WIB

Bongkar Penembak Ibu Hamil di Papua, Yusril Beri 'Lampu Hijau' Komnas HAM Lakukan Investigasi

Bongkar Penembak Ibu Hamil di Papua, Yusril Beri 'Lampu Hijau' Komnas HAM Lakukan Investigasi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:59 WIB

×