Wabah Virus Corona, Australia Wajibkan Siswa Punya Sertifikat Sehat

Chyntia Sami Bhayangkara | Husna Rahmayunita | Suara.com

Selasa, 28 Januari 2020 | 11:14 WIB
Wabah Virus Corona, Australia Wajibkan Siswa Punya Sertifikat Sehat
Petugas kesehatan di Bandara Changi, Singapura mendeteksi penumpang pesawat yang baru datang dari China terkait mewabahnya virus corona. (Foto: AFP)

Suara.com - Sejumlah sekolah swasta di Australia mengambil langkah preventif seiring dengan mewabahnya virus corona yang mematikan. Mereka mewajibkan siswanya memiliki sertifikat sehat.

Kebijakan tersebut berlaku bagi siswa yang keluarganya baru saja bepergian ke China. Selain itu, Departemen Pendidikan di New South Wales (NSW) juga mendorong semua kepala sekolah untuk memastikan para siswa dan stafnya terhindar dari virus corona.

Dialihbahasakan dari Dailymail, Selasa (28/1/2020), kedua kebijakan tersebut dikeluarkan sebagai tindakan pencegahan untuk penyebaran virus corona yang kekinian memicu kekhawatiran global.

Mengingat, tiga dari empat korban dikonfirmasi oleh otoritas NSW berada di NSW. Alhasil sejumlah sekolah menerapkan peraturan ketat demi menjaga warga sekolahnya.

Beberapa sekolah yang menerapkan kebijakan siswa wajib memiliki sertifikat kesehatan diantaranya Newington College, The Scots College dan Kambala.

Mereka mengklaim telah memberitahu kepada wali murid untuk membawa sertifikat medis demi menghindari penyebaran virus corona.

"Jika keluarga Anda (wali siswa) baru-baru ini mengunjungi China, kami meminta untuk tidak mengirimkan putra Anda ke sekolah sampai mereka menerima sertifikat medis dari dokter," demikian email yang dikirimkan Scots College kepada wali siswa.

Sementara di sekolah Pymble Ladies College, para orangtua diminta untuk menjaga anaknya di rumah selama 14 hari, setelah kepulangan mereka dari China untuk liburan Natal.

Kebijakan tersebut juga diterapkan oleh sekolah lainnya seperti Revenswood School for Girls, Knox Grammar School, Melbourne Firbank Grammar School dan St. Aloysius College.

Untuk diketahui, korban virus Corona di China terus bertambah. Terkini, korban tewas akibat virus tersebut sudah mencapai 106 orang dan lebih dari 4.000 kasus serupa ditangani di seluruh daratan China.

Hingga Selasa, pemerintah China memastikan telah menunda dimulainya semester pendidikan musim semi di sekolah dan universitas di seluruh negeri akibat wabah virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Masuk Jerman, 1 Orang di Starnberg Diisolasi

Virus Corona Masuk Jerman, 1 Orang di Starnberg Diisolasi

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 09:55 WIB

IHSG Dibuka Kebakaran Imbas Virus Corona

IHSG Dibuka Kebakaran Imbas Virus Corona

Bisnis | Selasa, 28 Januari 2020 | 09:50 WIB

Penderita Corona Tembus 2.798 Orang, 461 Sakit Parah, 80 Meninggal

Penderita Corona Tembus 2.798 Orang, 461 Sakit Parah, 80 Meninggal

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 09:49 WIB

Virus Corona Lebih Berisiko bagi Penderita Asma, Dampaknya Bisa Begini!

Virus Corona Lebih Berisiko bagi Penderita Asma, Dampaknya Bisa Begini!

Health | Selasa, 28 Januari 2020 | 09:42 WIB

Terkini

Patut Dicontoh! Gotong Royong Iuran JKN di DIY

Patut Dicontoh! Gotong Royong Iuran JKN di DIY

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:57 WIB

Trump Minta Tolong China Buka Selat Hormuz, Chuck Schumer: Anda Bercanda?

Trump Minta Tolong China Buka Selat Hormuz, Chuck Schumer: Anda Bercanda?

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:56 WIB

Nyawa Pelajar Melayang Usai Bentrokan di Bandung, Menteri PPPA Soroti Keamanan Anak

Nyawa Pelajar Melayang Usai Bentrokan di Bandung, Menteri PPPA Soroti Keamanan Anak

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:51 WIB

Trump Berang! Sindir Sekutu Ogah Kirim Kapal ke Selat Hormuz Meski 40 Tahun Dilindungi AS

Trump Berang! Sindir Sekutu Ogah Kirim Kapal ke Selat Hormuz Meski 40 Tahun Dilindungi AS

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:49 WIB

Cerita Unik Pemudik di Terminal Kalideres: Pengalaman Pertama hingga Tradisi Tahunan

Cerita Unik Pemudik di Terminal Kalideres: Pengalaman Pertama hingga Tradisi Tahunan

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:38 WIB

Kasus Serangan Air Keras Andrie Yunus, Tim Advokasi: Ini Serangan Sistematis

Kasus Serangan Air Keras Andrie Yunus, Tim Advokasi: Ini Serangan Sistematis

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:27 WIB

Program MBG Libur Saat Lebaran, BGN Klaim Hemat Anggaran Rp5 Triliun

Program MBG Libur Saat Lebaran, BGN Klaim Hemat Anggaran Rp5 Triliun

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:24 WIB

Megawati Gelar Open House Lebaran di Kantor PDIP, Beda dari Tahun Sebelumnya! Ada Apa?

Megawati Gelar Open House Lebaran di Kantor PDIP, Beda dari Tahun Sebelumnya! Ada Apa?

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:22 WIB

Keamanan Freeport Bobol: Ke Mana Larinya Anggaran Pengamanan Rp1 Triliun?

Keamanan Freeport Bobol: Ke Mana Larinya Anggaran Pengamanan Rp1 Triliun?

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:21 WIB

Menaker Temukan Sopir Bus Hanya Tidur 2 Jam Jelang Mudik, Langsung Dicegah Berangkat

Menaker Temukan Sopir Bus Hanya Tidur 2 Jam Jelang Mudik, Langsung Dicegah Berangkat

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:19 WIB