Curhat Dilarang Tantowi Pimpin TVRI, Helmy Yahya: Godaannya Lebih Besar

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 28 Januari 2020 | 16:06 WIB
Curhat Dilarang Tantowi Pimpin TVRI, Helmy Yahya: Godaannya Lebih Besar
Helmy Yahya [Suara.com/Evi]

Suara.com - Helmy Yahya menceritakan bahwa kakaknya Tantowi Yahya sempat melarangnya untuk menjadi Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI.

Larangan itu disampaikan Tantowi sekitar 2,5 tahun lalu sebelum akhirnya Helmy memutuskan memilih menjadi Dirut. Diketahui, Helmy saat ini sudah dicopot dari jabatannya oleh Dewan Pengawas LPP TVRI.

Cerita tersebut disampaikan Helmy saat mengawali rapat dengar pendapat dengan Komisi I di DPR, Selasa (28/1/2020), hari ini.

"Saya ingat, 2,5 tahun yang lalu saya berdiskusi dengan kakak saya, Tantowi Yahya yang pernah juga menjadi salah satu pimpinan Komisi I dan dia terus terang melarang saya, ngapain kamu urusin TVRI? Berat, sulit sekali," kata Helmy mengulang perkataan Tantowi.

Helmy mengaku sempat menuruti omongan sang kakak. Namun, dia mengaku hal itu berubah ketika Helmy didatangi orang yang menyarankan agar mengambil pilihan sebagai Dirut LPP TVRI. Dalam pertemuan itu, orang tersebut mengingatkan Helmy tentang TVRI di mana televisi tersebut merupakan tempat kali pertama sekaligus media belajar Helmy dalam dunia pertelevisian.

Dalam kesempatan itu pula, orang yang sama meminta Helmy untuk mempertimbangkan diri agar dapat kembali ke dunia pertelevisian, terutama ke TVRI untuk mengabdikan diri sebagai Dirut.

"Tapi ada godaan lebih besar, seseorang datang kepada saya, Helmy saya tahu Anda mendapatkan popularitas, Anda mendapatkan pencapaian dalam ekonomi dari mana? Dari dunia televisi kan? Dan TVRI adalah tempatmu belajar," kata Helmy.

Mendengar hal tersebut, Helmy yang sebelumnya mengikuti perkataan Tantowi, kini berbalik. Sebelum memutuskan mengambil langkah menjadi Dirut LPP TVRI, diakui Helmy dirinya juga ikut merundingkan pilihan itu kepada istrinya.

Namun betapa terkejutnya Helmy saat mengetahui kondisi sebenarnya yang ada di TVRI begitu ia resmi dilantik pada 29 November 2017.

"Luar biasa kondisinya, betul kakak saya inilah kondisi TVRI beberapa tahun lalu," ucap Helmy.

Ia menganggap bahwa kondisi TVRI saat awal ia menjabat tidak sebaik saat ini, salah satunya ialah ada jenjang umur yang jauh berbeda di antara 4.800 karyawan yang didominasi usia tua ketimbang usia muda. Selain itu, Helmy juga menyoroti sejumlah kondisi lain di antaranya mengenai logo, peralatan, hingga jumlah anggaran.

"4.800 karyawan kami, 72 persen itu usianya nonmilenial alias kolonial di atas usia 40 tahun. Yang milenial di bawah 40 (tahun) hanya 28 persen. Tentu sangat tidak ideal untuk sebuah media, sebuah lembaga yang bergerak dalam industri kreatif. Ratingnya share-nya juru kunci, dari 15 kami nomor 15, logonya jadul kata orang," kata Helmy.

Kendati saat ini Helmy sudah diberhentikan oleh Dewan Pengawas sebelum habis masa jabatan, ia mengaku tidak ada penyesalan dalam dirinya. Justru ia menganggap hal tersebut menjadi sebuah pengalaman mahal.

