Heboh Corona, Maskapai Indonesia Wajib Sterilisasi Kabin Sebelum Terbang

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio | Suara.com

Senin, 27 Januari 2020 | 17:03 WIB
Heboh Corona, Maskapai Indonesia Wajib Sterilisasi Kabin Sebelum Terbang
Seorang petugas medis di Zhongnan Hospital of Wuhan University, Wuhan, China, Jumat (24/1), menangani pasien yang terduga terkena virus corona. (ANTARA/HO-Xinhua/Xiongqi/mii)

Suara.com - Maskapai penerbangan yang beroperasi di Indonesia saat ini diwajibkan untuk melakukan strelisisasi virus menggunakan cairan disinfektan di dalam kabinnya menyusul mewabahnya virus corona dari Wuhan, China.

Kebijakan itu sudah disepakati bersama oleh Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kesehatan dan maskapai penerbangan dalam rapat terbatas pada Minggu (26/1/2020) lalu.

Sekretaris Ditjen P2P Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto mengatakan dalam rapat tersebut, maskapai menyatakan sanggup melakukan disinfeksi secara mandiri sebelum terbang. Proses ini akan dikontrol oleh Kemenkes.

"Disepakati bahwa pihak maskapai akan melakukan disinfeksi sendiri terhadap kabin pesawatnya setelah sampai di bandara tujuan, mereka memiliki cairannya sendiri karena ini sesuatu yang agak khusus bagi mereka karena terkait dengan aroma dan sebagainya, dan kami mengontrol terkait kesepakatan itu," kata Achmad dalam konferensi pers di Kemenlu, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020).

Kementerian Kesehatan RI pun sudah memasang 195 thermal scanner yang tersebar di 135 pintu masuk negara. Bahkan untuk memperketat pengawasan, Kemenkes melalui petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan akan memeriksa penumpang di pesawat yang berasal dari China.

Pelaksana tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah menambahkan bahwa hingga saat ini pemerintah belum mengeluarkan larangan pergi ke atau dari China karena belum dirasa perlu.

"Mengenai travel advisory memang sampai sekarang belum ada travel ban ke Tiongkok, lebih memberikan peringatan saran atau bagi mereka yang ingin bepergian ke Tiongkok untuk meningkatkan perhatian dan menghindari wilayah yang jelas-jelas terpapar atau potensi terpapar oleh virus corona," kata Faiziyah.

Mengutip data resmi WHO per tanggal 26 Januari 2020 di Jakarta, sebanyak 2.014 orang positif terjangkit virus corona atau novel coronavirus (nCov) dan 56 meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

Jumlah kasus virus corona pada 26 Januari 2020 meningkat sebanyak 694 kasus, di mana sehari sebelumnya tercatat 1.320 orang terjangkit penyakit itu.

Dari total 2.014 kasus yang terkonfirmasi, sebanyak 1.985 kasus dilaporkan berasal dari China termasuk lima kasus di Hong Kong, dua kasus di Macau, dan tiga kasus di Taipei.

Dari total kasus di China, sebanyak 324 orang yang terjangkit mengalami masalah kesehatan serius. Seluruh kasus yang meninggal dunia berada di China dengan 52 orang meninggal di Provinsi Hubei.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Virus Corona, Pemprov DKI Siapkan Tiga Rumah Sakit Rujukan

Waspada Virus Corona, Pemprov DKI Siapkan Tiga Rumah Sakit Rujukan

News | Senin, 27 Januari 2020 | 16:59 WIB

Tak Tahu Ada Wabah Virus Corona, Dosen UAD Siap Diperiksa Usai dari Wuhan

Tak Tahu Ada Wabah Virus Corona, Dosen UAD Siap Diperiksa Usai dari Wuhan

Jogja | Senin, 27 Januari 2020 | 16:58 WIB

Turis China Diusir di Sumbar, Sentimen Rasis Berkedok Virus Corona

Turis China Diusir di Sumbar, Sentimen Rasis Berkedok Virus Corona

News | Senin, 27 Januari 2020 | 16:56 WIB

Penyebaran Virus Corona Ancam Kejuaraan BATC 2020, Begini Sikap PBSI

Penyebaran Virus Corona Ancam Kejuaraan BATC 2020, Begini Sikap PBSI

Sport | Senin, 27 Januari 2020 | 16:51 WIB

Hadapi Virus Corona, Cina Akan Bangun Rumah Sakit Selesai Dalam 6 Hari

Hadapi Virus Corona, Cina Akan Bangun Rumah Sakit Selesai Dalam 6 Hari

Foto | Senin, 27 Januari 2020 | 16:45 WIB

China Umumkan Berhasil Sembuhkan Pasein Pertama Virus Corona

China Umumkan Berhasil Sembuhkan Pasein Pertama Virus Corona

News | Senin, 27 Januari 2020 | 16:38 WIB

Kemenkes: Virus Corona Tak Menular Lewat Barang Impor dari China

Kemenkes: Virus Corona Tak Menular Lewat Barang Impor dari China

News | Senin, 27 Januari 2020 | 16:34 WIB

Virus Corona, Kemenkes Periksa Pengunjung dari China di Dalam Pesawat

Virus Corona, Kemenkes Periksa Pengunjung dari China di Dalam Pesawat

Health | Senin, 27 Januari 2020 | 16:30 WIB

Demi Rawat Banyak Pasien Virus Corona, Perawat di China Rela Cukur Gundul

Demi Rawat Banyak Pasien Virus Corona, Perawat di China Rela Cukur Gundul

News | Senin, 27 Januari 2020 | 16:10 WIB

Wabah Virus Corona Menyebar, Ini Doa Agar Terhindar dari Berbagai Penyakit

Wabah Virus Corona Menyebar, Ini Doa Agar Terhindar dari Berbagai Penyakit

News | Senin, 27 Januari 2020 | 16:07 WIB

Terkini

Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran

Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:42 WIB

Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!

Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:25 WIB

Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan

Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:22 WIB

Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural

Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:08 WIB

Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!

Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:50 WIB

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:45 WIB

Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?

Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:38 WIB

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:10 WIB

Harga Plastik Melonjak Hingga 80 Persen, Gubernur Pramono Ajak UMKM Kembali ke Daun Pisang

Harga Plastik Melonjak Hingga 80 Persen, Gubernur Pramono Ajak UMKM Kembali ke Daun Pisang

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:00 WIB

Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami

Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami

News | Minggu, 12 April 2026 | 14:28 WIB