"Apakah saya menyesal? Tentu saja tidak. Bagi saya ini adalah satu pengalaman hidup yang mahal sekali, saya diminta sharing ke mana-mana," ujar Helmy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dewas: TVRI Diprotes karena Tayangkan Discovery Channel Ketimbang Banjir

Dewas: TVRI Diprotes karena Tayangkan Discovery Channel Ketimbang Banjir

News | Selasa, 21 Januari 2020 | 22:31 WIB

Pecat Hemly Yahya, Dewas TVRI: Tayangan Liga Inggris Tidak Nasionalis

Pecat Hemly Yahya, Dewas TVRI: Tayangan Liga Inggris Tidak Nasionalis

News | Selasa, 21 Januari 2020 | 22:15 WIB

Helmy Yahya Dipecat dari Dirut TVRI karena Pembelian Hak Siar Liga Inggris

Helmy Yahya Dipecat dari Dirut TVRI karena Pembelian Hak Siar Liga Inggris

News | Selasa, 21 Januari 2020 | 19:14 WIB

Kisruh Internal TVRI, Helmy Yahya Dipecat Tapi Dapat Banyak Dukungan

Kisruh Internal TVRI, Helmy Yahya Dipecat Tapi Dapat Banyak Dukungan

News | Minggu, 19 Januari 2020 | 12:33 WIB

VIDEO Klarifikasi Helmy Yahya, Usai Dicopot sebagai Dirut TVRI

VIDEO Klarifikasi Helmy Yahya, Usai Dicopot sebagai Dirut TVRI

Entertainment | Sabtu, 18 Januari 2020 | 08:30 WIB

Ini Poin-poin yang Bikin Helmy Yahya Dihentikan dari Dirut TVRI

Ini Poin-poin yang Bikin Helmy Yahya Dihentikan dari Dirut TVRI

Entertainment | Jum'at, 17 Januari 2020 | 19:54 WIB

Pemecatan Helmy Yahya di Balik Keberuntungan TVRI Dapat Liga Inggris

Pemecatan Helmy Yahya di Balik Keberuntungan TVRI Dapat Liga Inggris

Entertainment | Jum'at, 17 Januari 2020 | 18:09 WIB

Dicopot karena Liga Inggris, Helmy Yahya: Stasiun TV Ingin Monster Content

Dicopot karena Liga Inggris, Helmy Yahya: Stasiun TV Ingin Monster Content

News | Jum'at, 17 Januari 2020 | 17:54 WIB

Helmy Yahya Dipecat, Dewas TVRI Akan Dipanggil Komisi I DPR

Helmy Yahya Dipecat, Dewas TVRI Akan Dipanggil Komisi I DPR

News | Jum'at, 17 Januari 2020 | 17:54 WIB

Terkini

Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman

Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:50 WIB

Ramai Polemik Blokir Komdigi: Magdalene dan Kritik Warganet Dibungkam?

Ramai Polemik Blokir Komdigi: Magdalene dan Kritik Warganet Dibungkam?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:49 WIB

Menlu Iran Peringatkan Amerika Serikat Jangan Mau Jadi Pion Benjamin Netanyahu

Menlu Iran Peringatkan Amerika Serikat Jangan Mau Jadi Pion Benjamin Netanyahu

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:45 WIB

KPI Dorong Perempuan Jadi Pengawas Kebijakan Publik, Bukan Sekadar Partisipan

KPI Dorong Perempuan Jadi Pengawas Kebijakan Publik, Bukan Sekadar Partisipan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:41 WIB

Skandal 'Foto Palsu' di Laporan JAKI Terbongkar, Dishub Jaksel Janji Evaluasi Integritas Jajaran

Skandal 'Foto Palsu' di Laporan JAKI Terbongkar, Dishub Jaksel Janji Evaluasi Integritas Jajaran

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:41 WIB

Iran Ancam Hancurkan Kapal yang Lewati Selat Hormuz Tanpa Izin

Iran Ancam Hancurkan Kapal yang Lewati Selat Hormuz Tanpa Izin

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:40 WIB

PBB Kutuk Serangan Israel di Lebanon yang Tewaskan Warga Sipil, Risiko Gagalkan Gencatan Senjata

PBB Kutuk Serangan Israel di Lebanon yang Tewaskan Warga Sipil, Risiko Gagalkan Gencatan Senjata

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:28 WIB

Jakarta Lancar Berkat ASN WFH, Tapi Kenapa Slipi-Semanggi Tetap Padat? Ini Penyebabnya Kata Polisi!

Jakarta Lancar Berkat ASN WFH, Tapi Kenapa Slipi-Semanggi Tetap Padat? Ini Penyebabnya Kata Polisi!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:22 WIB

Riset: Perempuan Jadi Garda Terdepan Jaga Hutan dan Ketahanan Iklim

Riset: Perempuan Jadi Garda Terdepan Jaga Hutan dan Ketahanan Iklim

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:22 WIB

Blokade Selat Hormuz Masuki Fase Baru Usai Mojtaba Khamenei Muncul

Blokade Selat Hormuz Masuki Fase Baru Usai Mojtaba Khamenei Muncul

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:22 WIB